Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 87 - Kebenaran Yang Diungkapkan


__ADS_3

Jo Fizer menatap Anna dengan tatapan penuh selidik, sambil sesekali menghisap rokok yang baru saja ia minta pada salah satu instruktur yang dia tahu sudah pasti memilikinya.


Sebenarnya sudah sangat lama Jo Fizer menghentikan kebiasaannya merokok. Saat masa-masa berat sebagai seorang Hunter profesional yang harus selalu berkeliling dari Dungeon ke Dungeon di akhirinya, sejak itu pula kebiasaan merokok ia tinggalkan.


Namun, hanya karena rasa tidak percayanya saat melihat dan memikirkan bagaimana bisa seorang Hunter peringkat F bergerak sedemikian cepat dan mengalahkan Hunter yang peringkatnya berada jauh di atas dengan sangat mudah, dia akhirnya membutuhkan rokok untuk menenangkan pikirannya kembali.


Jo Fizer hendak mendekati Anna. Namun karena lirikan mata Gina pada rokok di ujung jarinya, dia akhirnya menghancurkan rokok itu menjadi abu, sebelum akhirnya berjalan menghampiri Anna.


"Siswi Anna, bisakah kita lakukan pemindaian untuk mengecek energi sihir mu?" tanya Jo Fizer dengan sopan seraya menunjuk pada alat pemindai energi sihir yang memang sudah berada di ruangan itu sebelumnya.


"Tentu." Sahut Anna yang kemudian pergi mendekati alat pemindai. "Saya hanya harus meletakkan telapak tangan di layar ini, kan?"


"Ya. Silahkan."


Anna meletakkan telapak tangannya pada alat pemindai. Tak lama kemudian pada bagian atas alat pemindai, pada layar monitor, informasi mengenai dirinya tertera.


NAME : ANNA


RANK : F


ExP : 300,333


MP : 600,666


CLASS : WARRIOR


Setelah informasi itu tertera di layar, mereka dapat mendengar ******* nafas seseorang yang tampaknya lega setelah melihat informasi tersebut.


Tiga orang di dalam ruangan menoleh pada Gina yang secara spontan tersenyum canggung karena menyadari kenapa orang-orang itu kini menatapnya.


"Sudah saya katakan, tidak ada yang dia sembunyikan." ucap Gina.


Jo Fizer yang sebelumnya sempat menginterogasi Gina secara singkat, tidak menjawabnya. Dia kemudian kembali menoleh dan menatap Anna.


"Kalau dia Hunter berperingkat S yang sedang menyamarkan energi sihirnya, dia bahkan tidak akan bisa membohongi alat pendeteksi ini." pikir Jo Fizer yang akhirnya menghela nafas panjang.


Sebenarnya, bukan hal ilegal untuk menyembunyikan peringkat sebenarnya dari hadapan umum. Hanya saja, sangat disayangkan apabila seorang berperingkat tinggi bersembunyi dari umum.


Kemampuan yang sangat besar dalam mengatasi sebuah Dungeon sangat diperlukan oleh tiap negara. Selain karena negara akan mengetahui kekuatan yang dimilikinya, negara juga bisa mendapatkan manfaat besar dari nilai komersil Hunter-hunter kuat yang mereka miliki.


Dan Hunter yang memiliki kemampuan di atas rata-rata namun menyembunyikan diri mereka, di duga ada.


Sebagai contoh, sampai saat ini pelaku raid Dungeon di Asia Timur dan Asia Tengah beberapa tahun yang lalu, belum ditemukan.


Demikian juga dengan pelaku yang telah melakukan raid di belasan Dungeon di Kota C juga belum ditemukan.

__ADS_1


Seandainya ketua Asosiasi, Wang Zhu Ming dan Gina Stewart tidak bersaksi jika sosok berkostum beruang berbicara dalam bahasa monster, Asosiasi dan pemerintah juga akan menambahkan sosok misterius itu dalam daftar Hunter yang menyembunyikan diri mereka.


