
Dalam sebuah mobil yang Wang Liu Gong tumpangi, saat seseorang yang sudah lama tidak ia jumpai memberikan tumpangan padanya…
Jester Bailey yang tampak kesal, menoleh pada supir yang kehilangan orang penting yang seharusnya akan dibawanya ke Asosiasi Hunter untuk di interogasi.
“Jadi, dia langsung pergi saat kami pergi ke gerbang Dungeon?”
“Ya, tuan. Tuan itu mengatakan akan membantu Anda dan teman Anda untuk menutup Dungeon," sahut supir itu dengan sedikit gugup bersama wajahnya yang tampak kebingungan.
Jester memukul pahanya sendiri untuk meredam marahnya.
Supir itu tentu tidak bersalah atas perginya Rudyard Lau. Dia hanyalah supir sewaan, yang tidak tahu menahu urusan antara Jester dan Rudyard.
“Apa yang terjadi?” Tanya Liu Gong yang duduk di bagian belakang, di kursi penumpang.
“Ada sebuah masalah. Tapi kami sudah kehilangan tersangkanya.” Sahut Jester.
Dia kemudian melirik pada kaca spion di dekat kepalanya dan menatap Wang Liu Gong dari sana.
“Kau tampak semakin kurus, kawan.” Ucap Jester yang duduk di sebelah supir.
Liu Gong tersenyum getir.
“Banyak pekerjaan akhir-akhir ini.” Sahut Wang Liu Gong.
“Masih tentang Asosiasi dan Akademi?”
Wang Liu Gong menatap ke kaca spion itu dan tatapannya bertemu dengan tatapan Jester. Liu Gong agak sedikit tidak senang dengan pertanyaan Jester yang dia sudah tahu arah dan tujuannya.
“Aku sangat menikmati pekerjaan ku. Itu sangat menyenangkan," sahut Liu Gong yang kemudian mengalihkan tatapannya ke luar jendela dan menatap kosong pada bangunan-bangunan yang mereka lewati.
“Tapi tanggung jawab yang kau emban sangat besar jika terjadi hal-hal seperti tadi, bukan?” Ucap Jester yang kemudian mendesah pelan.
Jester tidak salah.
Wang Liu Gong memijat-mijat pelipis dengan ujung jari telunjuknya. Dia kemudian mengingat dan memikirkan kejadian yang baru saja terjadi pada tim raid yang ia kapteni.
Dungeon yang sudah ditaklukkan, tiba-tiba berubah level dengan monster-monster baru bermunculan seperti itu adalah hal yang sebelumnya tidak pernah terjadi.
“Kejadian seperti tadi memang benar-benar sangat tidak menyenangkan, apakah kau pernah mendengar hal seperti tadi terjadi?” Liu Gong balik bertanya.
Jester menggelengkan kepalanya, “Aku juga baru pertama kali melihatnya dan tidak pernah mendengar ada yang seperti itu sebelumnya.”
Wang Liu Gong menoleh pada orang yang duduk di sebelahnya, namun pria itu sepertinya sedang tidak ingin berbicara.
Sejak tadi, ia masih terus menatap tombak yang berada di tangannya. Tombak itu lumayan panjang sampai agak mengganggu Liu Gong karena kedua kakinya harus berhimpitan dengan pangkal tombak.
Liu Gong kemudian teringat kembali pada peserta ujian penerimaan Akademi yang hampir menusuk lehernya. Tanpa ia sadari, tangannya yang tadi sedang memijat-mijat pelipis matanya, beralih dan mengusap-usap lehernya yang pernah terluka oleh mata tombak gadis itu.
'Apa aku mengalami trauma hanya karena hal itu? Aku bahkan pernah hampir mati di Dungeon tapi tidak terlalu mengingatnya lagi.'
°°°
“Apa alasan mu sebenarnya untuk lebih memilih Asosiasi?”
__ADS_1
Akhirnya Jester Bailey menanyakan hal yang selama ini ingin ditanyakannya. Hal yang selama ini selalu dihindari Wang Liu Gong, saat Jester Bailey menanyakannya melalui telepon atau pesan singkat.
Sebenarnya seluruh keluarga besar Wang juga penasaran mengenai apa yang membuat Wang Liu Gong lebih memilih sebagai seorang Hunter berpenghasilan kecil dibandingkan bergabung dengan Guild ternama dan nomor satu di Asia Tenggara, Gold Dragon.
Apalagi, Gold Dragon adalah Guild keluarga yang selalu menjadi tujuan seluruh anggota keluarga besar Wang yang telah mengalami kebangkitan, untuk mengabdikan hidup mereka sebagai seorang Hunter profesional.
Bahkan Wang Zhu Ming yang biasanya bersikap dingin dan acuh tak acuhpun sampai melirik pada sepupunya yang duduk di sebelahnya itu.
