
Beelzebub adalah satu-satunya malaikat tersesat yang berhasil melarikan diri dari kejaran Anna dan satu-satunya malaikat tersesat yang semua gerbang Dungeon nya masih bermunculan di muka Bumi.
Ia kini hanya bisa berkeliaran di planet bangsa iblis merah, bangsa iblis terkuat di alam semesta dalam dimensinya.
Beelzebub yang tidak memiliki nama di planet ini seperti yang Lucifer miliki, hanya bisa memohon bantuan untuk menaklukkan Bumi pada bangsawan-bangsawan di planet iblis merah.
Ia bahkan rela menjadi budak mereka agar para bangsawan itu mau membantunya.
Beelzebub yang tampan, rela melakukan pekerjaan kotor demi memuaskan nafsu para iblis wanita yang memintanya menjadi penari di pesta-pesta yang mereka lakukan.
Sampai akhirnya pada suatu ketika, Beelzebub bertemu dengan sosok iblis dari kasta terendah, di dalam sebuah pesta.
•••
"Hei," sapa pria itu pelan, saat Beelzebub sedang mengenakan pakaiannya kembali seusai menari untuk menghibur para iblis putri bangsawan.
Beelzebub yang sombong, namun tidak memiliki daya untuk tetap pada sifat dasarnya itu, langsung tersenyum senang saat melihat ada seseorang yang akhirnya mau menyapanya terlebih dulu.
"Y-ya... Hei..."
Pria itu menatap ke sekitarnya untuk memastikan tidak ada seorangpun yang memerhatikan interaksi yang mereka lakukan, sebelum bermaksud untuk berbicara kembali pada Beelzebub.
Beelzebub dapat menangkap gelagat itu. Dia dengan cekatan membukakan sebuah pintu yang akan membawa mereka ke sebuah ruangan kecil, tempat Beelzebub biasanya mengurung diri setelah mendapat penghinaan dari para iblis yang menjadi tuannya di tempat ini.
Ruangan yang tidak memiliki ventilasi itu sangat kotor dan bau. Iblis rendahan bernama Nero itu bahkan sampai mual saat ia baru saja memasuki ruangan tersebut.
•••
Nero tersenyum sinis saat tahu bagaimana terhinanya Beelzebub ketika ia berada di dunia iblis merah ini. Dulu, dia merasa kaumnya adalah yang paling hina karena berada di kasta terbawah.
Setelah melihat makhluk asing itu, dia akhirnya menyadari bahwa berasal dari kasta terendah ternyata masih lebih baik dibandingkan menjadi makhluk asing yang tidak akan pernah diperlakukan dengan baik di planet ini.
"Apa ada hal baik yang ingin Anda sampaikan untuk saya, tuan?" tanya Beelzebub dengan sangat sopan dan ekspresi penuh harap.
Ia mempelajari cara itu dari para manusia bawahannya yang menjadi penjilat padanya selama puluhan tahun hidup di Bumi. Ia yakin dengan cara merendahkan diri seperti itu maka ia akan berhasil mencuri hati iblis tersebut, sama seperti para pengikutnya dulu berhasil mencuri hatinya.
__ADS_1
Melihat Beelzebub bersikap sopan dan sedikit merendahkan diri padanya, Nero tersenyum bahagia. Baru kali ini ia merasa dihargai seperti saat ini dan itu membuatnya sedikit berbesar hati.
Karena itu juga, Nero akhirnya mulai menjelaskan maksud yang sebenarnya pada Beelzebub, sebelum ia menyampaikan hal penting yang pasti akan membuat Beelzebub senang.
"Kau sedang mencari bantuan untuk menyerang planet di dimensi lain itu, kan?" tanya Nero. Senyuman licik terukir di wajahnya.
"Ya, tuan!"
Nero merasa senang melihat Beelzebub semakin menundukkan kepala padanya.
"Aku akan memberimu sebuah informasi. Tapi..."
Saat Nero tak kunjung melanjutkan kalimatnya, Beelzebub yang saat itu sedang berlutut dihadapannya akhirnya mendongak.
"Ya, tuan?"
"Apa kau bisa membantuku untuk memiliki pengikut juga jika kau sudah berhasil menguasai planet itu?"
Kilatan kemenangan terpancar dari kedua mata Beelzebub.
Ia langsung menyanggupi permintaan itu bahkan menjanjikan seperempat planet akan diberikannya pada Nero.
