
Brandon Lloyd yang dapat mengendus adanya masalah serius yang akan terjadi padanya, merasa kalut.
Rudyard Lau yang teledor, telah membuat dirinya terpergok Wang Zhu Ming saat hendak membawa Anna secara paksa agar dapat membungkam kejahatan Cassey dan juga kejahatannya sendiri yang telah berusaha menutupi upaya pembunuhan Cassey pada Anna.
Dari pembicaraan Ronald Stewart tadi, dia yakin bahwa Wang Zhu Ming sudah menceritakan dugaan masalah di keluarganya, hingga ketua Asosiasi itu mengajaknya untuk bertemu. Bahkan, Ronald Stewart juga memintanya untuk membawa serta seluruh putra putrinya.
Tentu saja, Brandon dapat mengabaikannya jika itu hanya undangan atau permintaan yang di lakukan atas dasar laporan biasa.
Namun akan berbeda hal nya jika Wang Zhu Ming membuat sebuah laporan resmi. Asosiasi pasti akan mengirimkan surat pemeriksaan padanya secara resmi untuk melakukan penyelidikan yang telah Wang Zhu Ming laporkan.
Asosiasi tentu tidak akan mengabaikan laporan resmi seorang Hunter peringkat S.
Hanya menunggu waktu sampai Wang Zhu Ming membuat laporan resmi, maka surat panggilan resmi dari Asosiasi Hunter, sudah pasti akan dia terima.
Pada saat pikirannya sedang kalut itulah Rudyard Lau datang dengan membawa tablet di tangannya dan menunjukkan berita kecelakaan raid Dungeon yang sebelumnya tidak dia perdulikan.
Ya. Dia bahkan tidak khawatir mengenai hasil raid itu, walaupun putri kesayangannya berada disana.
Saat melihat tayangan berita yang ditunjukkan Rudyard padanya, ada kilatan licik di mata Brandon. Dari apa yang baru disaksikannya, dia melihat peluang baginya untuk meloloskan diri dari masalah yang mungkin akan menimpanya.
Dalam tayangan yang sedang di saksikannya, Brandon melihat putrinya keluar dari gerbang Dungeon dengan di gendong Wang Zhu Ming, bak seorang pangeran yang menggendong seorang putri.
Lalu, kamera mengambil gambar keakraban mereka yang sepertinya sedang mengobrol dengan akrab di dalam sebuah mobil ambulan khusus milik Asosiasi.
Tanpa menunggu lama, Brandon langsung menghubungi Cassey.
•••
Cassey Lloyd meletakkan kembali smartphonenya setelah selesai menerima panggilan dari ayahnya.
Sangat jarang sekali, bahkan hampir tidak pernah, Brandon Lloyd meneleponnya terlebih dahulu. Apalagi di jam 2 dini hari seperti saat ini.
Brandon Lloyd langsung melakukan panggilan untuk menanyakan kabar putri kesayangannya itu, setelah dia mendapatkan berita mengenai kecelakaan raid yang putrinya alami.
Itu adalah pemikiran Cassey sebelumnya, sesaat setelah dia menerima panggilan telepon dari ayahnya. Cassey mengira, ayahnya mengkhawatirkannya.
Namun, setelah berbicara agak lama, ayahnya lebih banyak bertanya mengenai pertemuan dirinya dengan Wang Zhu Ming dan apakah dia telah memiliki kedekatan dengan Hunter nomor satu Asia Tenggara tersebut setelah pria itu menyelamatkannya dari kecelakaan raid.
“Dia bahkan tidak menanyakan apakah aku baik-baik saja. Dan sama sekali tidak membahas kediaman putri yang terbakar. Tidak mungkin dia tidak tahu, kan?”
Cassey melemparkan guling yang dipeluknya sejak tadi secara sembarangan saat mengingat pembicaraan ayahnya yang terdengar penuh ambisi seperti biasanya, tanpa memerdulikan perasaannya.
“Cih… yang dipikirkannya hanya menaikkan derajatnya ke tingkat yang lebih tinggi. Andai dia tidak mengabaikan keluarganya, putri bungsunya tentu tidak akan bernasib seperti itu. Kenapa dia harus menjodohkan Anna pada pria yang kucintai?!” Cassey mengomel saat mengingat pembicaraannya dengan ayahnya barusan.
