
Melihat ayahnya tampak sedang larut dalam lamunan yang ia sendiri tidak dapat menebak apa yang ayahnya lamunkan, Gina merasa bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk nya membicarakan apa yang telah Anna minta padanya saat sedang dalam perjalanan menuju kantor Asosiasi.
"Ayah, aku ingin meminta bantuan."
Ronald tersadar dari lamunan dan langsung menatap putrinya dengan tatapan seorang pria tua yang tampak lelah.
‘Sudah ku duga, pasti ada hal lain yang mereka inginkan.’
"Mari ku dengar dulu," sahut Ronald dengan suara agak serak.
“Apakah ayah bisa memberikan lisensi pada Anna dan Bimo? Mereka belum memiliki lisensi.”
Ronald mendesah pelan. Dia menatap putrinya dengan hampir menangis.
"Itu bukan permintaan bantuan, itu adalah sebuah masalah. Kau adalah Hunter cerdas dan juga seorang instruktur di Akademi. Kau tahu jika ayah melakukannya, hal itu akan mendatangkan masalah pada ayah." ucap Ronald, namun hanya berani ia katakan di dalam hatinya. Ia tentu tidak mau mengatakannya secara langsung. Ia sempat berpikir untuk mencabut semua janggut di dagunya saat itu juga.
Ronald akhirnya beralih menatap Anna. Ia dapat mengerti, Anna masih seorang siswi di Akademi dan belum memiliki lisensi.
Namun, karena ia juga tahu sosok di balik kostum beruang itu adalah orang yang sama dengan gadis di depannya, maka dia sebenarnya bisa memberikan lisensi pada Anna bahkan juga sebenarnya berani menjamin bahwa tidak akan ada masalah dengan hal tersebut di kemudian hari. Tapi, itu jika tidak ada peraturan dari Asosiasi Dunia.
Sehebat apapun Anna, peraturan tetaplah peraturan. Ronald tidak berani memberikan jaminan tanpa adanya referensi dari kepala Akademi.
Namun, Ronald sedikit ngeri pada kekuatan gadis itu. Jadi, dia berusaha untuk berdamai lagi dengan pikirannya.
'Mari kita langgar kali ini saja.'
Menurut Ronald, Anna hanya membutuhkan sedikit pengetahuan mengenai teori bekerjasama dengan tim yang mungkin akan bisa dipelajarinya dalam waktu kurang dari dua bulan.
Namun, tidak dengan pria yang baru dilihatnya, yang saat ini duduk dengan gelisah di sebelah Kevin Jung.
“Saya juga menjamin bahwa dia juga sudah sangat layak untuk mendapatkan lisensi.” Ucap Kevin Jung yang dapat mengerti arti tatapan Ronald Stewart pada Bimo Gandri.
Ronald tidak menanggapinya. Ia akhirnya menoleh pada Steven, “Steve, ambilkan formulir tertulis dan berikan pada mereka berdua. Buatkan juga surat resmi agar mereka dapat langsung bertugas."
Steven tidak merespon permintaan paman sekaligus boss nya itu. Dia masih mencerna kata-kata yang tadi Ronald ucapkan.
Demikian pula yang terjadi pada Mira yang menatap Anna dengan terpesona hingga ia juga tidak terlalu memerdulikan permintaan Gina yang mereka tahu adalah pelanggaran terhadap aturan baku Asosiasi Dunia.
"Ternyata dia orang di balik sosok kostum beruang itu..." Kira-kira, itulah yang sedang Steven dan Mira pikirkan, hingga mereka mengabaikan perkataan Gina.
Ronald menepuk pelan paha Steven untuk menyadarkannya kembali.
“Tidak usah terlalu terkejut seperti itu.” Ucap Ronald, yang kemudian tersenyum pahit pada Steven.
“Seorang Kevin Jung saja langsung mau bekerjasama dengannya. Harusnya kau tidak terlalu terkejut." Ucap Ronald lagi pada Steven, namun tatapannya tertuju pada Anna.
“Ayah, terima kasih." ucap Gina saat mendapatkan persetujuan dari Ronald.
“Tidak. Kau membuat ku seakan terlihat seperti memanfaatkan jabatan ku untuk menuruti keinginan mu. Aku hanya sedang berjudi dalam memercayai kalian semua.”
“Anda tidak akan kalah kalau begitu. Anda pintar memilih taruhan.” Sahut Kevin Jung seraya tersenyum lebar.
Ronald menatap Kevin dengan wajah kaku dan baru menyadari bahwa pria di hadapannya juga sedang berjudi seperti dirinya.
__ADS_1
'Setidaknya aku punya teman jika harus di adili oleh ketua Asosiasi Asia Tenggara.'
•••
Prosedur pendirian guild telah dilakukan.
Mira Ahn juga menyiapkan alat pendeteksi status Hunter untuk merekam data semua Hunter untuk memasukannya ke situs resmi Asosiasi Kota C secara real time.
Berbeda dengan alat pengukur di Akademi, alat pengukur milik Asosiasi akan langsung menghubungkan status Hunter pada server Asosiasi dunia, yang artinya semua orang akan langsung mengetahui status dan informasi pribadi mereka.
Informasi Hunter akan sangat berguna untuk mempromosikan diri mereka pada dunia. Terutama jika mereka adalah Hunter dengan peringkat tinggi.
