ISTRIKU MASIH SMA

ISTRIKU MASIH SMA
Part 48


__ADS_3

Ibu Meta dan Pak Irwan akhirnya mengontrak sebuah rumah kecil untuk tempat tinggal mereka. Uang pemberian dari Kirana mereka gunakan untuk mengontrak rumah dan memenuhi kebutuhan mereka selama satu bulan. Bu Meta dan Pak Irwan membereskan rumah itu sambil meletakkan barang-barang milik mereka.


"Pak lihat majalah bisnis ini deh, kok kayanya pernah liat cowok ganteng ini"ucap Ibu Meta sambil melihat majalah bisnis yang terdapat di meja.


"Itu bukannya cowok yang suka ngapelin Kirana ke lokasi syuting ya"ucap Pak Irwan.


"Iya ya Pak"ucap Ibu Meta.


"Dia itu suka bawa bunga dan hadiah buat Kirana, Ibu inget gak dikamar Kirana banyak kado yang gak pernah dibuka itu dari Rehan Darien"ucap Pak Irwan.


"Berarti dia suka sama Kirana, Pak"ucap Ibu Meta.


"Seperti iya"ucap Pak Irwan.


Ibu Meta kembali membaca majalah bisnis itu.


"Rehan Darien, CEO dari Perusahaan Bright Light Group adalah CEO termuda dan paling sukses ditahun ini"ucap Ibu Meta membaca kabar berita di majalah bisnis itu.


"Wah berarti dia orang kaya raya Bu"ucap Pak Irwan.


"Ibu punya ide Pak, supaya kita bisa kaya lagi" ucap Ibu Meta.


"Ide apa Bu?"tanya Pak Irwan.


"Kita jodohkan Kirana dengan Rehan Darien itu, kalau Kirana nikah sama Rehan Darien otomatis kita kecipratan kaya juga Pak, tahu sendiri Kirana itu bodoh bisa kita manfaatkan"ucap Ibu Meta.


"Bener juga ya Bu"ucap Pak Irwan.


"Besok kita temui Kirana, terus kompor-kompori dia biar mau tuh sama Rehan Darien"ucap Ibu Meta.


"Ide cemerlang, anak itu memang harus kita motori lagi biar jadi tambang emas yang tiada habisnya"ucap Pak Irwan.


Ibu Meta dengan rencana liciknya ingin mencuci otak Kirana supaya mau dengan Rehan Darien.


**********


Raka berdiri didepan asrama tempat Cinta dulu tinggal. Dia memandang ke arah kamar tempat Cinta tinggal dilantai dua. Raka merindukan Cinta yang sudah lama tidak bertemu dengannya. Dia memegang sebuah jepit rambut yang telah dibelinya untuk Cinta.


"Cinta kau ada dimana? kemana aku harus mencarimu lagi?"ucap Raka.


Raka terus berdiri didepan asrama itu sampai hujan turun dari langit. Dia terus berdiri memegang jepit rambut itu.


"Raka ayo pulang"ucap Raja sambil membawa payung.


"Gue mau disini nungguin Cinta Ja"ucap Raka.


"Cinta gak ada di asrama Raka, gue dikasih tahu ma pacar gue yang satu asrama ma Cinta, katanya dah satu minggu lebih Cinta gak balik ke asrama"ucap Raja.


"............."Raka hanya terdiam.


"Mending lo ikut pulang ke rumah gue"ucap Raja.


"Cinta.........."ucap Raka berteriak.


"Udah Raka percuma lo berteriak juga Cinta gak ada disini, mending pulang bareng gue deh"ucap Raja.


Raka menggenggam erat jepit rambut itu ditangannya, hatinya begitu merindukan Cinta. Tapi dia tak tahu dimana keberadaan Cinta.


"Ayo pulang Raka"ucap Raja.


Raja mengajaknya pulang ke rumahnya. Raka akhirnya mau pulang ke rumah Raja. Disepanjang perjalanan menuju rumah Raja, Raka hanya melamun. Raja tahu Raka mengkhawatirkan Cinta.

__ADS_1


Sampai dirumah besar milik kakek nenek Raja, Raka langsung naik ke kamar atas bersama Raja.


Raka duduk dikarpet samping ranjang terlihat tak bersemangat.


"Raka nih handuk buat lo, keringin baju lo dulu tar masuk angin"ucap Raja.


"Makasih Ja"ucap Raka.


"Oke, gue tinggal ke bawah dulu ngambil minuman ma camilan ya"ucap Raja.


"Iya"ucap Raka.


Raja keluar dari kamarnya menuju ke ruang makan. Dia melihat King sedang makan sendirian dimeja makan.


"Pi makan apa?"tanya Raja.


"Ikan"ucap King.