Cassey mengira bahwa ayahnya ingin melakukan kedekatan politik dengan Wang Zhu Ming dengan memanfaatkan dirinya.
Walaupun Brandon belum menyampaikan niatnya secara langsung, namun pemikiran Cassey ada sedikit persamaan dengan niat Brandon yang sebenarnya.
Brandon ingin memanfaatkan putrinya untuk berbicara pada Wang Zhu Ming agar pria itu tidak membuat laporan resmi ke Asosiasi.
Brandon benar-benar akan terpojok jika Asosiasi sampai memeriksa seluruh keluarganya dan tidak menemukan Anna dalam pemeriksaan itu.
Tapi, Asosiasi tidak bisa mengirimkan surat panggilan resmi padanya, jika Wang Zhu Ming tidak membuat laporan resmi secara tertulis.
Asosiasi hanya bisa memintanya datang secara sukarela jika mereka tidak memiliki laporan resmi. Brandon, tentu saja berhak untuk menolaknya.
°°°
Saat mengingat Anna, tiba-tiba saja seluruh bulu halus di sekujur tubuh Cassey meremang. Hal itu juga yang membuat Cassey susah untuk tidur.
Dia kembali mengingat saat terakhir kali ia melihat hantu adik tirinya 4 hari yang lalu. Saking takut dan terkejutnya, dia sampai pingsan di atas genangan kencingnya sendiri.
Hantu yang selalu muncul dan mengganggunya itu bahkan membuatnya kehilangan tempat tinggal, setelah dia membakar habis kediaman putri Lloyd karena panik yang dideritanya.
Untung saja dia mengikuti ujian kelulusan dari Akademi. Jadi, Cassey tidak harus ketakutan untuk beberapa hari.
Dia bahkan lebih takut bertemu hantu adik tirinya dibandingkan harus bertemu monster di dalam Dungeon.
Setelah kehilangan kamarnya, Cassey terpaksa tidur di kamar tidur ibunya untuk sementara waktu, sementara kediaman putri kembali dibangun.
__ADS_1
°°°
Cassey ingin pergi ke kamar kecil, namun karena dia baru saja teringat akan hantu Anna, ia jadi sedikit takut walaupun pada akhirnya nekad juga.
Sekembalinya dari kamar mandi, Cassey kembali berbaring sambil merenungkan kemungkinan-kemungkinan tentang Anna Lloyd.
Setelah kejadian itu, Cassey langsung bertengkar dengan Reinhard, pacar yang dirahasiakannya dari keluarganya.
Reinhard yang dia tuduh langsung jatuh hati pada Anna saat pertemuan itu, tentu saja membela diri. Mereka pun adu mulut di tempat kejadian, hingga Cassey terlambat untuk mengecek keadaan tubuh Anna.
Namun, yang dia ketahui kemudian, tubuh Anna sepertinya dibawa orang lain dan menghilang.
Pada saat itulah, dia bertemu Bimo Gandri, supir pribadi Anna, yang kebetulan baru datang dan terkejut saat melihat Cassey berada di halaman gedung Asian Soul.
Untuk menghilangkan bukti karena telah melihatnya di tempat itu, Cassey akhirnya mencelakai Bimo untuk menghilangkan bukti.
Karena dia tahu, pria itu satu-satunya orang di kediaman putri yang tidak akan bisa di bujuk untuk mengabaikan kejadian itu, jika nanti Bimo sampai mengetahuinya.
Sampai beberapa hari sejak kejadian itu, Cassey menjadi sangat ketakutan jika Asosiasi Hunter mengetahui bahwa dia telah menyakiti Anna, juga Bimo, dengan sedemikian parah.
Pada awalnya, Cassey sebenarnya tidak berencana sampai membunuh adik tirinya itu. Dia hanya terbawa emosi, hingga tanpa disadarinya, dia sudah bertindak berlebihan.
Cassey akhirnya memutuskan untuk mencari Anna secara diam-diam setiap hari.
Saat hendak berusaha menyelidiki melalui rekaman CCTV, tim keamanan Asian Soul memberitahunya bahwa mereka sedang melakukan maintenance pada semua kamera CCTV pada hari kejadian, hingga dia merasa lega karena bukti atas penganiayaannya tidak ada.
Itu yang Cassey ketahui.
