
Wang Zhu Ming dan Ronald Stewart duduk bersebelahan di atas puing-puing bangunan yang hancur akibat ledakan energi sihir yang terjadi, saat Anna mengembalikan skill Raja Orc pada makhluk itu.
Sudah 30 menit mereka berada disana dalam diam.
Pengalaman yang baru mereka dapatkan, membuat dua Hunter berperingkat S itu sadar betapa masih lemahnya mereka saat ini.
Sebenarnya bukan karena mereka benar-benar lemah. Namun, masih banyak monster yang berasal dari Dungeon yang jauh lebih kuat dari monster-monster yang pernah bermunculan di Dungeon selama ini.
Mereka sadar, mungkin akan ada lagi monster-monster penghuni Dungeon yang memiliki kekuatan seperti Raja Orc, atau lebih kuat lagi. Mereka tidak dapat membayangkan bagaimana jika ada yang lebih kuat lagi dari Raja Orc.
Dari dungeon break kali ini, Wang Zhu Ming dan Ronald Stewart juga akhirnya menyadari bahwa boss Orc yang selama ini menjadi boss sebuah Dungeon, bukanlah boss yang sebenarnya.
Demikian juga dengan High Orc.
Dalam sejarah Dungeon yang tercatat, High Orc yang hanya berada dalam pasukan yang di bantai sosok berkostum beruang, biasanya menjadi boss Dungeon.
Setahu Wang Zhu Ming dan Ronald Stewart, dari catatan sejarah sejak kemunculan Dungeon dan pengalaman mereka, belum pernah ada High Orc yang memiliki kekuatan besar seperti dua pengawal Raja Orc.
Seandainya tidak ada sosok berkostum beruang tadi, Wang Zhu Ming dan Ronald Stewart tidak yakin apakah mereka bisa mengalahkan Raja Orc dan dua pengawalnya itu, walaupun mereka menyerangnya secara bersamaan.
°°°
Mengingat sosok berkostum beruang, Wang Zhu Ming akhirnya memandang Gina Stewart yang duduk bersebelahan dengan Jester Bailey, di seberangnya.
“Nona Stewart, maaf jika saya lancang bertanya seperti ini. Apakah Anda mengenal orang di balik kostum itu? Maksud saya, bukankah kostum yang dia kenakan itu sepertinya buatan manusia?"
Gina menatap kedua mata Wang Zhu Ming dengan tenang.
“Saya tidak yakin dengan kostumnya. Tapi, apa Anda tidak mendengarnya? Dia berbicara dalam bahasa Orc.”
Yang Gina maksudkan adalah, bagaimana mungkin dia mengenal monster? Namun, jika Gina mengatakan seperti itu, maka dia akan membohongi ketiga Hunter lain yang berada di situ. Dia tidak suka berbohong, karena dia sebenarnya mengenal sosok di balik kostum beruang itu dan kostum itu sebenarnya adalah sarung bonekanya.
__ADS_1
Wang Zhu Ming dapat mengerti arti jawaban Gina.
“Maafkan saya. Sudah pasti makhluk itu bagian dari mereka." Wang Zhu Ming tersenyum kaku sambil sedikit menundukkan kepalanya. "Dan... terima kasih karena Anda sudah berjuang sendiri untuk menghancurkan pilar sihirnya."
Gina Stewart menatap Wang Zhu Ming dengan sedikit terkejut. Dia tadi mengatakan bahwa dia melarikan diri saat ada kesempatan.
Gina memang melarikan diri dari keadaan di dalam Dungeon saat ada kesempatan, saat Anna memintanya pergi.
Dia agak takut saat tadi berada di dalam Dungeon. Energi sihir yang ia rasakan, membuat tubuhnya gemetar hingga merasakan sesak nafas.
Namun, Gina tidak pernah mengatakan bahwa dia lah yang telah menghancurkan pilar sihirnya. Itu adalah kesimpulan Wang Zhu Ming sendiri karena gerbang itu kini telah menghilang.
"I-itu bukan masalah besar...," sahut Gina akhirnya, sambil menurunkan tatapannya ke kedua tangannya yang berada di atas pahanya.
Kesalah pahaman itu, membuatnya bisa melindungi Anna sedikit lebih lama lagi.
Wang Zhu Ming tersenyum saat melihat kerendahan hati gadis itu.
