Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 273 - Dimulainya Perang Besar


__ADS_3

Siaran langsung yang diambil dari citra satelit milik stasiun berita terbesar di dunia, WABC, dari ibu kota negara Tiongkok, tentu saja langsung menggemparkan dunia. Bagaimana tidak, ada 99 gerbang Dungeon yang muncul, yang kapan saja bisa menghancurkan seluruh daratan Tiongkok, bahkan tidak menutup kemungkinan akan membuat dunia kiamat.


Mengetahui itu, seluruh Hunter peringkat tinggi dari tiap-tiap negara bersiaga penuh. Tapi, mereka juga enggan untuk pergi ke Tiongkok, khawatir jika gerbang-gerbang Dungeon seperti itu akan bermunculan juga di negara mereka. Jadi, mereka hanya bersiaga saja di negara mereka masing-masing.


•••


Pemerintah Tiongkok sendiri, langsung mengumumkan keadaan tersebut sebagai keadaan darurat nasional dan mengungsikan warga yang berada di sekitaran Beijing menuju kota-kota yang berlokasi jauh dari kemunculan gerbang.


Pemerintah yang dibantu oleh anggota militer dan Asosiasi dari seluruh Tiongkok, bersatu padu untuk mengevakuasi seluruh warga mereka agar terhindar dari bencana.


Dalam sebuah konferensi pers yang dilakukan dari kota Chengdu, yang berlokasi sangat jauh dari Beijing, presiden Tiongkok mengucapkan banyak terimakasih pada Hunter-hunter dari Asia Tenggara, khususnya dari guild Nine Bears, yang dengan sigap datang membantu walaupun tanpa permintaan dari pemerintah Tiongkok.


Apa yang Nine Bears lakukan benar-benar membuat presiden sampai meneteskan air matanya. Padahal, dia dulu adalah salah satu pihak yang ikut memblokir Nine Bears dengan sangat keras agar tidak diizinkan masuk ke negara mereka.


•••


Dibelahan benua lain, di Eropa, Fernando Cavalli yang masih syok saat tahu beberapa pimpinan dari Asosiasi beberapa negara yang ternyata adalah malaikat tersesat, hanya bisa duduk diam di dalam kantornya sambil menonton siaran langsung dari televisi internasional WABC.


Sebagai ketua dari Asosiasi Dunia, ia merasa gagal karena tidak menyadari ada iblis-iblis yang masuk dalam kepengurusan organisasi yang malah menjadi orang-orang kepercayaannya.


Saat Fernando Cavalli sedang dalam keputusasaan, seseorang berjubah hitam tiba-tiba saja muncul didalam ruangannya.


Kemunculan pria itu, tentu saja membuat Fernando Cavalli sangat terkejut bahkan ia sampai terjatuh dari kursinya.


•••


Saat semua member dari Nine Bears sudah siap tempur, Gina mulai mengatur semua pasukannya.


Pasukan itu ia bagi menjadi 3 kelompok.


Kelompok pertama berisi 30 avatar hunter yang dipimpin oleh Rin yang saat ini menggunakan avatar Miyu.


Kelompok kedua hanya beranggotakan 3 Hunter. Gina, Kevin dan Bimo.


Sedangkan yang ketiga tidak bisa disebut sebagai kelompok karena hanya ada Miyuki sendiri didalamnya.


"Ingat, kita hanya masuk untuk menghancurkan pilar sihir saja dan berusaha menghindari pertempuran sebisa mungkin," ucap Gina sekali lagi pada semua anggota Nine Bears.


Setelah mendapat jawaban dari avatar Rin, yang bertugas sebagai kapten dan dari Miyuki yang mengapteni dirinya sendiri, Gina akhirnya memerintahkan semua tim untuk masuk kedalam gerbang.

__ADS_1


Ketiga kelompok itu akhirnya pergi ke 3 gerbang terpisah dan masuk kedalamnya.


Sementara itu, Gus Stevin dan pria bertopeng ditugaskan Miyuki untuk menjaga Rin yang kini berada di dalam sebuah kafe, yang telah mereka sewa, untuk mengendalikan avatar dari sana.


°°°


"Dia masuk sendiri kedalam gerbang?" ucap salah satu Hunter negara Tiongkok yang berjaga di depan gerbang, saat melihat Miyuki masuk seorang diri kedalam gerbang.


"Dia bukan manusia biasa. Apa yang kau bingungkan tentang itu?" sahut Hunter lain.


"Jangankan nona Nakano. Tiga Hunter itu saja sudah sangat luar biasa. Aku tak habis pikir bagaimana mereka bertiga bisa mengatasi sebuah Dungeon peringkat S dengan hanya bertiga."


Saat Hunter-hunter itu masih membicarakan Hunter-hunter dari Nine Bears, Miyuki tiba-tiba keluar dari gerbang. Ia kemudian pergi ke gerbang lain dan masuk lagi kedalamnya.


