Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 172 - Serangan Anna


__ADS_3

Gina, Kevin, Bimo dan Lucy saat ini sedang dalam perjalanan kembali ke Kota C dengan menggunakan pesawat milik Nine Bears.


Keempat Hunter tersebut sedang asik mengobrol ketika siaran langsung konferensi pers yang dilakukan Asosiasi Kota C dari kantor 9 AM akhirnya dimulai.


°°°


Bimo Gandri menyesap bir nya tanpa mengalihkan pandangan dari layar televisi yang sedang menayangkan konferensi pers tersebut.


Dalam tayangan itu, seorang wartawan bertanya pada Anna setelah Anna memberitahukan mereka mengenai pil iblis yang baru saja di pindai.


《"Nona Anna, dari mana Anda mendapatkan pil tersebut?"》tanya wartawan itu.


Anna terlihat diam agak lama sebelum ia menjawab pertanyaan itu.


Anna terlihat jelas tampak melirik ke arah seseorang yang duduk di luar jangkauan tangkapan kamera. Namun, juru kamera yang sangat profesional sangat awas dengan momen tersebut. Ia kemudian melihat ke arah Anna menatap, lalu mengubah sudut pengambilan gambar untuk menembak langsung pada orang yang tadi Anna tatap walau hanya sekilas.


Bimo kembali meneguk beberapa tegukan besar cairan dari kaleng bir, saat ia melihat wajah Cassey Lloyd terpampang jelas di layar televisi.


Wajah yang selalu memberikannya mimpi buruk dalam tiap tidurnya, yang bahkan jauh lebih mengerikan dari pada saat ia sedang bermimpi bertemu sosok monster di dalam Dungeon.


Wajah itu selalu mengingatkannya kembali akan kejadian saat Cassey menyiksanya dengan sangat keji.


Karena itu juga, sebenarnya, Bimo memiliki dendam yang sangat dalam pada Cassey.


Saat ia tahu bahwa dirinya telah naik ke peringkat S, sebenarnya Bimo sangat ingin mendatangi Cassey, Brandon Lloyd dan Rudyard Lau untuk membalas penganiayaan yang mereka lakukan pada dia dan Anna. Namun, karena Anna sepertinya tidak terlalu memerdulikan hal itu, Bimo pada akhirnya hanya bisa menahan diri demi menghargai sikap Anna.


《"Ada seseorang yang membodohi kakak saya dan menyuruhnya meminum pil ini untuk meningkatkan energi Mana. Sayangnya, energi Mana tersebut malah membuat kakak saya kehilangan kewarasan hingga membuatnya sampai harus menyerang saya dan teman saya secara brutal,"》


《"Anda semua juga pasti sudah mengenal kakak saya, Cassey Lloyd. Hunter muda yang masa depannya sangat baik. Dan Anda juga pasti terkejut saat tahu Cassey melakukan penganiayaan pada saya dan teman saya. Itu akibat dia mengosumsi pil iblis ini."》


Kresss...


Kevin dan Gina yang juga sedang menyaksikan siaran langsung, menoleh pada Bimo yang baru saja meremas kaleng birnya dengan sangat kuat.


Mereka berdua dapat mengerti bagaimana perasaan Bimo saat melihat Anna tampaknya sudah memaafkan Cassey dan terlihat sedang mencoba membelanya di depan publik.


"Kau tidak apa-apa Bimo?" tanya Gina.


Bimo terlihat sangat marah dan tidak mengalihkan pandangannya dari layar televisi yang kini seeang menyatukan gambar wajah Anna dan Cassey.


•••

__ADS_1


"Jadi, siapa yang memberikan pil iblis itu pada saudari Anda?" tanya wartawan dengan sangat penasaran.


Anna menatap lurus pada orang yang baru saja bertanya.


"Pil ini, diberikan seseorang pada Joana Nankins, ibu dari Cassey. Dan yang memberikan pil itu padanya adalah iblis yang sedang menyamar sebagai Li Wen Xia."


"Apa?!!!"


Semua orang yang berada di dalam ruangan konferensi terkejut. Beberapa dari mereka bahkan berdiri secara spontan.


Cassey juga tak kalah kaget. Ia langsung mengangkat wajahnya dan menoleh pada Anna. Cassey yakin bahwa pil itu tidak berasal dari ketua Asosiasi Asia Tenggara, seperti yang Anna sebutkan. Ibu nya pernah mengatakan bahwa pil tersebut didapatkannya dari sebuah organisasi rahasia yang sedang melakukan penelitian untuk menciptakan sosok Hunter terkuat.


Namun, karena Cassey juga ingin lolos dari jeratan hukum dan ia merasa bahwa Anna sepertinya sedang ingin membantunya, maka dia tetap diam dan tidak berusaha menyanggahnya.


'Apa dia sedang mencari masalah dengan orang lain demi membela ku?'


Walaupun dugaan Cassey sebagiannya memang benar, namun sebagiannya juga tidak tepat.


Di satu sisi, Anna memang hanya mengarang kata-kata itu untuk memancing pemilik pil yang asli keluar dari persembunyiannya. Atau, paling tidak, mereka akan lebih berhati-hati untuk tidak menggunakan pil tersebut pada orang lain karena ia sudah mengetahui akan hal tersebut.


Bukan memberikan kesempatan pada iblis untuk malah menyebarkan pil secara diam-diam, namun ia tahu bahwa iblis-iblis itu takut pada kekuatan Ann Arnix. Hingga, menurutnya, mereka pasti akan sangat berhati-hati untuk menyebarkan kembali pil tersebut.