Pihak Asian Soul tidak mengatakan bahwa atasan mereka dan Brandon Lloyd sudah menyabotase rekaman CCTV.
Cassey akhirnya sedikit bersyukur karena hal itu.
Andai saja Asian Soul sedang tidak melakukan maintenance pada semua kamera CCTV, maka hal itu akan membuatnya dalam bahaya dan tentu saja saat ini dia pasti sudah berada di penjara Asosiasi Hunter.
Sampai akhirnya, ‘hantu Anna’ datang menemuinya beberapa kali. Barulah dia meyakini bahwa Anna sudah tewas.
Dia berkesimpulan, mungkin saja adik tirinya itu sempat lari dari tempat itu dan tewas di tempat yang tidak diketahui siapapun hingga tidak ada yang menemukan mayatnya dan membuat arwahnya penasaran.
Pada saat Cassey masih mengingat-ingat adik tirinya, dia mendapatkan sebuah panggilan di smartphonenya.
Saat dia melihat Reinhard Bern lah yang telah menghubunginya, entah kenapa dia sangat malas menerima panggilan tersebut dan hanya membiarkannya.
Reinhard Bern masih menghubunginya sampai dua kali lagi sebelum akhirnya menyerah.
Cassey menyalakan komputer milik ibunya dan melihat-lihat berita terbaru mengenai kecelakaan raid Akademi yang dia ikuti, lalu menemukan sebuah potongan video yang sepertinya telah ayahnya tonton hingga langsung menghubunginya.
Wajahnya tiba-tiba memanas. Jantungnya juga berdetak lebih cepat, saat mengingat Wang Zhu Ming yang tampan dan gagah.
Tanpa di sadarinya, dia beberapa kali tersenyum sendiri dan merasa sedikit kepanasan.
“Bodoh, apa yang sedang ku pikirkan?” Gumam Cassey saat akhirnya menyadari bahwa dia telah memikirkan sesuatu yang tidak mungkin.
•••
Joana Nankins baru pulang saat hari sudah hampir pagi. Wanita itu langsung memeluk putri yang dirindukannya itu setelah mereka beberapa hari tidak bertemu.
“Kau tidak apa-apa Cassey? Mereka merawat luka-luka mu dengan baik, kan?” tanya Joana dengan khawatir. Dalam perjalanan pulang, dia telah melihat berita mengenai kecelakaan raid Akademi Hunter.
“Ya, bu… aku baik-baik saja sekarang.”
Joana Nankins menghela nafas lega. Dia memeriksa tubuh Cassey dan wajahnya tampak senang setelah mengetahui putrinya sepertinya memang baik-baik saja.
“Lalu…, bagaimana dengan Wang Zhu Ming?” Tanya Joana Nankins dengan tatapan menggoda.
Cassey mengerutkan alisnya. “Apakah ayah menyuruh ibu juga?” Tanya Cassey curiga.
Joana Nankis tampak terkejut mendengarnya. Pertanyaannya berasal dari dirinya sendiri. Dia bahkan belum berbicara dengan Brandon Lloyd beberapa hari ini.
“Brandon menghubungi mu?”
__ADS_1
Cassey mengangguk.
“Apa yang dia katakan?”
“Ayah meminta ku untuk mendekati Wang Zhu Ming,” ucap Cassey dengan wajah yang tampak sedikit kesal saat mengingat ayahnya langsung menyuruhnya untuk mendekati Wang Zhu Ming tanpa berbasa-basi terlebih dahulu.
Joana Nankins tersenyum senang. “Lalu bagaimana menurut mu?”
Cassey terdiam lama sebelum akhirnya menjawab pertanyaan ibunya. “Dia…, tentu saja aku senang bisa diselamatkan olehnya dan bertemu dengannya secara langsung.”
Mendengar itu Joana Nankins tertawa.
“Bagaimana jika kau turuti apa yang ayah mu katakan?”
“Apa???”
Joana Nankins tersenyum pada putrinya. Senyuman penuh arti yang sudah putrinya dapat tebak apa maskudnya.
Joana memang menginginkan Wang Zhu Ming untuk menjadi menantunya, sebagai suami Cassey. Namun selama ini dia masih belum menemukan cara untuk dapat mempertemukan mereka, karena dia sendiri tidak mengenal keluarga Wang yang berada di ibu kota.
Entah karena alam semesta telah membantu dan mendukung niatnya, secara tidak sengaja mereka telah bertemu.