"A-apa?! Apa dia sudah menyelesaikan Dungeon itu?!" seru seorang Hunter yang lebih dulu sadar dengan keadaan tersebut.


Tidak ada yang menyahuti apa yang ia ucapkan. Namun, setelah 1 jam berlalu, gerbang yang tadinya dimasuki Miyuki akhirnya menghilang. Dari situ, mereka tahu bahwa Miyuki benar-benar sudah berhasil menutup gerbang.


"Gila. Walaupun mereka hanya mencari pilar sihir saja, tapi bagaimana bisa dia lolos dari ribuan monster didalam sana?"


"Yah... Dia bisa menghilang. Kau lupa?"


Tak lama kemudian, Miyuki sudah keluar lagi dan pindah ke gerbang lain.


"Mereka gila!"


"Hei, jaga mulutmu. Mereka sedang membantu kita!"


"T-tidak... Maksudku mereka sangat luar biasa. Apa kau pikir itu hal yang masuk akal?"


Sementara mereka sedang terkagum-kagum, pasukan avatar juga sudah keluar dari gerbang pertama mereka dan mereka kini pergi masuk lagi ke gerbang kedua.


"Sial. Aku sekarang merasa malu menjadi seorang Hunter," ucap seseorang.


"Sudahlah. Tetap tenang dan waspada saja. Sekarang dunia tahu bagaimana kehebatan Hunter dari Nine Bears dan mereka yang dulunya mencap Hunter-hunter dari Nine Bears itu sebagai penjahat, pasti kini sedang menyesalinya," sahut Wang Sin Long yang sejak dulu mengagumi Hunter-hunter dari Nine Bears dan tidak pernah menganggap mereka sebagai penjahat walaupun dunia mencemooh mereka setelah Li Wen Xia menyebarkan fitnah.


Mendengar apa yang Wang Sin Long katakan, banyak Hunter yang dulunya juga melemparkan tuduhan buruk pada Nine Bears, kini tertunduk malu, menyesali apa yang pernah mereka katakan.


•••

__ADS_1


Setelah 12 jam berlalu, Miyuki, Gina beserta dua pasukannya dan avatar Rin beserta seluruh pasukannya, akhirnya mengambil waktu untuk beristirahat di depan gerbang.


Pada saat itu, Miyuki sudah berhasil menutup 30 gerbang. Gina dan pasukannya 12 gerbang, sementara avatar Rin dan pasukannya berhasil menutup 7 gerbang.


"Sisa 50 gerbang lagi," ucap Gina, sambil membuka armornya yang sudah basah kuyup oleh keringat.


"Kita masih punya waktu satu hari sebelum dungeon break. Ayo ambil waktu istirahat sebentar," Kevin menyarankan.


"Ya. Ayo beristirahat selama satu jam dulu," ucap Gina.


Gina kemudian menghampiri pasukan avatar hunter dan berbicara pada mereka semua untuk memberikan mereka waktu istirahat lebih banyak karena tidak satupun pilot avatar yang merupakan seorang Hunter. Mereka membutuhkan lebih banyak waktu istirahat dibandingkan Gina dan yang lain.


Setelah Gina selesai menyampaikan perintahnya, seluruh avatar hunter itu berbaris di tempat yang agak jauh dan pilot-pilot pun menonaktifkan sambungan mereka.


Saat Hunter-hunter dari Nine Bears itu sedang duduk untuk beristirahat, Wang Sin Long memberanikan diri untuk menghampiri.


"N-nona Stewart...," ucap Sin Long pelan, menyapa Gina.


Gina tersenyum lembut sambil menganggukkan kepalanya.


Sin Long kemudian menyerahkan satu tas penuh ransum pada Gina dan meletakkannya dihadapan para Hunter dari Nine Bears itu.


"Oh, Anda tidak perlu repot-repot menyediakan ini. Simpanlah untuk Anda dan rekan-rekan saja." Ucap Gina, merasa sungkan dengan pemberian itu.


"T-tidak.. Ini hanya..."


"Bersiap! Semuanya siaga sekarang!"


Belum sempat Sin Long menyelesaikan kalimatnya, Miyuki tiba-tiba berdiri dan berteriak.


"Miyu, ada apa?" tanya Gina bingung.


"Semua gerbangnya terbuka. Kevin, fokus bakar monster-monster di depan satu gerbang!" ucap Miyuki yang kemudian berlari pergi menuju salah satu gerbang.


"A-apa?!"


Mendengar itu, semua orang tentu saja panik.


Gina, Kevin dan Bimo yang awalnya ingin beristirahat, buru-buru mengenakan perlengkapan raid mereka lagi. Dan pergi bersiap di depan sebuah gerbang.

__ADS_1


•••


__ADS_2