Menurutnya, Li Wen Xia pasti akan melakukan pembelaan diri dan berusaha membuktikan bahwa dia bukan pelakunya. Anna ingin memanfaatkan momen itu untuk dipertemukan kembali dengan Li Wen Xia. Anna yakin, Asosiasi Dunia pasti akan menjadwalkan hal itu segera.


°°°


"Nona Anna. Apa Anda sedang bercanda?" Ronald Stewart juga sudah berdiri dari kursinya dan dia hampir berjalan menghampiri Anna, saking terkejutnya dengan apa yang baru saja Anna katakan. Namun, Mira Ahn yang berdiri di dekatnya segera menahan ketua Asosiasi tersebut.


"Tuan, tenang dulu." Bisik Mira.


Anna menoleh pada Ronald. Dari tatapan mata gadis itu, Ronald yakin dia sedang tidak bercanda sama sekali.


"Anda tahu, iblis wanita berambut pirang itu? Dia adalah Li Wen Xia."


"Tapi, mereka memiliki wajah yang berbeda." Ronald menyanggahnya.


"Saya tidak tahu bagaimana dia bisa mengubah wajahnya. Tapi, keduanya itu juga bukan wujud asli dari Li Wen Xia." Sahut Anna, yang terus mengulangi nama iblis tersebut agar terpatri jelas dalam ingatan semua orang.


Anna kembali berpaling dan kini ia menatap langsung pada kamera. "Kita bisa melihat wujud aslinya saat ia sedang terdesak dalam pertarungan." Ucap Anna, dengan berapi-api.


"Saya hanya ingin meminta Asosiasi Dunia bisa mendengarkan apa yang saya katakan saat ini dan mempertemukan Li Wen Xia dengan saya di dalam sebuah Dungeon. Maka Anda semua akan melihat kebenaran dari apa yang saat ini saya katakan."

__ADS_1


Itulah tujuan Anna mengadakan konferensi yang sebenarnya. Ia ingin dunia mendengarkan apa yang ingin dia sampaikan hingga membuat Asosiasi Dunia campur tangan dan memediasi pertemuan antara diri nya dan Li Wen Xia. Pada saat itulah Anna berencana untuk langsung membongkar wujud asli Li Wen Xia.


•••


Kevin Jung tertawa saat melihat akhir dari konferensi pers yang kacau.


Setelah Anna mengatakan jati diri Li Wen Xia dan menantang makhluk itu secara terang-terangan, ruangan konferensi benar-benar menjadi sangat kacau.


Suara-suara dari para perwakilan media yang berebut untuk mengajukan pertanyaan menggema tanpa situasinya bisa dikendalikan lagi.


Para wartawan itu bahkan tidak terlihat takut jika Hunter di sana akan marah dan membungkam mereka.


Bagaimana tidak, semua orang yang hadir di sana, bahkan yang sedang menyaksikan siaran langsung, tahu bahwa Li Wen Xia adalah adalah seorang pahlawan yang berhasil menyatukan pemikiran para pemimpin di wilayah Asia Tenggara untuk membentuk negara baru.


Walaupun kebijakan tersebut pada awalnya banyak mendapatkan penentangan, namun kebijakan itu terbukti berhasil membuat Asia Tenggara bangkit bahkan dengan ekonomi jauh lebih maju dari sebelumnya.


"Tsk... Ternyata dia memanfaatkan Cassey hanya untuk membongkar kedok Li Wen Xia." Ucap Kevin. "Pemikiran anak-anak memang sangat sederhana."


"Anna pernah mengatakan pada Miyu. Dia memang memaafkan Cassey karena mengingat kenangan baik di masa lalu mereka." Gina ikut berbicara, ia sedang berbicara pada Bimo, yang ia lihat tidak menyetujui cara Anna memaafkan dan membela Cassey. "Tapi, Anna juga mengatakan bahwa dia tidak akan menyalahkan mu jika kau tidak memaafkan keluarganya dan ingin menyerang mereka."


Bimo mengangguk pelan. Miyuki juga pernah mengatakan hal itu padanya saat ia berniat untuk membalas dendam.


"Saya tahu itu. Saya cuma merasa kasihan pada nona Anna. Orang yang paling dia sayangi telah menyiksanya secara kejam, tapi dia sama sekali tidak ingin membalasnya dengan cara yang sama."


"Jadi, setelah melihatnya memberi pembelaan pada Cassey di hadapan publik, apa yang akan kau lakukan?"


"Saya juga akan memaafkannya seperti nona Anna. Tapi, jika nona Cassey mengulanginya lagi, saya tidak akan tinggal diam."


•••


Hanya dalam beberapa menit setelah Anna mengumumkan tantangannya pada Li Wen Xia, berita mengenai Li Wen Xia yang di tuduh sebagai iblis menyebar dengan sangat cepat.


Bukan hanya di Kota C dan Asia Tenggara. Berita tersebut bahkan membuat geger seluruh dunia.


Li Wen Xia yang memiliki nama baik karena berhasil membuat wilayah Asia Tenggara menjadi sebuah negara, sedang masuk dalam tuduhan oleh seorang Hunter remaja yang namanya baru saja di kenal publik.


Namun, semua orang tidak bisa meremehkan pernyataan Hunter muda tersebut, karena semua orang juga tahu betapa kuatnya dia. Tidak mungkin orang sekuat itu mengarang sebuah cerita palsu hanya untuk menambah ketenarannya saja. Itulah yang orang-orang yakini.


Andai yang menyebarkan rumor hanya seorang Hunter biasa, semua orang mungkin akan menertawakan dan mengabaikan rumor itu begitu saja.


•••••••

__ADS_1


__ADS_2