Dan lagi, setelah Gina keluar dari gerbang tadi, Ronald Stewart sebenarnya sudah langsung membombardirnya dengan berbagai pertanyaan, setelah dia memastikan kondisi putrinya baik-baik saja.
Namun Gina mengatakan bahwa dia tidak bisa mengatakan hal apapun untuk sementara waktu dan meminta agar Asosiasi memberinya sedikit waktu untuk menjelaskan keadaan yang terjadi.
Gina memang berjanji pada Anna untuk merahasiakan tentang dirinya, namun mereka tidak bisa menyimpan rahasia itu lebih lama, karena tentu saja Asosiasi akan menagih cerita dari kejadian yang sesungguhnya.
"Berurusan dengan manusia dan segala aturannya memang sangat rumit." Pikir Gina setelah dia tadi berbicara pada ayahnya.
Untuk itulah Gina meminta sedikit waktu. Dia perlu membicarakannya lagi dengan Anna.
°°°
Tak lama kemudian, lokasi pusat terjadinya dungeon break sudah dipenuhi awak media yang ingin meliput tempat kejadian dan mewawancarai Hunter, saksi, atau siapapun yang kebetulan berada disana, yang melihat dungeon break secara langsung.
__ADS_1
Saat semua media tahu bahwa semua monster dikalahkan dan melarikan diri kembali ke dalam gerbang, lalu gerbangnya tertutup, mereka dengan segera pergi menuju lokasi kejadian.
Semua kejadian yang berlangsung di tempat itu, disiarkan secara langsung melalui tayangan yang di ambil langsung oleh satelit Asosiasi. Jadi, semua warga Asia Tenggara dapat menyaksikan langsung pertempuran di sana melalui situs resmi Asosiasi.
Awak media datang bersamaan dengan rombongan Hunter dari guild Black Diamond.
Merasa memiliki hak sebagai pemilik gerbang dan juga karena pengaruhnya yang besar, Hunter-hunter dari guild Black Diamond menggertak para awak media untuk segera menyingkir dan memberikan jalan bagi mereka.
Brandon Lloyd yang berada di barisan paling depan, langsung pergi menghampiri ketua Asosiasi yang ia lihat masih berada disana.
Walaupun agak ragu untuk mendekat saat melihat Wang Zhu Ming juga masih berada disana, namun karena mengingat betapa pentingnya penjelasan yang harus dia dapatkan, akhirnya Brandon pergi menghampiri Ronald Stewart.
Kerugian yang guild Black Diamond derita dari kejadian ini cukup besar. Seperempat dari asset guild berada di dalam Dungeon yang gerbangnya telah tertutup.
Andai saja Wang Zhu Ming sebelumnya tidak memergoki asisten pribadinya saat ingin membawa Anna untuk menemuinya, Brandon Lloyd pasti akan menyapa Hunter muda itu dengan ramah dengan gaya bicara politiknya, seperti cara yang biasa digunakannya untuk membuat koneksi dengan Hunter-hunter kelas atas dari luar negeri.
Tapi, dia lebih memilih untuk mengabaikan Wang Zhu Ming dan langsung berbicara pada ketua Asosiasi.
“Tuan Stewart, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa gerbangnya langsung di tutup tanpa menunggu kami mengeluarkan semua asset kami yang masih berada di dalam sana?” tanya Brandon tanpa berbasa-basi.
Ronald Stewart melirik Brandon Lloyd dengan tatapan lelahnya.
Pria paruh baya itu kemudian berdiri untuk menghormati salah satu Hunter terbaik di Kota C itu, lalu memaksakan senyumnya yang tampak kaku, sebelum menjawab pertanyaan itu.
“Bukan kami yang menutup gerbangnya,” sahut Ronald dengan sopan. Dia belum mau membahas hal itu disini. Dia berencana akan memberikan pengumuman resmi setelah nanti mendapatkan cerita lengkap dari Gina.
Brandon Lloyd menoleh dan menunjuk pada Gina, yang masih duduk dan tidak memerdulikan kehadirannya. Bahkan Gina tidak repot-repot menatapnya seakan pria itu tidak berada di sana.
“Tapi, saya melihat nona Stewart adalah orang yang keluar dari gerbang, sebelum gerbangnya tertutup.”
Kata-kata itu akhirnya berhasil menyita perhatian Gina. Dia berdiri, lalu menatap Brandon Lloyd dengan tajam, dengan tatapan tidak suka.
__ADS_1