Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 89 - Kehadiran Hunter Peringkat S


__ADS_3

"Nona Lloyd, sekali lagi saya tanya. Apa Anda yang mencari masalah dengan putri ku?!" tanya Maxim sekali lagi dengan sedikit meninggikan suaranya saat Anna tak kunjung menjawab pertanyaannya.


"Putri Anda yang arogan dan memiliki sifat pembenci itu? Ngomong-ngomong, dia tadi pingsan saat pertandingan antar kelas. Apa Anda tidak tahu?" tanya Anna dengan sebuah seringai di bibirnya.


"Apa?! Siapa yang..."


"Aku memukulinya. Dia sangat kurang ajar." Sahut Anna memotong kalimat Maxim.


Maxim langsung mengangkat tangannya hendak memukul Anna, namun Rudyard dengan sigap menghentikannya.


"Tuan Williams, tunggu! Anda tidak boleh melakukannya!" Rudyard berteriak untuk menghentikan tindakan Maxim.


Karena marah saat tahu putrinya telah disakiti, Maxim hampir saja melupakan bahwa yang di hadapannya adalah putri dari pimpinan guildnya.


Sambil menahan amarahnya, Maxim akhirnya menurunkan tangannya.


"Kenapa Anda menahannya? Anda yakin dia bisa memukul ku, tuan Lau?" Anna mendengus. "Yah, setidaknya CCTV sudah merekam niatnya." Ucap Anna yang kemudian tersenyum sinis. Anna sebenarnya ingin merekam bukti tindakan mereka, namun mereka sejak tadi tak kunjung menyerangnya walaupun dia sudah berusaha memancing kemarahan Maxim Williams.


Anna berbicara dengan masih tidak menatap Rudyard sama sekali. Tatapannya masih tertuju pada Maxim.


"Nona Anna, jaga bicara Anda! Kepala Anda bisa hancur jika terkena pukulan tuan Williams!" umpat Rudyard.


Mengabaikan peringatan itu, Anna merogoh kantong seragamnya saat merasakan getaran disana. Dia kemudian membuka pesan yang baru saja ia terima.


Masih dengan tidak menatap pada Rudyard, Anna kembali berbicara.


"Tuan Lau, orang-orang dari Asosiasi akan datang untuk menangkap Anda dan semua orang ini." ucap Anna mengingatkan. Dia kemudian menatap pada 8 Hunter yang berada di belakang Maxim satu per satu dan berbicara pada mereka, "Jika Anda semua tidak ingin berurusan dengan Asosiasi, saya sarankan Anda semua pergi selagi bisa. Saya tahu Anda terpaksa melakukan hal ini, kan?"


Mendengar itu, 8 Hunter yang berada di belakang Maxim saling bertukar pandang. Bagaimanapun mengerikannya Brandon Lloyd, mereka lebih takut jika harus berurusan dengan Asosiasi Hunter.


Bermasalah dengan Asosiasi sama saja dengan mengakhiri karir mereka sebagai Hunter profesional yang terhormat.


Jika Asosiasi sudah mengetahui kejahatan yang mereka lakukan, maka selamanya mereka akan menjadi pelarian dan hanya akan menjadi Hunter terbuang yang cuma bisa melakukan raid ilegal untuk mencari nafkah.


Dan jika mereka langsung tertangkap, tentu saja mereka akan dipenjarakan, di Penjara Hunter.


°°°


Maxim tertawa.

__ADS_1


"Kalau begitu, kami hanya harus meringkus mu sebelum mereka datang." ucap Maxim.


Mendengar apa yang baru saja Maxim katakan, 8 Hunter itu akhirnya bisa sedikit tenang. Tidak membutuhkan waktu lama untuk meringkus seorang gadis remaja yang hanya memiliki kekuatan sebatas Hunter peringkat F seperti Anna. Jadi mereka ingin segera maju dan menangkapnya.


"Kau cepat ke dalam. Matikan kamera CCTV dan ambil rekamannya sekarang." perintah Rudyard pada salah satu Hunter. Walaupun tatapannya seakan memberikan ancaman pada Hunter itu, suaranya terdengar gugup.


Tempo hari, dia sangat beruntung karena bisa selamat dari tangan Asosiasi karena Wang Zhu Ming dan Jester Bailey yang hendak membawanya ke kantor Asosiasi, tiba-tiba disibukkan dengan kecelakaan Dungeon. Jadi dia dan anak buahnya bisa melarikan diri.


Mengingat rasa takutnya pada hari itu, Rudyard Lau tidak ingin kali ini tertangkap lagi dan memberikan masalah pada Brandon Lloyd.


°°°


Saat Hunter yang mendapatkan perintah dari Rudyard baru melangkahkan kakinya, tubuhnya tiba-tiba melayang.


Hunter itu berusaha menggerakan tubuhnya untuk memberontak dari tekanan aneh yang secara tiba-tiba membelenggunya, namun ia sama sekali tidak bisa bergerak karena sekujur tubuhnya kaku.


