Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 296 - Kedatangan Pasukan Iblis


__ADS_3

Anna pindah ke area lain dan menghabisi juga puluhan ribu makhluk kloning yang berada di situ sebelum ia pergi ke wilayah lainnya lagi, dimana ratusan gerbang makhluk kloning juga berada.


Setelah pergi ke 5 lokasi berbeda dengan berteleportasi, Anna akhirnya berhenti di satu wilayah tepi laut, di dekat sebuah kapal besar yang baru menurunkan jangkar mereka di pinggir dermaga.


Para pelaut yang kebetulan melihat Anna muncul di situ, langsung melambaikan tangan mereka meminta pertolongan.


Mereka adalah pelaut yang terlambat kembali ke daratan setelah mengetahui hari pertempuran besar akan segera tiba.


Mereka masih berada di tengah laut saat menerima kabar itu. Karena itulah mereka buru-buru kembali ke darat dan tiba dengan sangat terlambat untuk bersembunyi di tempat-tempat pengungsian sama seperti para penduduk lainnya.


°°°


"Nona Anna! Tolong kami!" seru kapten kapal dari atas kapal tersebut dengan menggunakan toa.


Anna melambaikan satu tangannya dengan ringan lalu di detik berikutnya semua awak kapal yang berjumlah puluhan orang itu berpindah ke dermaga di dekatnya.


"Nona Anna, tolong selamatkan kami. Kami terlambat kembali setelah tahu adanya perang ini. Kami terhalang ombak besar saat dalam perjalanan dan bukan sengaja datang terlambat untuk mengungsi," ucap kapten kapal, yang tidak kaget lagi saat Anna memindahkannya secara ajaib dari atas kapal ke dermaga.


Semua orang di muka Bumi sudah tahu siapa Anna dan bagaimana kesaktiannya. Jadi, hal ajaib yang ia lakukan sudah bisa mereka maklumi dan mereka hanya merasa takjub saja setelah mengalaminya sendiri.


"Tidak apa-apa, tuan Victor Sheen. Saya tahu."


Victor sedikit terkejut saat Anna menyebutkan nama lengkapnya.


Walaupun ia tahu Anna sangat hebat dan memiliki kemampuan ajaib, namun ia tetap terkejut saat Anna tahu namanya, padahal ia belum memperkenalkan diri sama sekali.


Anna kemudian menatap gerbang hitam besar yang berada ratusan meter di belakang para kru kapal. Gerbang itu memiliki diameter lebih dari 1 kilometer.


Tidak seperti gerbang biasa yang mengambang di udara, gerbang itu berdiri di atas tanah seakan keluar dari dalam tanah.


"Tapi saya akan mengantarkan Anda ke tempat pengungsian nanti, setelah membereskan itu," ucap Anna.


Merasa bingung dengan maksud perkataan Anna, puluhan nelayan itu berbalik dan terkesiap bersamaan saat melihat gerbang besar yang mengerikan itu.


"A-apa kami... tidak akan mati... jika tetap berada di sini, nona Anna?" tanya Victor dengan suara terbata-bata. Tubuhnya juga gemetar setelah melihat gerbang sebesar itu hanya berjarak ratusan meter dari mereka.


Jangankan gerbang itu. Gerbang yang memiliki diameter 10% nya gerbang itu saja sudah mengeluarkan monster-monster yang mengerikan. Siapa pun yang melihat gerbang itu pasti ketakutan dibuatnya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa. Saya akan melindungi Anda semua," sahut Anna sambil tersenyum pada mereka.


Anna meminta mereka semua untuk tetap berada di dermaga itu sebalum ia akhirnya terbang menjauh, mendekati gerbang.


Saat Anna sudah pergi, cahaya keemasan berbentuk gelembung transparan muncul di sekeliling nelayan dan membungkus mereka di dalamnya.


Setelah berada sekitar 20 meter dari gerbang, Anna memfokuskan pikirannya, merasakan lokasi-lokasi keberadaan ratusan gerbang dimana makhluk kloning berada.


Beberapa saat kemudian, ia membuka masing-masing satu gerbang di tempat-tempat adanya ratusan gerbang yang akan mengeluarkan puluhan ribu makhluk kloning.


Gina, Kevin dan Bimo yang sudah bersiaga di dunia buatan Anna, langsung keluar dari gerbang saat melihat gerbang pertama muncul di dunia buatan.


Mereka keluar dari gerbang itu lalu muncul kembali di tempat beradanya ratusan gerbang makhluk kloning.