Sementara itu Jester Bailey menatap Wang Liu Gong sampai ia akhirnya memutar tubuhnya kebelakang untuk menghadap dan menatap langsung pada teman lamanya itu.
Jester benar-benar mengkhawatirkan Liu Gong.
Dia dan Wang Liu Gong adalah teman sejak SMA dan mereka bersama-sama lulus dari Akademi Hunter di ibu kota.
Berbeda dengan Wang Liu Gong yang mengikuti keluarganya pindah ke Kota C, Jester Bailey bergabung dengan Guild Gold Dragon utama, di ibu kota.
Sedangkan Wang Liu Gong yang sebenarnya juga diharapkan sebagai salah satu Hunter andalan Guild Gold Dragon di Guild cabang yang berada di Kota C, entah mengapa tiba-tiba lebih memilih bergabung dengan Asosiasi sebagai Hunter Asosiasi, hingga membuat keluarga besarnya geram dan mengusirnya lalu mencoretnya dari dalam daftar ahli waris keluarga yang sudah secara turun-temurun membangun dan mengembangkan dua perusahaan besar mereka yakni guild Gold Dragon dan restoran Asian Soul.
Wang Liu Gong yang sudah tidak pernah mengikuti pertemuan keluarga lagi sejak 8 tahun lalu, tidak pernah mengungkapkan alasannya untuk tidak memilih bergabung di perusahaan terbesar nomor satu di Asia Tenggara milik keluarga Wang tersebut yang banyak di idamkan setiap Hunter di Asia Tenggara untuk bergabung di dalamnya.
Wang Liu Gong mengingat saat-saat pertama ia tiba di Kota C.
Pada saat itu, dia sebenarnya sangat ingin membantu keluarganya untuk mengembangkan guild Gold Dragon cabang di Kota C saat ayahnya baru saja di tunjuk sebagai ketua baru untuk menggantikan ketua lama di guild tersebut.
Namun, setelah beberapa bulan berlalu, ia akhirnya mengetahui bahwa ada hal yang tidak semestinya ayah dan kakaknya lakukan pada ketua sebelumnya yang membuat ketua lama itu akhirnya digulinghkan dari jabatannya.
Pada saat itu dia sudah mencoba untuk menanyakan 'hal tersebut' pada ayah dan kakaknya, namun mereka memintanya untuk tetap diam.
Wang Liu Gong yang tidak senang dengan perbuatan ayah dan kakaknya akhirnya memutuskan untuk melaporkannya pada Asosiasi Hunter, namun karena bukti dari perbuatan ayah dan saudaranya itu benar-benar lenyap, akhirnya ia menyerah.
Dari hanya mencoba-coba mencocokkan diri dengan lingungan baru, akhirnya Liu Gong benar-benar menyukainya.
°°°
“Aku hanya menyukainya. Itu saja.” Sahut Liu Gong yang kemudian menoleh pada Wang Zhu Ming yang duduk disebelahnya.
Tatapan Wang Zhu Ming yang ia rasakan, membuatnya tak nyaman dan menoleh padanya.
"Dan kau, mengapa kau tiba-tiba berada di Kota C?” tanya Liu Gong. Dia sebenarnya sudah penasaran sejak pertama kali bertemu Zhu Ming di dalam Dungeon tadi.
“Kau ternyata benar-benar putus hubungan dengan keluarga mu? Sudah sejak dua minggu lalu kantor pusat memberitahukan bahwa Zhu Ming dan aku akan berada di Kota C sedikitnya dalam waktu 2 bulan.” Sahut Jester Bailey yang tahu sepertinya Wang Zhu Ming tidak akan menjawab pertanyaan itu.
Melihat Liu Gong hanya mengangguk dan tidak menanggapi apa yang baru saja ia ucapkan, Jester Bailey mendesah dan menyandarkan tubuhnya pada kursi.
“Kau bahkan tidak ingin tahu apa yang akan kami lakukan disini…,” ucap Jester Bailey pelan.
“Aku sudah tidak berurusan dengan keluarga Wang, jadi aku tidak berhak mengetahuinya, apalagi menanyakannya.” Sahut Wang Liu Gong.
“Salah satu tujuan utama kami ke Kota C adalah untuk menyelidiki hal tidak benar yang sepertinya paman Xu Chan dan Chu Gong lakukan 8 tahun lalu.” Wang Zhu Ming yang sejak tadi diam tiba-tiba berbicara dan itu menimbulkan reaksi yang sudah pria itu duga dari Liu Gong.
Wang Liu Gong menegakkan posisi duduknya dan menoleh pada Wang Zhu Ming dengan kedua matanya yang melebar.
