Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 295 - Pasukan Makhluk Kloning


__ADS_3

Tanda-tanda akan datangnya pasukan iblis sebenarnya terlihat sangat jelas di beberapa kota.


Namun demikian, tidak ada yang menyadari tanda-tanda tersebut.


Sore itu, di dekat laut Kota A, awan mendung muncul secara tiba-tiba.


Hujan mulai turun tepat sebelum sosok iblis dengan seluruh kulitnya yang berwarna merah darah itu keluar dari sebuah gerbang kecil.


Iblis tanpa tanduk itu memerhatikan keadaan di tempat itu dan berkeliling sampai ke beberapa lokasi di Kota A seperti hendak mencari sesuatu, sampai akhirnya ia terbang ke arah pantai dengan kedua sayapnya yang menyerupai sayap kelelawar.


Setelah ia berada di pinggir pantai, sang iblis tersenyum sebelum akhirnya melukai salah satu jarinya yang runcing dan meneteskan darahnya ke pasir pantai yang sudah dibasahi oleh air hujan yang jatuh dengan sangat deras ke Bumi.


Sementara itu di Kota B, hujan lebat yang datang secara tiba-tiba juga mulai membasahi pasir pantai yang berada di kota tersebut.


Sosok iblis yang sama seperti iblis yang muncul di Kota A, juga sedang meneteskan darahnya ke pasir pantai setelah ia tadi berkeliling terlebih dahulu untuk menemukan lokasi tempatnya saat ini berada.


Hal serupa juga terjadi di Kota C dan Kota D.


Keempat iblis itu membuat satu titik dengan tetesan darahnya, hingga jika masing-masing titik ditarik dengan sebuah garis lurus, keempat titik itu akan membentuk sebuah persegi besar yang melintasi beberapa kota.


Di dalam persegi itulah lokasi gerbang dari pasukan penyerang pertama akan bermunculan.


•••


Hari itu adalah hari keempat di minggu yang orang-orang ketahui sebagai saat-saat kedatangan pasukan iblis.


Sudah 4 hari ini, semua Hunter peringkat tinggi yang dengan sukarela ingin membantu, bersiaga di lokasi yang menurut Anna akan menjadi tempat kemunculan iblis dan akan menjadi salah satu lokasi gerbang utama pasukan iblis berada.


Saat mendekati hari-hari terakhir di minggu yang Anna ramalkan, semua Hunter itu mulai bersiap dengan perlengkapan perang terbaik yang masing-masing Hunter tersebut miliki, untuk menyambut kedatangan pasukan iblis.


Hunter-hunter itu adalah mereka yang berada di dalam zona kotak dimana keempat iblis tadi membuat tanda.


•••


Beberapa Hunter sedang berbincang-bincang saat ratusan gerbang sihir tiba-tiba saja muncul di wilayah mereka.

__ADS_1


Ratusan Hunter yang sudah bersiap untuk berperang itu tiba-tiba kehilangan nyali mereka saat sudah melihat betapa banyaknya gerbang yang tiba-tiba saja bermunculan.


“G-gerbangnya banyak sekali…”


“Si-sial..., berapa banyak iblis yang akan keluar dari sana jika gerbangnya saja sudah sebanyak itu?”


Saat Hunter-hunter itu masih merasa ngeri dengan banyaknya gerbang, satu sosok iblis dengan seluruh kulit tubuh berwarna merah darah keluar dari masing-masing gerbang.


Dengan sayap hitam mereka, semua iblis itu kemudian terbang melayang-layang di depan gerbang mereka masing-masing, sambil menatap ke arah Hunter-hunter itu.


Ditatap dengan tatapan membunuh seperti itu, tentu saja membuat Hunter-hunter yang sebenarnya sudah siap tempur pada akhirnya hanya bisa terdiam gemetar di tempat mereka berada.


Merasakan betapa kuatnya aura sihir mereka, membuat Hunter-hunter lebih kehilangan nyali lagi untuk bertempur melawan mereka.


Apalagi, iblis-iblis berkulit merah darah itu ada ratusan. Jumlah ratusan yang terbentuk dari tiap gerbang. Padahal, mereka masihlah satu yang keluar dari tiap gerbang.


Sementara Hunter-hunter masih menatap pada ratusan iblis itu dengan perasaan takut, membayangkan berapa banyak iblis yang masih berada di dalam gerbang, sosok-sosok makhluk kloning keluar dari gerbang.


Dari satu gerbang, jika ada yang menghitungnya, ada ribuan makhluk kloning yang keluar.


