ISTRIKU MASIH SMA

ISTRIKU MASIH SMA
Part 109


__ADS_3

Cinta mendorong kereta dorong yang didalamnya ada Aksa yang sedang berbaring dikereta dorong itu. Dia berjalan menuruni turunan yang memotong jalan atas dan bawah. Tiba-tiba Cinta terpeleset hingga terjatuh, kereta dorongnya terlepas dari tangannya hingga bergerak sendiri melaju ke depan.


"Aksa........"ucap Cinta berteriak melihat kereta dorong yang dinaiki Aksa melaju kencang ke depan.


Cinta mengejar kereta dorong itu meskipun tidak bisa berlari karena kakinya terkilir.


"Aksa....anakku.....tolong......"ucap Cinta.


Seorang lelaki berlari dan menangkap kereta dorong itu hingga kereta dorong itu berhenti. Cinta segera menghampiri Aksa yang berada dikereta dorong itu.


"Thank you"ucap Cinta.


"You're welcome"Andra.


"Kau lelaki yang waktu itukan, namamu...?"ucap Cinta.


"Andra"ucap Andra.


"Iya, maaf aku sedikit lupa dengan namamu"ucap Cinta.


"Tidak apa-apa"ucap Andra.


"Aksa"ucap Cinta.


Cinta mengambil Aksa dari kereta dorong itu.


"Aksa maafin Mama ya nak"ucap Cinta sambil menciumi pipi Aksa.


"Dia anakmu?"tanya Andra.


"Iya, Aksa anakku"ucap Cinta.


"Apa suamimu lelaki yang tinggal bersamamu?" tanya Andra.


"Bukan, dia kakakku"ucap Cinta.


"Oh...., lalu dimana suamimu?"tanya Andra.


"Suamiku sudah meninggal"ucap Cinta.


"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, maafkan aku jadi membuatmu teringat kembali suamimu yang sudah meninggal"ucap Andra.


"Tidak apa-apa aku sudah ikhlas"ucap Cinta.


"Aku tinggal di samping rumahmu"ucap Andra.


"Oh ya, aku tidak tahu"ucap Cinta.


"Itu karena kau jarang keluar"ucap Andra.


"Iya, aku keluar hanya untuk mengajak Aksa jalan-jalan saja"ucap Cinta.


"Kau anak manajemen semester 1 ya"ucap Andra.


"Iya, kau sendiri?"tanya Cinta.


"Aku anak manajemen semester 2"ucap Andra.


"Berarti aku akan memanggilmu Kak Andra"ucap Cinta.


"Boleh, terserah kau saja"ucap Andra.


"Kak Andra tinggal di sini sendiri?"tanya Cinta.


"Tidak, aku tinggal bersama kedua temanku"ucap Andra.


"Oh...."ucap Cinta.


"Kau mau pulang?"tanya Andra.


"Iya"ucap Cinta.


"Kalau begitu mari kau antar kita satu arah"ucap Andra.

__ADS_1


"Terimakasih"ucap Cinta.


Andra dan Cinta berjalan pulang ke rumah mereka. Cinta tak menyangka ternyata Andra  tetangga  yang tinggal disamping rumahnya. Padahal sudah dua kali Andra menolongnya.


************


Satu Tahun Kemudian


Raka pergi bersama zhafira untuk jalan-jalan pagi. Mereka joging bersama ditaman. Banyak sekumpulan merpati berkumpul disamping air mancur. Raka dan Zhafira menghampiri merpati yang sedang hinggap dilantai dekat air mancur itu. Untung mereka membawa sekantung biji-bijian untuk diberikan pada merapti-merpati itu.


"Raka banyak sekali ya merpatinya"ucap Zhafira.


"Iya, mereka hinggap bergerombol ditempat-tempat umum tanpa takut dengan manusia, bahkan mereka sudah terbiasa berinteraksi dengan manusia"ucap Raka.


"Besok kalau libur lagi, kita kesini lagi ya bawa sekantung biji-bijian"ucap Zhafira.


"Oke"ucap Raka.


"Fira kita selfie bersama merpatinya"ucap Raka.


"Iya, boleh juga"ucap Zhafira.


Raka dan Zhafira berselfie bersama merpati-merpati itu. Setelah itu mereka duduk dikursi taman sambil minum air.


"Fira apa rencanamu setelah mendapat gelar S1?"tanya Raka.


"Pulang kembali ke negara kita, aku ingin membuka toko kue dan katering"ucap Zhafira.


"Kalau Raka sendiri, apa rencanamu setelah mendapat gelar S1?"tanya Zhafira.


"Papa menyuruhku memimpin perusahaannya. Awalnya aku ragu tapi karena aku anak laki-laki satu-satunya aku harus bisa memimpin perusahaan Papa nantinya"ucap Raka.


"Kita akan terus bertemankan sampai kapanpunkan?"ucap Zhafira.


"Iya"ucap Raka.


Zhafira tersenyum mendengar ucapan Raka.


"Nanti saat aku sudah mendapatkan lamaran dari seseorang"ucap Zhafira.