“Tapi… bagaimana caranya supaya aku bisa bertemu dia lagi?” tanya Cassey dengan sedikit malu-malu.
Joana Nankins meraih tubuh Cassey dan menyandarkan kepala putrinya itu di bahunya lalu mengusap-usap kepala putri kesayangannya itu.
“Kau akan bertemu dengannya minggu depan, apa kau siap untuk itu?” Ucap Joana Nankins dengan sudut bibir yang melengkung ke atas.
Cassey menegakkan tubuhnya dan menatap wajah Joana Nankins. “Minggu depan?”
“Ya. Kau harus menyiapkan diri mu, ok?”
Mendengar itu, Cassey kembali teringat akan Wang Zhu Ming. Bagaimana gagahnya pria itu, bagaimana kekuatan bertarungnya dan juga pria itu benar-benar sangat tampan, bahkan menurutnya Wang Zhu Ming adalah pria tertampan yang pernah dia temui selama hidupnya.
Bagaimana jika dia bisa memiliki hubungan khusus dengan pria paling diidamkan oleh para wanita se-Asia Tenggara itu? Bagaimana jika mereka sampai menikah kelak? Pikiran-pikiran itu membuat wajah Cassey merona.
“Tapi, ada apa minggu depan?” Tanya Cassey pada Joana Nankins.
Joana mengusap-usap rambut putrinya, “Guild Gold Dragon akan mengadakan pesta penyambutan untuk Hunter baru yang mereka rekrut dari Akademi, sekaligus memperkenalkan Wang Zhu Ming pada semua anggota Guild di Kota C. Kau juga sudah mendapatkan undangan mu.” Ucap Joana yang kemudian tersenyum lebar.
Sebelumnya, Cassey sudah dipastikan untuk bergabung dengan guild Black Diamond setelah kelulusannya dari Akademi. Namun, karena insiden Anna Lloyd, dia akhirnya harus bergabung dengan guild Gold Dragon.
Itu adalah syarat yang di berikan Wang Chu Gong, direktur Asian Soul, pada Brandon Lloyd, agar rekaman CCTV yang berada di Asian Soul dan sekitarnya di sabotase olehnya.
Saat Cassey tahu hal itu, mengenai harus bergabungnya dia dengan guild Gold Dragon, dia bukannya tidak setuju. Dia malah sangat menyetujuinya. Dia memang ingin berada dalam guild yang sama dengan Reinhard Bern, kekasihnya.
Tapi, Cassey kini lebih bersemangat lagi karena tahu ada Wang Zhu Ming disana.
Walaupun Hunter kelas atas itu hanya menjadwalkan dirinya bekerja selama 2 bulan saja di guild Gold Dragon cabang, di Kota C ini.
“Apakah tuan Wang juga akan datang? Bukankah..., sepertinya dia orang yang tidak menyukai acara-acara seperti itu?”
“Tentu. Ketua guild Gold Dragon cabang Kota C sudah mengkonfirmasinya.”
Mendengar itu wajah Cassey semakin memerah. Dia tidak mengomentari lagi perkataan Joana dan langsung membenamkan wajahnya di dada ibunya itu.
•••
Sementara itu di kantor guild Black Diamond, Brandon Lloyd sedang memarahi Rudyard Lau dengan sangat keras. Dia bahkan hampir memukuli asisten pribadinya itu.
"Kau, bawalah orang-orang terbaik kita untuk menjemput Anna dari apartemen wanita ****** itu! Kalau perlu, singkirkan juga Gina Stewart!" Perintah Brandon dengan wajah merahnya.
Selama hidupnya, belum pernah ada hal yang diinginkannya yang tidak terwujud.
Kehidupannya mulai terlihat sedikit berantakan saat Cassey mulai membuat masalah.
Jika bukan karena Cassey adalah putri kesayangannya, dia bahkan tidak akan repot-repot menutupi masalah itu sampai harus berusaha menghilangkan jejak kejahatan putrinya itu.
Bernegosiasi dengan Wang Zhu Ming memang salah satu jalan baginya untuk lolos dari penyelidikan. Namun, cara terbaiknya adalah dengan membawa Anna kembali dan membungkamnya agar dapat lolos dengan pasti dari penyelidikan Asosiasi.
__ADS_1
•••••••