"Sebenarnya, para bangsawan tingkat tinggi tidak tinggal ditempat ini," ucap Nero. Ia sengaja mengucapkan hal itu dengan suara pelan, agar Beelzebub menyimak apa yang hendak dikatakannya dengan penuh perhatian.
"Maksud Anda, tuan?"
"Sebenarnya, planet iblis merah terbagi menjadi dua dunia. Dunia atas dan dunia bawah."
Beelzebub mengangguk. Walaupun ia sebenarnya belum mengerti, ia hanya mengangguk agar Nero terus berbicara memberikan informasi padanya.
"Seperti yang kau tahu, di dunia iblis merah ada 8 kasta."
Beelzebub mengangguk lagi. Ia pernah mendengarnya dari Lucifer. Lucifer sendiri mengabdi pada iblis kasta keempat dan iblis itu sudah sangat kuat.
Beelzebub yakin, makhluk ciptaan duplikat dewi Ann bahkan akan takluk jika harus berhadapan dengan tuannya Lucifer itu.
__ADS_1
Nero melanjutkan, "Tapi, selama kau berada disini, apa kau pernah bertemu dengan iblis kasta ketiga hingga yang pertama?"
Beelzebub menggelengkan kepalanya. Jangankan iblis kasta ketiga, iblis kasta kelima saja ia belum pernah bertemu. Selama ini ia hanya diperbudak oleh para iblis dari kasta ketujuh dan iblis kasta keenam.
Nero tersenyum lagi.
"Sebenarnya, para iblis kasta tinggi itu tidak tinggal disini."
"Apa?!"
Kedua mata Beelzebub melebar, sementara Nero mengangguk senang. Puas dengan ekspresi terkejut Beelzebub.
"Mereka sebenarnya tinggal di dunia bawah, di dalam planet ini."
Beelzebub terdiam, sementara kedua alisnya berkerut. Ia belum pernah mendengar ada hal seperti itu dari Lucifer sebelumnya.
Ia menatap Nero dengan hati-hati. Dia curiga, mungkin saja Nero hanya ingin mempermainkannya. Ia tahu, Nero selama ini hidup tertindas dan terhina. Sebagai makhluk yang hidup dalam sistem kasta, hidup pria itu pasti sangat berat.
Bisa saja Nero hanya ingin mempermainkannya untuk bersenang-senang atau memperbudaknya. Jadi, Beelzebub lebih waspada.
Ia adalah malaikat yang angkuh dulunya. Dia juga rela direndahkan bukan karena ingin. Ia mau mengikuti apa yang majikannya perintahkan karena ia tahu bahwa majikannya itu tahu keberadaan tuannya Lucifer.
Tapi, tidak dengan iblis kasta rendah dihadapannya. Jika ia hanya ingin mempermainkannya saja, Beelzebub berniat untuk langsung membunuhnya ditempat ini dan memakan mayatnya untuk menghilangkan jejak.
Tapi, Nero rupanya tidak sedang ingin mempermainkannya. Nero hanya ingin kekuasaan di dunia baru nanti. Di Bumi, saat Beelzebub berhasil menguasainya.
Nero langsung menceritakan dengan jelas bagaimana caranya pergi ke dunia bawah, juga memberitahu Beelzebub lokasi gerbang menuju alam bawah itu.
Keduanya akhirnya membuat janji untuk pergi ke lokasi itu di hari libur yang Beelzebub miliki. Keduanya menempuh perjalanan selama 30 hari 30 malam untuk mencapai lokasi gerbang, dengan melakukan perjalanan secara sembunyi-sembunyi agar tidak terlihat iblis kasta ketujuh yang biasanya bekerja sebagai pencari budak.
Sampai akhirnya, tibalah kedua rekan itu di sebuah goa besar yang akan membawa mereka masuk ke dunia bawah.
"Lihat. Setelah kita memasuki gerbang ini, kita akan sampai ke dunia para iblis berkasta tinggi," ucap Nero pada Beelzebub.
Beelzebub bisa merasakan kekuatan dahsyat dari balik gerbang dan ia kini yakin sepenuhnya bahwa Nero tidaklah membual.
__ADS_1
Setelah memastikan hal itu benar, Beelzebub yang selama ini menyimpan dendam kemarahan pada bangsa iblis yang sudah menghinanya, langsung menyerang Nero. Ia membunuhnya, lalu memakan mayatnya agar tidak meninggalkan jejak.
•••••••