“K-kau sudah tahu itu?!”
__ADS_1
•••
Setelah tiba di area parkir kantor Asosiasi Hunter, Wang Liu Gong yang memiliki kantor di lantai yang berbeda dengan tempat tujuan kawan lama dan sepupunya itu, akhirnya berpisah disana.
Sesuai dengan yang mereka akhirnya janjikan, pembicaraan mengenai ayah dan kakaknya yang mereka lakukan di dalam mobil tadi, agar terus dirahasiakan sampai Wang Zhu Ming dan Jester Bailey menemukan buktinya.
Entah kenapa, walaupun Wang Xu Chan dan Wang Chu Gong adalah ayah dan saudara kandungnya sendiri, namun dia sangat bersemangat untuk membuka kejahatan yang telah mereka perbuat 8 tahun yang lalu.
Setelah mereka berpisah, Wang Liu Gong langsung pergi ke kantornya yang berada di lantai 2 gedung Asosiasi, sementara Wang Zhu Ming dan Jester Bailey langsung pergi menemui Ketua Asosiasi.
Saat Liu Gong tiba di lantai dimana kantor divisinya berada, sekretarisnya yang berada di depan ruangannya memberitahunya bahwa ada seseorang yang menunggunya di dalam ruangannya sejak tadi.
Liu Gong sedikit curiga karena sebelumnya tidak memiliki janji untuk bertemu siapapun dan itu membuatnya segera masuk ke dalam ruangannya.
Pria yang berpenampilan sangat norak itu langsung berdiri dari sofa saat melihat Wang Liu Gong muncul dari balik pintu.
Sambil merentangkan kedua tangannya, pria yang memiliki tubuh kekar dan pundak yang lebar itu menyapa Liu Gong.
“Adik kecil ku, sudah lama tidak bertemu… Bagaimana kabarmu?”
Sapa pria tersebut yang adalah saudara kandung Liu Gong, Wang Chu Gong.
Melihat siapa tamunya, kedua mata Wang Liu Gong merah karena marah.
'Di antara banyak kenalan ku, kenapa harus saudara busuk ini yang mengunjungi ku?!'
Ia sangat tidak menyukai kakaknya itu bukan hanya karena perbuatan yang kakaknya lakukan 8 tahun yang lalu, namun juga karena tindakan-tindakan dan gerak geriknya yang menyimpang dari hukum Asosiasi setelahnya.
Wang Liu Gong berjalan menghampiri, sampai berdiri berhadapan dengan saudaranya itu dan berbicara dengan nada tidak senang.
“Apa yang kau lakukan disini?”
Wang Chu Gong tertawa. Ia mengambil langkah memutari Wang Liu Gong sambil berpura-pura memandang ke sekeliling ruangan.
“Aku hanya ingin mengunjungi ruangan sederhana adik ku karena kebetulan aku ada urusan disini," sahutnya dan kembali menatap Wang Liu Gong. “Dan lagi, bukankah kita sudah lama tidak bertemu?” Tambahnya yang kemudian menyeringai.
“Kau sudah melihat ruangan ku, sekarang pergilah.”
Liu Gong menahan marahnya. Tinjunya mengepal di samping tubuhnya. Dia tidak tahu siapa yang akan berakhir sebagai pemenang jika mereka harus berduel.
Kakaknya adalah Hunter dengan kelas Tank berperingkat A, sementara dia sendiri Warrior berperingkat A. Mungkin, mereka hanya akan berkelahi dengan seimbang jika yang pertama hanya menggunakan skill bertahannya.
“Ow… ow… ow…”
Chu Gong mencondongkan tubuhnya pada Liu Gong dan menurunkan kacamata warna-warninya sedikit, untuk menatap langsung pada kedua mata adiknya itu.
“Aku tidak akan mengusirmu kalau kau main-main ke kantor ku.” Ucapnya, lalu kemudian ia tertawa.
Chu Gong yang merupakan Hunter dari guild Gold Dragon Kota C itu juga dipercaya keluarga Wang sebagai CEO restoran Asian Soul cabang, di Kota C.
Saat melihat Liu Gong tidak menanggapi perkataannya, Chu Gong kembali berbicara pada adiknya itu.
“Ada beberapa kursi kosong di Asian Soul jika kau mau bergabung dengan ku, hidup mu tidak akan terlalu sesederhana ini.” Ucap Wang Chu Gong yang kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut sambil meninggalkan suara tawa yang ia buat-buat.
__ADS_1
Liu Gong menatap pintu yang baru saja ditutup. Ia tidak mengerti apa maksud tujuan Wang Chu Gong menemuinya. Namun, dari apa yang baru saja di ucapkan pria itu, ia tahu pasti ada hal-hal tidak benar terkandung didalamnya.
•••