"Fira aku membutuhkan seseorang yang mau berada disisiku untuk selamanya, apa kau mau jadi seseorang itu?"tanya Raka.


"Raka....apa kau yakin?"tanya Zhafira.


"Iya, apa kau mau disisiku, Fira?"tanya Raka.


"Aku ma......."ucap Zhafira.


"Ayam jago........"ucap Azkia melambai dari kejauhan menghampiri Raka dan Zhafira.


"Kura-kura"ucap Raka.


"Aku tadi mencarimu ke rumah, kata Cinta kau joging pagi ke taman, jadi menyusul kesini"ucap Azkia.


"Siapa dia Raka?"tanya Zhafira.


"Kenalkan aku Azkia teman satu kelas Raka saat SMA"ucap Azkia mengulurkan tangannya untuk berkenalan.


"Aku Zhafira teman Raka dijalanan"ucap Zhafira mengulurkan tangannya.


Azkia dan Zhafira bersalaman dan saling berkenalan satu sama lain.


"Aku sudah mengenalmu sebelumnya"ucap Azkia.


"Oya, apa kita pernah bertemu?"tanya Zhafira.


"Belum, aku hanya melihatmu sekilas waktu bersama Raka"ucap Azkia.


"Oh....kalau begitu mari kita berteman"ucap Zhafira.


"Oke"ucap Azkia.


"Kalau sudah saling mengenal, ayo kembali ke rumahku. Pagi ini kita sarapan bersama dirumahku"ucap Raka.

__ADS_1


"Oke"ucap Azkia dan Zhafira.


Raka berjalan ditengah diapit kedua gadis yang sama-sama menyukainya. Raka dilema, diantara dua gadis cantik dan baik hati itu. Jika harus memilih salah satu Raka tidak bisa memilihnya.


Sampai dirumah, Raka mengajak Azkia dan Zhafira masuk ke dalam rumah tempat tinggalnya. Mereka berjalan menuju ke ruang makan. Disana Cinta sedang menyuapi Aksa.


"Assalamu'alaikum"ucap Raka, Azkia dan Zhafira.


"Wa'alaikumsallam"ucap Cinta.


"Dede Aksa, tante Kia datang"ucap Azkia menghampiri Aksa lalu menggendongnya.


"Ayo sarapan bareng mumpung Mba Ida masak soto nih"ucap Cinta.


"Pantes baunya harum banget"ucap Zhafira.


"Udah laper nih dari tadi"ucap Raka.


Mereka semua sarapan bersama dimeja makan itu. Sementara Aksa berjalan kesana kemari mendorong mobil-mobilannya.


"Mama....mama...."ucap Aksa.


"Cinta, Aksa udah bisa jalan ya"ucap Azkia.


"Iya, cuma belum lancar"ucap Cinta.


"Udah pinter ngomong lagi"ucap Zhafira.


"Baru bisa Mama sama Om"ucap Cinta.


"Nanti ku ajari ngomong yang lain, biar lancar ngomongnya, pasti lucu"ucap Raka.


"Makasih Kak Raka"ucap Cinta.


Setelah sarapan pagi, Zhafira memutuskan pulang ke kosannya. Sementara Cinta naik ke lantai atas untuk menyusui Aksa. Tinggal Raka dan Azkia diruang makan itu.


"Raka maafkan aku, tadi mengganggu kebersamaanmu dengan Zhafira"ucap Azkia.


"Kau tidak menggangguku Azkia"ucap Raka.


"Raka, apa kau mencintai Zhafira?"tanya Azkia.


"Aku......"ucap Raka.


"Aku tahu, kau tidak perlu menjawab"ucap Azkia.


"Azkia, bagiku kau selalu menempati tempat khusus dihatiku, saat bersamamu aku merasa bahagia, tapi disisi lain aku merasa nyaman saat bersama Zhafira"ucap Raka.


"Kau dilema antara aku dan Zhafira"ucap Azkia..


".........."Raka terdiam.


"Jujur aku mencintaimu, sedih rasanya melihatmu bersama Zhafira. Tapi....aku tahu posisiku dimana, aku tidak ingin mengganggu hubunganmu dengan Zhafira"ucap Azkia.


"........."Raka masih diam.


"Akuu masih ingat saat bertemu denganmu Raka, bagiku saat itu jadi kenangan terindah dalam hidupku"ucap Azkia sambil meneteskan air matanya.


"Azkia"ucap Raka mengusap air mata dipipi Azkia.


"Kura-kura kau tidak pantas menangis"ucap Raka.


"Aku menangis karena ayam jago ngapelin betina lainnya"ucap Azkia.


"Kura-kura, aku sulit memahami hatiku. Apa aku egois? atau aku dilema?"ucap Raka.


"Kau tidak perlu dilema, aku yang akan pergi, bukan disini tempatku. Kau bisa  bersama Zhafira dan bahagia bersamanya"ucap Azkia.


"Azkia...."ucap Raka.


"Panggil namaku sekali lagi, aku ingin mendengarnya Raka"ucap Azkia.


"Azkia"ucap Raka.

__ADS_1


__ADS_2