Orang-orang atau tim seperti mereka yang sebenarnya sangat bisa membantu negara, sangat disayangkan jika harus diam dan bersembunyi di suatu tempat.


Karena itulah Jo Fizer sangat ingin mengetahui dan curiga jika Anna adalah salah satu dari mereka.


"Siswi Anna. Aku sebenarnya tidak tahu apakah di dunia ini ada seorang Hunter berperingkat F yang bisa melakukan seperti apa yang kau lakukan tadi. Tapi, dimana kau belajar menggunakan kecepatan seperti itu?"


Anna menatap Jo Fizer dan membuat wajahnya tampak seakan kebingungan dengan pertanyaan tersebut.


"Maksud ku, dengan energi sihir yang kau miliki, kau seharusnya tidak akan bisa bergerak secepat itu." Lanjut Jo Fizer.


Anna mendesah pelan dan akhirnya tersenyum.


"Tidak ada gunanya menyembunyikan kekuatan ku dari orang-orang ini," pikir Anna. "Toh aku membutuhkan mereka untuk bekerjasama dengan ku nanti."


Anna meletakkan kembali telapak tangannya pada alat pemindai energi sihir. Beberapa detik kemudian, informasi yang sama muncul di layar.


Kemudian, tangannya yang lain ia arahkan pada Jo Fizer. Di saat yang bersamaan, tubuh ramping pria paruh baya itu melayang di udara tanpa bisa degerakkannya.


"A-apa yang terjadi?!"


Jo Fizer yang tidak bisa menggerakkan tubuhnya berteriak dengan panik. Bagaimana tidak, Jo yang merupakan seorang Hunter peringkat tinggi, bahkan tidak pernah mengalami hal seperti itu walaupun bertarung dengan monster di Dungeon peringkat A.


"Tuan Fizer!" Liu Gong berlari menghampiri Jo Fizer, lalu menoleh pada Anna saat usahanya untuk menurunkan tubuh Jo Fizer gagal. "Apa, kau yang melakukannya?!" Bentak Liu Gong saat melihat Anna menggerak-gerakkan satu tangannya seakan dialah yang membuat kepala Akademi kini terbang melayang-layang dengan tubuh kaku.


Anna menatap mereka sebentar, sebelum beralih menatap layar yang sedang mencantumkan informasi dirinya.


Melihat gerakan itu, Jo Fizer dan Liu Gong akhirnya mengikuti arah tatapan Anna.


Saat melihat layar monitor, kedua mata mereka melebar. Bahkan Gina yang sudah tahu kekuatan Anna juga ikut terkejut.


Pada layar monitor, nilai experience point Anna secara perlahan menurun, namun tidak dengan nilai mana point nya.


Seharusnya, saat seseorang menggunakan energi sihirnya, maka nilai mana point nya lah yang akan turun.


Nilai experience point harusnya tidak akan turun dan hanya bisa naik saat seorang Hunter melakukan upgrade experience.


Bahkan, tak lama kemudian, layar monitor menampilkan nilai experience point Anna turun sampai ke angka 0, yang artinya experience point gadis itu bahkan di bawah manusia biasa yang biasanya memiliki experience point 10 sampai dengan 30.


"Saya tidak akan mencelakai Anda berdua." ucap Anna. "Saya akan melepaskan Anda berdua sekarang. Jadi, saya minta Anda berdua tetap tenang."


Setelah Anna selesai berbicara, tubuh Jo Fizer dan Wang Liu Gong akhirnya bisa mereka gerakan kembali dan mereka pun mendarat dan menjejakkan kaki ke lantai seperti semula.


"Saya tidak ingin berbicara banyak atau menceritakan bagaimana saya mempelajari kekuatan yang saat ini saya miliki,"

__ADS_1


"Yang pasti, saya akan menggunakan kekuatan yang saya miliki untuk menutup semua gerbang Dungeon yang berada di seluruh dunia."


"Jika saya berniat menggunakan kekuatan untuk melakukan hal jahat, saya tidak akan repot-repot pergi ke Akademi untuk memiliki lisensi."