Bukan hanya dia, namun 7 rekannya juga.


"Apa yang terjadi?!"


"A-ada apa ini?!"


Sama halnya dengan kedelapan Hunter itu, Rudyard Lau juga merasa heran dengan apa yang sedang terjadi.


Jika Hunter-hunter itu sedang dalam pengaruh energi sihir jarak jauh, dia tentu dapat merasakannya.


Namun, bukan hanya Rudyard, bahkan mereka semua tidak merasakan adanya energi sihir sama sekali di sekitar Hunter-hunter yang saat ini terombang-ambing di udara.


Pria paruh baya itu memandang ke sekitarnya menyangka bahwa orang yang biasanya menghentikan niat mereka untuk menculik Anna ada di sana.


Maxim juga sedang berusaha mencari pelaku yang menyebabkan 8 Hunter itu tiba-tiba melayang di udara.


Bukan hanya 8 Hunter itu saja, Hunter yang tadi pingsan, tubuhnya kini juga melayang dan terkumpul menjadi satu dengan rekan-rekannya.


Setelah tubuh 9 Hunter itu bertumpukan di udara, secara perlahan tubuh mereka terbang menjauh sampai tiba di seberang jalan.


Melihat fenomena aneh tersebut, Rudyard Lau dan Maxim bersiaga penuh sambil terus berputar-putar memerhatikan sekeliling tempat itu.


Maxim yang waspada, langsung mencabut pisau dari balik pinggangnya.

__ADS_1


'Kenapa aku tidak merasakan energi sihir sama sekali?'


Karena dia sedang tidak ingin bertarung di Dungeon dan berencana hanya untuk meringkus seorang pengawal yang selalu mencegah Rudyard menculik Anna dari Gina Stewart, maka dia berpikir tak perlu sampai harus membawa pedangnya. Dia kini menyesali keputusannya tersebut.


Saat kedua Hunter itu bersikap waspada terhadap serangan dadakan yang mungkin akan menyergap mereka dan sedikit mengendorkan pengawasan mereka pada Anna, Anna kembali ke tempat duduknya lalu duduk disana.


"Duduklah dulu." pinta Anna pada Ren dan Yola Silvia yang tadinya sudah berdiri di belakang Anna.


"K-kenapa kau tenang sekali? Bukankah ini situasi yang berbahaya?" tanya Yola dengan wajahnya yang pucat. "Lihat mereka, apakah mereka terkena serangan jarak jauh seorang Mage?"


"Duduklah. Seseorang akan mengurus mereka." ucap Anna, suaranya sangat tenang saat ia berbicara.


°°°


"Tuan Williams, tolong berjaga-jaga. Saya akan membawa nona Anna sekarang." pinta Rudyard pada Maxim Williams yang hanya menganggukkan kepalanya sambil terus menatap sekitarnya.


Namun, tak lama kemudian, tubuh kedua Hunter itu gemetar saat merasakan aura mencekam dari energi sihir yang sangat besar sedang bergerak menghampiri tempat itu.


"I-ini..."


Rudyard Lau dan Maxim Williams saling bertatapan. Mereka tahu mereka kini sedang dalam bahaya jika pemilik energi sihir yang sangat besar itu berada di pihak yang berlawanan dari mereka.


"Tuan Lau, apa mungkin pemilik energi sihir ini adalah orang yang selalu menjaganya?" tanya Maxim dengan gugup.


Rudyard Lau menggelengkan kepalanya.


"B-bukan. Orang itu berada di kisaran peringkat A atau B." Sahut Rudyard Lau. Butiran keringat dingin mulai tampak di sekitar dahi dan lehernya.


"Dia mengatakan pihak Asosiasi akan datang. Jangan-jangan ini tuan Stewart?!" ucap Maxim. Dia yang awalnya merasa gugup, kini merinding. Berurusan dengan Ronald Stewart, sama saja dengan menggali kuburnya sendiri.


Bukan hanya karena Ronald Stewart adalah ketua Asosiasi. Mengabaikan jabatannya, berurusan secara pribadi dengan Ronald Stewart yang adalah seorang Hunter peringkat S, adalah hal terburuk yang bahkan dalam mimpinya pun tak ingin Maxim lakukan.


Maxim menatap pada 9 Hunter yang masih melayang-layang di seberang jalan sana. Di antara mereka, ada 4 pengikut setianya.


Dia hendak melarikan diri saat itu juga, namun jika dia melakukannya seorang diri, maka dia akan kehilangan muka di hadapan para pengikutnya itu karena pergi tanpa memerdulikan mereka.


Karena itulah Maxim akhirnya pergi menghampiri mereka, dengan maksud untuk membawa mereka pergi bersamanya.


Bertepatan dengan sampainya Maxim di seberang jalan, dimana para pengikutnya masih mengambang di udara, dua orang muncul dari gang gelap yang berada di antara dua bangunan.

__ADS_1


•••


__ADS_2