Seperempat pasukan berkuda yang Anna bawa dari planet Titans ikut bersama mereka untuk memerangi seluruh makhluk kloning yang berada di tempat itu.


Avatari Rin bersama 30 avatar hunter keluar dari gerbang kedua. Selain mereka, seperempat dari total pasukan berkuda juga ikut untuk membantu sebagai prajurit tempur yang berada di bawah komando Rin.


Lorelei dan Nordic masing-masing keuar dari gerbang ketiga dan keempat seorang diri untuk menghadapi puluhan ribu pasukan kloning.


Anna akan terus memindahkan mereka ke belahan lain dunia, tempat munculnya ratusan gerbang makhluk kloning tiap mereka sudah menyelesaikan misi di satu lokasi.


•••


Setelah selesai membuka gerbang-gerbang itu, Anna menatap kembali gerbang hitam besar dihadapannya.


Saat gerbang itu berubah warna menjadi merah darah, Anna menengadahkan kedua tangannya ke langit.


"The Path of Truth, part 4. Holy Protector."


Sesaat setelah Anna mengucapkan mantra sihir dari kitab dewi Arnix tersebut, cahaya keemasan muncul di area sekitar gerbang, menutupi wilayah Anna dan gerbang berada.


Cahaya keemasan itu adalah pelindung yang Anna ciptakan untuk mengurangi dampak ledakan energi sihir yang nanti akan digunakannya untuk menghabisi lawan.


Tak lama kemudian, ratusan ribu pasukan iblis pejalan kaki bertanduk enam keluar dari dalam gerbang.


"Akhirnya kalian datang juga," gumam Anna sambil memerhatikan pasukan iblis yang semakin lama semakin banyak keluar dari gerbang itu.

__ADS_1


Setelah tidak ada pasukan iblis lagi yang keluar dari gerbang, Anna mengarahkan kedua telapak tangannya pada ratusan ribu pasukan iblis tersebut.


"Conqueror of Darkness, part. 3. Thousand Hands of the Goddess"


Setelah Anna mengucapkan mantra dari kitab dewa Arnix, kilauan cahaya keemasan memendar keluar dari kedua telapak tangannya.


Cahaya keemasan itu kemudian membentuk ribuan telapak tangan yang seukuran telapak tangannya, lalu terlontar dengan kecepatan tinggi menuju ratusan ribu pasukan iblis berkulit merah muda itu.


Suara ledakan-ledakan menggema sampai ke area dimana puluhan nelayan berada.


Selain suara ledakan, asap-asap hitam yang dihasilkan dari ledakan tubuh pasukan iblis juga nampak terlihat jelas membumbung tinggi di udara setelah suara ledakan terdengar.


Victor Sheen dan para awak kapalnya terpana melihat pemandangan tersebut.


Mereka juga melihat pelindung keemasan dan lantai dermaga tempat mereka berpijak ikut bergetar karena ledakan tersebut.


"Ini sudah bukan seperti pertempuran. Ini seperti pembantaian," ucap salah seorang awak kapal.


"Ku harap nona Anna bisa menangani semua pasukan iblis yang dikabarkan akan terus datang secara bergiliran itu seperti ini tanpa ada masalah."


"Kau benar. Jika sampai nona Anna kelelahan seperti yang terjadi pada Miyuki sang pembantai, kita semua akan dalam masalah besar."


Victor hanya mendengarkan apa yang sedang awak kapalnya bicakan. Ia tidak ikut dalam pembicaraan mereka.


Pria berusia 60 tahun itu lebih memerhatikan daratan yang berada di bawah tempat Anna terbang melayang. Walaupun samar, ia dapat melihat daratan itu sepertinya baru saja turun beberapa centimeter, juga ada banyak retakan kecil disana.


'Nona Anna memang sangat hebat. Tapi kekuatannya itu mungkin bisa menghancurkan Bumi ini jika terus digunakan.'


"Kapten? Apa yang terjadi?"


"Oh..., tidak apa-apa...," sahut Victor Sheen agak kaget saat salah satu anak buahnya datang menghampiri dan menyapanya.


"Anda terlihat gelisah."


"Tidak..., aku cuma sedikit khawatir saja."


"Apa yang Anda khawatirkan?"

__ADS_1


Victor menunjuk ke arah tanah yang melengkung itu. Pada saat itulah semua orang yang berada di sekitarnya terdiam. Sama seperti Victor, mereka juga menyadari betapa berbahayanya kekuatan Anna jika digunakannya secara terus menerus seperti saat ini.


•••


__ADS_2