Jo Fizer dan Liu Gong saling bertatapan. Keduanya kemudian menoleh pada Gina Stewart yang memiliki wajah gugup yang sama seperti mereka.


Namun, mereka curiga jika Gina sebenarnya sudah mengetahui kekuatan Anna.


"Gina, apa kau sudah tau ini?" tanya Jo dengan suaranya yang agak parau.


Gina tidak menyahutinya, namun ia mengangguk pelan.


"Jangan-jangan... Orang di balik kostum beruang itu kamu?" Tanya Liu Gong dengan tatapan penuh selidik pada Anna. Namun demikian, dia bergerak mundur untuk menjauhi gadis itu.


Anna hanya tersenyum tanpa memberikan jawabannya.


"Belakangan, saya sering membaca informasi Dungeon di situs resmi Asosiasi Hunter. Dari informasi yang sudah Asosiasi Dunia kumpulkan, saya tahu ada banyak hal yang sebenarnya belum mereka ketahui dan hanya di terka-terka kebenarannya." Anna menarik nafas panjang, sebelum melanjutkan kalimatnya, "Belakangan, saya juga baru tahu, bahwa monster-monster itu berasal dari planet yang berada jauh dari Bumi. Tidak seperti dugaan banyak orang yang mengatakan mereka berasal dari neraka, atau ciptaan iblis."


"Itu adalah salah satu kebenaran yang sudah saya ketahui. Namun, saya masih belum mengetahui siapa yang menghubungkan planet kita dan planet mereka."


Jo Fizer, Wang Liu Gong dan Gina Stewart diam untuk menyimak apa yang sedang Anna bicarakan.


Namun, Anna akhirnya berhenti di sana dan menatap ketiga Hunter itu satu per satu seraya tersenyum. Dia kemudian mengakhiri tatapannya pada Gina.


"Mungkin aku harus bertemu ketua Asosiasi dalam waktu dekat." ucap Anna.


Gina langsung menganggukkan kepalanya. Sangat kebetulan sekali jika Anna ingin bertemu dengan ketua Asosiasi, yang kebetulan adalah ayahnya, karena dia sendiri sebenarnya merasa tidak nyaman untuk merahasiakan hal besar yang sudah diketahuinya.


Anna akhirnya beralih pada Jo Fizer lagi. "Tuan Fizer, saya membutuhkan bantuan Anda untuk mendapatkan lisensi bagi saya dan beberapa orang yang akan saya pilih. Saya membutuhkan tim untuk menyelidiki kebenaran di balik Dungeon yang sebenarnya masih sangat samar dalam pengetahuan umat manusia."


Jo Fizer yang masih mencerna kata-kata Anna di dalam pikirannya, hanya diam sambil terus menatap gadis itu dengan linglung.


"Kalau begitu saya akan permisi sekarang. Teman-teman saya sudah menunggu." ucap Anna. Dia kemudian menoleh pada Gina dan menatapnya dengan wajahnya yang tampak merasa bersalah. "Maafkan aku karena telah memukul adik mu seperti itu." ucap Anna dengan tulus.


"Tidak apa-apa."


Anna dan Gina saling bertatapan sebentar sebelum akhirnya Anna pamit untuk pergi meninggalkan ruangan.


"Apa kau tidak ingin pulang bersama ku?" tanya Gina saat Anna baru melewatinya untuk berjalan menuju pintu.


Anna menoleh lagi padanya dan tersenyum sebentar.


"Aku memiliki sedikit urusan dengan teman-teman ku. Mungkin aku akan menginap di tempat mereka."


"Baiklah... Hati-hati..."

__ADS_1


Setelah berpamitan pada Gina sekali lagi, Anna akhirnya pergi meninggalkan ketiga Hunter kelas atas Kota C di sana yang masih diam dan merenungkan apa yang baru saja Anna sampaikan dan juga merenungkan bagaimana seorang wanita muda seperti Anna bisa memiliki kekuatan sebesar itu.


•••••••


__ADS_2