Ada banyak negara kecil yang tidak memiliki Hunter memadai jika ada sebuah gerbang berperingkat tinggi muncul di negara mereka. Pada saat itulah mereka akan mencari informasi di situs resmi Asosiasi Dunia untuk menyewa Hunter-hunter yang bersedia memabantu.
“Ku rasa ketua-ketua Asosiasi dari kota lain akan mempertanyakan kredibilitas ku ketika mereka tahu bahwa aku mengizinkan Anda semua melakukan raid hanya dengan beranggotakan empat Hunter.” Ucap Ronald sambil membaca kembali dokumen pendirian guild yang telah Gina isi dengan lengkap.
Ronald juga melihat ada 3 Hunter pemula yang sudah mereka daftarkan, namun masih belum memiliki lisensi karena masih mengikuti pelatihan di Akademi.
“Mari kita lihat dulu hasil pemindaian status Hunter anggota guild kami, tuan Stewart.” Pinta Kevin Jung, memotong pembicaraan, "Mereka tidak akan mempertanyakan kredibilitas Anda jika mereka melihat status keempat Hunter ini," tambah Kevin dengan senyum percaya diri di akhir kalimatnya.
Ronald menghembuskan nafasnya dengan perlahan, “Baiklah.”
°°°
Bimo Gandri adalah orang pertama yang melakukan pemindaian.
NAME : BIMO GANDRI
RANK : SS
MP : 89,133,000
CLASS : TANK
SPECIAL SKILL : Lv. 4
Melihat peringkat Bimo, ketiga Hunter Asosiasi itu terkejut. Mereka belum mengenal Bimo dan awalnya mengira bahwa Bimo adalah Hunter berperingkat E seperti yang mereka rasakan dari energi Mana yang terpancar dari pria itu.
Sebelum ketiganya bertanya-tanya lagi, Gina akhirnya maju dan meletakkan telapak tangannya pada mesin pemindai.
“Saya akan melakukan pemindaian juga.” Gina menyadarkan mereka kembali, lalu meletakkan telapak tangannya pada alat pemindai.
NAME : GINA STEWART
RANK : SS
Exp : 155,000,000
MP : 74,225,173
CLASS : HEALER
SPECIAL SKILL : Lv. 4
__ADS_1
Saat melihat status terbaru Gina, ketiga Hunter itu sampai memekik saking terkejutnya.
Mereka memang kaget setelah melihat status Bimo, tapi mereka masih bisa menahan diri. Hal itu berbeda setelah mereka melihat status terbaru Gina. Mereka mengenal Gina dengan sangat dekat dan tidak berpikir bahwa wanita itu akan bisa mencapai peringkat SS.
Ketiganya sudah tahu suatu saat Gina akan mencapai peringkat S. Namun, mereka juga tahu, Gina harusnya hanya akan berada di peringkat S bahkan ketika dia sudah nenek-nenek.
"Tidak perlu terlalu kaget," ucap Kevin Jung yang sudah meletakan telapak tangannya di alat pemindai.
"Lihat ini."
NAME : KEVIN JUNG
RANK : ???
Exp : 1,122,371,777
MP : 571,420,021
CLASS : MAGE
SPECIAL SKILL : Lv. 6
°°°
“A-apa artinya ini?!”
Ronald menatap monitor dengan kedua mata melebar, lalu menatap pada Kevin yang tersenyum sumringah.
“Sepertinya peringkat untuk experience saya, belum terdaftar.”
“Anda memiliki enam kemampuan spesial. Apakah mungkin Anda berada di peringkat SSSS?”
“Terdengar lucu mengatakan empat huruf S, kan? Mengapa Asosiasi Dunia tidak mendaftarkan nama yang sedikit keren?” keluh Kevin.
“Kau terlalu banyak gaya,” sindir Anna.
“Maaf."
"Bagaimana bisa Anda semua memiliki peringkat sangat tinggi?" Ronald yang sudah tidak bisa menahan diri akhirnya bertanya.
Kevin tersenyum bangga, lalu mengangkat dagunya pada Anna. "Tanyalah padanya."
Ronald hanya bisa menatap Anna dalam diam. Demikian pula dengan Steven dan Mira. Mereka akhirnya mempertimbangkan apakah mereka harusnya bergabung saja di guild baru Gina, agar bisa mendapatkan kenaikan peringkat dengan cepat.
"Nah, sekarang giliran mu.” Pinta Kevin pada Anna.
Anna meletakan telapak tangannya pada alat pemindai.
Semua Hunter yang berada di ruangan menatap ke monitor dengan rasa penasaran. Mereka benar-benar ingin tahu status Anna yang sebenarnya. Status seorang yang berhasil mengalahkan High Orc dengan sangat mudah.
Jika alat pemindai di Akademi tidak bisa membaca energi Mana yang Anna sembunyikan, tidak demikian dengan milik Asosiasi.
Bagaimanapun seseorang menyamarkan energi Mana nya, pemindai dan server milik Asosiasi Dunia adalah alat paling sensitif dalam hal mendeteksi.
__ADS_1
Dan benar saja.
Begitu alat pendeteksi super akurat itu memindai energi Mana pada tubuh Anna, semua Hunter yang berada di sekitarnya ternganga saking kagetnya.