“Sialan. Kita akan mati!” seru Hunter-hunter yang melihat betapa banyaknya pasukan makhluk kloning tersebut.


Barulah setelah iblis-iblis yang terbang itu mengarahkan telunjuk mereka pada para Hunter, ribuan makhluk kloning dalam kelompok yang berada paling dekat dengan mereka, langsung berlarian menyerbu.


Tahu bahwa nyawa mereka terancam bahaya, Hunter-hunter yang sudah kehilangan nyali tentu saja langsung melarikan diri.


Melihat kawan-kawannya lari tunggang langgang, Hunter yang sebenarnya masih mempertimbangkan apakah ia harus melawan atau lari, pada akhirnya memilih untuk melarikan diri juga.


Tapi, karena mereka hanyalah Hunter-hunter biasa yang cuma memiliki peringkat di bawah peringkat A, walaupun mereka sudah berlari dengan sekuat tenaga, tetap saja mereka terkejar oleh pasukan kloning yang minimal kekuatannya setara dengan seorang Hunter peringkat S.


Beberapa Hunter yang berlari di paling belakang kawanan, sudah berhasil terkejar.


Mereka langsung tewas dengan tubuh meledak atau kepala yang di cabut dari badannya, saat pasukan makhluk kloning itu berhasil menangkap mereka.


Ada beberapa Hunter yang pada akhirnya mencoba untuk melawan. Namun, mereka cuma bisa bertahan hanya dalam waktu kurang dari satu menit saja sebelum akhirnya juga tewas dengan sangat mengenaskan.

__ADS_1


Kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di Asia Tenggara saja. Ada 40 lokasi berbeda di seluruh dunia yang kini sudah kedatangan pasukan iblis pembuka jalan bagi para makhluk kloning yang tempat persembunyiannya tidak berhasil ditemukan oleh semua Asosiasi Hunter yang sudah mencarinya dengan susah payah.


•••


Kembali ke Hunter-hunter yang dalam pengejaran ribuan makhluk kloning di Asia Tenggara...


Hunter-hunter yang akhirnya tepojok itu akhirnya berusaha melawan sebisa yang mereka mampu.


Saking paniknya, mereka sudah tidak ingat lagi untuk bertempur dalam sebuah formasi seperti yang biasa mereka lakukan saat melakukan raid di dalam sebuah Dungeon.


Selain itu, formasi apa pun juga memang tidak akan berguna saat lawan yang di hadapi adalah ribuan makhluk kloning yang masing-masingnya memiliki kekuatan jauh di atas mereka.


Bukannya memberikan perlawanan terbaik, apalagi bisa memberikan bantuan bagi umat manusia, Hunter-hunter itu hanya menjadi bulan-bulanan amukan para makhluk kloning.


Awalnya, ada 200 lebih Hunter yang berjuang. Tapi hanya dalam waktu kurang dari 5 menit saja, jumlah mereka sudah berkurang lebih dari 70%.


Tidak memiliki daya apa pun untuk melawan, Hunter-hunter itu hanya bisa berteriak-teriak ngeri sambil menunggu ajal menjemput.


•••


Kejadian itu tentu saja bisa disaksikan secara langsung oleh semua penduduk Bumi melalui seluruh video yang di ambil secara langsung oleh puluhan ribu satelit yang mengorbit di luar angkasa dan kini sedang ditayanhkan langsung oleh WABC.


Anggota keluarga yang kebetulan melihat keluarga mereka sebagai Hunter itu di bantai, hanya bisa menangis histeris tanpa daya.


Sementara orang-orang yang keluarganya bukan termasuk dari Hunter-hunter yang dibantai itu hanya bisa diam dan menatap ngeri pada pembantaian yang terjadi.


Sampai akhirnya, sosok gadis remaja dengan catsuit kuning pastel bercorak bunga putih, tiba-tiba muncul di udara.


Begitu muncul di sana, ia langsung merentangkan kedua tangannya, mengarahkan kedua telapak tangannya ke pasukan makhluk kloning itu.


“Conqueror of Darknes, part 2. Light in the Darkness!!!"


BOOOOOOOOOOOMMMMMM!!!


Hanya dengan satu serangan sihir yang sangat dahsyat, seluruh pasukan makhluk kloning, beserta gerbang dan ratusan iblis itu meledak tak bersisa.

__ADS_1


Setelah menghabisi seluruh pasukan musuh, Anna langsung lenyap dari tempat itu, mengabaikan Hunter-hunter yang takjub dan bersyukur dengan apa yang baru saja ia lakukan, juga atas kemunculannya.


•••


__ADS_2