"Ikan? perasaan hari ini kata Mami gak masak soalnya mau pada makan diluar"ucap Raja.


"Lha ini ada ikan dimeja"ucap King.


"Itu ikan kemarin Pi"ucap Raja.


"Ikan kemarin? masih enak kok"ucap King.


"Kalau gak salah itu ikan dah dilaletin deh Pi"ucap Raja.


"Dilaletin?"ucap King.


King melihat kembali piring ikan itu. Ternyata setelah dilihat secara cermat, ikan itu ada belatung kecil-kecilnya.


"Kenapa Pi? masih enakkan Pi"ucap Raja.


"Gak masalah Pi bergizi, belatungkan kaya protein Pi"ucap Raja.


"Benar Ja, bisa buat obat ketawa juga kan lucu kalau belatungnya jalan-jalan diperut Papi, geli deh"ucap King.


"Tenang Pi gak ada ceritanya mati karena makan belatung, kalau sakit perut mungkin Pi"ucap Raja.


"Sampai sekarang Papi oke-oke aja, jadi nih belatung gak beracun cuma geli aja kalau inget dari tadi Papi makan belatung"ucap King.


"Pi itu apaan?"tanya Raja.


"Ini jus tadi Papi ambil didalam kulkas, rasanya sih kaya jamu gitu tapi ya bisa ditolerir"ucap King.


"Pi itu hasil eksperimen milik Sera, kemarin dia praktek kimia Pi"ucap Raja.


"Bukan jus toh, pantes rasanya kaya jamu"ucap King.


"Nah kalau minuman itu Raja gak jamin Papi cuma sakit perut doang, kalau Papi mati Raja cuma bisa mendoakan saja"ucap Raja.


"Apa? mati? emang minum ini bakal mati ya"ucap King.


"Bisa jadi Pi, itukan bahan kimia, sabar Pi, dosa Papi gak banyakkan, pasti Papi mati dengan tenang"ucap Raja.


"Sembarangan, Papi paling cuma diopname doang"ucap King.


"Makanya Pi kalau mau makan minta dilayani Mba Enah atau Mami"ucap Raja.


"Pi itu kacang siapa?"tanya Raja.

__ADS_1


"Tadi Papi ngambil dimeja deket kamar Oma"ucap King.


"Pi itu kacang bukan untuk dimakan"ucap Raja.


"Ya namanya kacang dimakan lah"ucap King.


"Itu kacang buat mainan Si Moci tikus putihnya Oma"ucap Raja.


"Apa nih kacang buat mainan tikus?"ucap King.


"Awas Pi kena penyakit kencing tikus"ucap Raja.


"Papi cuma makan segemgem doang, masa iya kena penyakit kencing tikus"ucap King.


"Kalau nanti Papi demam, mual, pusing dan diare siap-siap aja Pi"ucap Raja.


"Tenang Papi masih sehat tuh, tapi kok agak mual dan pusing ya"ucap King.


"Udah Pi sampaikan wasiat Papi pada Raja, biar tar Raja sampaikan pada Mami"ucap Raja.


"Memang separah itu kalau kena penyakit kencing tikus?"tanya King.


"Bisa jadi Pi, ada orang yang mati karena penyakit kencing tikus"ucap Raja.


"Kalau gitu Papi mau ke rumah sakit dulu sebelum sakit parah deh"ucap King.


King meninggalkan ruang makan itu. Kemudian Raja mengambil minuman dan camilan untuk Raka. Setelah itu Raja kembali ke kamarnya.


"Raka minum dulu jus nih ma camilan"ucap Raja.


"Makasih Ja"ucap Raka.


"Lo masih mikirin Cinta ya?"tanya Raja.


"Pasti Cinta dibawa orang asing itu"ucap Raka.


"Orang asing? siapa Raka?"tanya Raja.


"Rehan Darien"ucap Raka.


"Rehan Darien? siapa?"tanya Raja.


"CEO dari Perusahaan Bright Light Group, rekan bisnis Papa gue"ucap Raka.


"Berarti Cinta diculik Om-om itu, kita harus menyelamatkan Cinta"ucap Raja.


"Tapi gue gak tahu Cinta dibawa kemana sama orang asing itu"ucap Raka.


"Dia orang terkenalkan, gampang dilacak"ucap Raja.


"Gimana caranya?"tanya Raka.


"Nanti gue minta temen gue ngelacak no telponnya, lo punya nomor telponnyakan?"tanya Raja.


"Papa gue pasti punya"ucap Raka.


"Kayanya Papi gue juga punya"ucap Raja.


"Makasih ya Ja"ucap Raka.


"Beres, kita akan selamatkan Cinta dari Om-om itu"ucap Raja.

__ADS_1


Raka dan Raja berencana untuk menyelamatkan Cinta dari tangan Rehan.


__ADS_2