
Setelah berkendara sejauh 6 jam perjalanan, ketiga Hunter itu akhirnya tiba di sebuah gudang tua dekat pelabuhan terbengkalai di daerah pinggiran Kota C.
Saat mereka masuk ke dalam bangunan gudang tua itu, mereka langsung bertemu dengan Ronald Stewart, Mira Ahn dan Steven Stewart yang sudah tiba di situ beberapa jam sebelumnya.
"Tuan Stewart, maaf jika kami terlambat." Ucap Wang Zhu Ming terlebih dulu, sebelum Ronald menyapanya.
"Tidak masalah. Duduk lah dulu. Kita masih punya banyak waktu." Sahut Ronald.
"Lama tidak berjumpa, ketua." Ucap Liu Gong seraya menatap wajah tua dan lelah Ronald dengan perasaan haru.
Mendengar Liu Gong masih memanggilnya dengan sebutan ketua, Ronald langsung tertawa.
"Aku sudah bukan ketua lagi," sahut Ronald.
"Bagi saya, Anda adalah ketua yang sebenarnya." Puji Liu Gong, yang sangat menghormati dan menyukai kepemimpinan Ronald selama ia bekerja di Asosiasi.
•••
Enam Hunter itu akhirnya duduk bersama, mengelilingi lampu portable redup yang biasanya di gunakan saat Asosiasi melakukan raid di dalam Dungeon gelap.
Ronald akhirnya memberitahukan hasil penyelidikannya saat ketiga Hunter yang baru datang itu sudah duduk di lantai, beralaskan kain hitam yang Mira Ahn sediakan.
"Dari penyelidikan kami, mereka biasanya akan bertemu di dermaga terbengkalai itu setiap sebulan sekali di jam tiga dini hari yang kebetulan jatuh pada hari ini."
"Apakah Anda sudah tahu siapa saja komplotan mereka, tuan Stewart?" tanya Zhu Ming.
Ronald menggelengkan kepalanya, "Aku dan Steven belum berani mengejar mereka langsung saat itu. Kami rasa justru mereka yang akan meringkus kami jika kami menyergap mereka tanpa persiapan."
"Apakah mereka Hunter-hunter berperingkat tinggi?" tanya Jester Bailey.
Ronald menghela nafas panjang sebelum melanjutkan. "Ya. Saat itu saja, ada empat Hunter peringkat S di antara mereka dan ada enam Hunter peringkat A. Mereka bahkan sangat percaya diri tanpa repot-repot menyamarkan energi Mana."
Ronald melanjutkan, "Tapi kita sekarang punya tiga Hunter peringkat S dan tiga Hunter peringkat A," lanjut Ronald, seraya menatap Liu Gong, Mira dan Steven bergantian.
Walaupun Liu Gong sudah menolak secara baik-baik tawaran Anna dan Gina untuk bergabung di guild Nine Bears, namun dia tetap mendapat bantuan dari mereka untuk menaikkan peringkatnya dari A menjadi S, hanya karena ia dulu membantu anggota baru Nine Bears dalam mengawasi dan memberikan arahan pada misi-misi raid di awal bergabungnya para anggota baru guild tersebut.
Demikian juga dengan Mira dan Steven yang adalah orang terdekat dari Ronald. Gina membantu mereka untuk menaikkan peringkat dengan alasan mereka harus memiliki kekuatan yang cukup jika dungeon break terjadi.
Sayangnya Gina tidak bisa membantu sampai mereka naik ke peringkat S, karena ketua Asosiasi baru telah menyegel perusahaan dan laboratorium resmi milik 9 AM dimana fasilitas untuk menaikan peringkat seorang Hunter dan avatar hunter berada di sana.
Satu-satu nya orang yang berhasil menolak bantuan dari Anna dan Gina hanyalah Ronald Stewart.
__ADS_1
Dengan alasan sudah lanjut usia, Ronald berhasil menolak permintaan Anna dan Gina walaupun mereka sudah memaksanya.
"Kalau boleh tahu, apakah Anda sudah menceritakan hal ini pada nona Gina, tuan Stewart?" tanya Jester lagi.
Ronald menggelengkan kepalanya. "Aku takut mereka menyadap ponsel kami dan mengetahui bahwa kita sedang menyelidiki mereka." Sahut Ronald.
Jester akhirnya mengangguk setuju. Seingatnya, ada Chris Meyers di sana yang sangat ahli dalam peretasan.
"Jadi, apa rencana yang akan kita lakukan, tuan Stewart?" Zhu Ming bertanya.
"Mereka akan menaiki sebuah kapal. Menurut ku, mereka memiliki tempat persembunyian di salah satu pulau di kepulauan seribu yang berada di luar batas wilayah Kota C,"
"Steve sudah menyiapkan dua buah perahu cepat untuk kita agar bisa mengikuti mereka."
"Apa kita akan berpisah?" tanya Liu Gong.
"Hanya untuk berjaga-jaga. Jika keadaan tidak memungkinkan, salah satu rombongan harus menyelamatkan diri agar keberadaan mereka tidak hilang sepenuhnya dari pantauan. Jika kita semua tertangkap atau bahkan mati, tidak akan ada lagi yang tahu keberadaan organisasi rahasia mereka." Ronald menjelaskan.
Bukan karena pesimis. Ronald hanya mengatakannya apabila hal buruk tersebut terjadi pada mereka. Walaupun demikian, dengan kekuatan mereka, ia yakin bahwa misi penyergapan mereka akan berhasil.
Apalagi, misi ini hanya di lakukan secara dadakan tanpa ada tanggal yang Ronald beritahukan pada mereka. Wang Zhu Ming hanya diminta untuk datang ke Kota C awal minggu ini tanpa di beritahu tanggal mereka bergerak. Bahkan, Liu Gong pun di jemput tanpa tahu apa-apa.
Ronald melakukannya untuk menghindari jika alat komunikasinya di sadap oleh pihak lawan.
Zhu Ming dan Liu Gong yang juga menyadari kedatangan tamu tak di undang, langsung berdiri dan berbalik menghadap pintu tersebut.
°°°
Di depan pintu, seorang pria paruh baya bertubuh tambun dengan perut besarnya, langsung tertawa ketika ia melihat Ronald Stewart menatapnya dengan tatapan terkejut.
Baginya, wajah Ronald terlihat sangat lucu dan itu benar-benar menghiburnya.
"Lama tidak bertemu, tuan Stewart." Sapa Chris Meyers di sela tawanya.
Ia adalah buronan licin yang tidak pernah bisa di tangkap oleh Asosiasi Hunter setelah tindakan jahatnya menyabotase sistem Dungeon virtual di Akademi.
Walaupun ia sangat kaget dengan kemunculan orang itu, namun Ronald berusaha untuk tetap tenang.
"Chris?! Bagaimana kau bisa tahu kami ada di sini?" tanya Ronald, sambil mengawasi seorang pria paruh baya lain yang berdiri di belakang Chris.
Menjawab pertanyaan itu, Chris mengeluarkan sebuah benda pipih kecil yang mirip seperti sebuah smartphone dari dalam kantong jaket bulunya, lalu melemparkan benda tersebut pada Ronald.
__ADS_1
"Kau tidak tahu? Kami telah melacak gerak-gerik mu dalam satu bulan belakangan ini." Ucap Chris, setelah ia melihat Ronald menyambut benda yang ia lempar.
Kedua tangan Ronald yang memegang radar pelacak mini itu gemetar. Ia tidak menyangka bahwa penyelidikannya telah ketahuan tanpa ia sadari sama sekali.
"Bagaimana kau bisa..."
"Kau pikir kami tidak tahu kalau kau telah memata-matai kami satu bulan yang lalu? Kau lupa siapa aku?" sahut Chris yang kemudian tertawa terbahak. "Kau terlalu meremehkan ku, kan?"
"Jadi, kau sengaja menjebak kami..." Ucap Ronald dengan menggeram.
Chris mengabaikan Ronald yang memiliki ekspresi marah di wajahnya. Ia menoleh pada Hunter lain yang berada dalam barisan Ronald.
"Aku memberikan mu kesempatan terakhir." Ucap Chris seraya menatap Liu Gong, putra bungsu rekannya yang kini sudah menjadi putra satu-satunya yang masih hidup sejak Chu Gong tewas dalam Dungeon. "Demi pertemanan ku dengan ayah mu, kau ku beri kesempatan terakhir untuk memutuskan bergabung bersama kami, atau kau akan berakhir di sini." Ucap Chris dengan tatapan mengancam.
Tanpa memerlukan waktu untuk berpikir, Liu Gong langsung menjawabnya, "Aku tidak bekerjasama dengan seorang penjahat!"
"Penjahat? Kau pikir kami ini penjahat?" tanya Chris, yang kemudian menoleh pada dua pria yang kini berdiri tepat di sisi kiri dan kanannya.
"Lihat mereka. Bagaimana mungkin dua Hunter ternama dunia ini bekerjasama dengan seorang penjahat?" Chris melemparkan pertanyaan lagi pada Liu Gong.
Keenam Hunter di pihak Ronald menatap dua Hunter yang berdiri di sebelah Chris itu dengan kewaspadaan penuh. Selain karena tahu bahwa keduanya sangat kuat, mereka juga sudah mengenal kedua Hunter tersebut yang merupakan salah satu Hunter pertama di dunia dan anak dari salah satu Hunter ternama di dunia.
"Tuan Tanaka. Saya sejak dulu sangat mengagumi Anda. Saya tahu Anda adalah satu dari sedikit Hunter yang masih memegang keadilan dengan sangat teguh. Apakah Anda yakin sudah berada di pihak yang tepat?" ucap Ronald, berbicara pada salah satu Hunter terbaik di dunia itu.
Ia tahu, mereka tidak akan memiliki peluang menang jika harus bertarung melawan Hunter tersebut.
Terakhir kali, Li Wen Xia sudah mengonfirmasi bahwa Kenichiro Tanaka kini berada di peringkat SSSS.
Selain itu, Keisuke Sato juga berperingkat tinggi dan kini berada di peringkat SS.
°°°
Kenichiro tetap diam mematung tanpa ekspresi. Begitu pula dengan Keisuke.
Melihat ekspresi datar di wajah kedua Hunter itu, terutama pada tatapan kosong mereka, Ronald yang sudah sangat berpengalaman dalam berinteraksi dengan berbagai Hunter beserta masing-masing sifat yang mereka miliki, menjadi heran.
Namun, ia akhirnya menyadari adanya kemiripan dari tatapan mata mereka dengan tatapan mata seseorang yang pernah terkena sihir hipnotis.
"Bukankah ekspresi dan tatapan kosong itu mirip seperti Anna saat dia tiba-tiba menyerang tim nya sendiri?" pikir Ronald.
Pada saat itu, seseorang yang juga sudah sangat mereka kenal, masuk melalui pintu utama gudang tua tersebut.
__ADS_1
Pria paruh baya yang baru saja masuk itu langsung menatap pada Liu Gong dan Zhu Ming lalu berbicara pada mereka, "Liu Gong, Zhu Ming. Aku akan memberi kalian kesempatan terakhir. Kalian ingin berdiri bersama ku atau tetap menentang kami?"