
Eden berjalan memasuki sebuah restoran. Dia ingin bertemu beberapa orang pemegang saham di Perusahaan Bright Light Group. Untuk menjatuhkan Rehan dari kursi kepemimpinannya, dia harus melobi para pemegang saham itu. EdenĀ masuk ke ruang VIP direstoran itu. Dia duduk satu meja bersama para pemegam saham itu.
"Para pemegang saham yang terhormat, Anda semua tentu bertanya-tanya mengapa saya mengumpulkan kalian disini"ucap Eden.
"Ya"ucap Para pemegang saham.
"Saya ingin menawarkan kerja sama yang menguntungkan kita"ucap Eden.
"Kerjasama apa?"tanya Pak Kohar.
"Jika kalian setuju saya yang memimpin Perusahaan Bright Light Group, saya akan membagi ke untungan 60:40, 60% untuk Anda semua dan 40% untuk perusahaan, gimana?" tanya Eden.
"Lumayan juga ya"ucap Para pemegang saham yang membicarakan keuntungan yang ditawarkan Eden.
"Gimana? setuju atau tidak?"tanya Eden.
Para pemegang saham menyatukan pikiran dan pendapat mereka.
"Setuju"ucap Para pemegang saham.
"Berarti Anda semua sudah sepakat saya memimpin perusahaan"ucap Eden.
Setelah berbicara dengan para pemegang saham, Eden keluar dari dari ruangan itu. Dia senang bisa melobi para pemegang saham. Rencananya sebentar lagi akan terwujud.
*************
Raka menunggu Cinta disekolah tapi Cinta tidak ada. Dia sampai mengelilingi seluruh ruangan sekolah. Biasanya Cinta berangkat lebih awal. Dia juga jarang bolos sekolah. Selama ini Cinta adalah siswa teladan. Raka menemui Raja dikelasnya.
"Ja lo tahu Cinta kemana gak?"tanya Raka.
"Gue gak tahu, lo pergi ke asramanya aja"ucap Raja.
"Bener juga, thanks Ja"ucap Raka.
"Gue tahu lo suka sama Cintakan makanya lo peduli banget sama dia, udah mendingan lo cepetan katakan cinta sebelum keduluan orang, kaya gue dong, suka tembak. Gak peduli pacar gue banyak"ucap Raja.
"Lo ngawur, gue cuma pengen nyari Cinta buat tugas kelompok"ucap Raka menyangkal.
"Nah yang kaya gini, terlambat jatuh cinta. Kereta api keburu lewat lo gak ikut naik, Cinta dibawa kabur sama orang deh"ucap Raja.
".............."Raka memikirkan ucapan Raja.
"Gue aja udah putus nyambung, bolak balik, maju mundur sama banyak cewek udah berpengalaman, cinta terpendam itu menyakitkan"ucap Raja.
".............."Raka terdiam.
"Tar Cinta keburu diboyong pangeran bertopeng naik kuda nil baru tahu rasa"ucap Raja.
__ADS_1
"Gue balik ke kelas dulu"ucap Raka.
"Pikirin nasihat penting dari gue tadi, banyak manfaatnya bisa ngobatin penyakit hati karena kebimbangan menentukan arah cinta"ucap Raja.
Raka meninggalkan kelas Raja. Dia kembali ke kelasnya. Baru sehari Cinta tidak masuk sekolah, Raka sudah mencemaskannya. Dia tak tenang, pikirannya terus memikirkan Cinta dan Cinta.
"Cinta, kenapa hari ini kau tidak masuk sekolah" ucap Raka.
Sepulang sekolah Raka pergi ke asrama tempat Cinta tinggal. Dia tidak menemukan Cinta ada diasrama. Raka semakin khawatir, dia takut terjadi sesuatu pada Cinta.
"Aku harus mencari Cinta kemana lagi ya"ucap Raka.
Raka keluar dari asrama dan bertemu Rehan yang memasuki asrama Cinta. Dia langsung menghampiri Rehan.
"Untuk apa kau kesini?"tanya Raka ketus pada Rehan.
"Bukan urusanmu bocah"ucap Rehan.
"Kau pasti tahu dimana Cinta berada"ucap Raka.
"Haruskah aku memberi tahu mu?"ucap Rehan.
"Dimana Cinta? kau pasti berniat jahat padanya" ucap Raka marah.
"Aku gak punya waktu untuk meladeni bocah sepertimu"ucap Rehan.
Raka memukul pipi Rehan dengan keras.
"Kau mulai berani padaku"ucap Rehan sambil memegang pipinya yang lebam.
"Aku tidak peduli, cepat katakan dimana Cinta atau aku akan memukulmu lagi"ucap Raka menantang Rehan.
"Siapa takut"ucap Rehan.
Rehan dan Raka berkelahi satu sama lain. Mereka saling memukul dan menendang hingga babak belur satu sama lain. Untung securiti asrama datang melerai mereka berdua.
"Mas-mas udahan berantemnya. Ini asrama bukan tempat uji kekuatan"ucap Securiti itu.
"Kau keras kepala bocah, sampai kapanpun aku gak akan memberitahumu dimana Cinta berada" ucap Rehan.
"Aku akan mencari Cinta sampai ketemu dan menjauhkannya dari orang jahat sepertimu"ucap Raka.
"Sudah ya mas rebutan ceweknya, kalau mau anak saya masih jomblo. Mau daftar gak? biar gak usah rebutan lagi"ucap Securiti itu.
"Nggak"ucap Rehan dan Raka bersamaan.
"Nasib, jomblo lagi anak bapak padahal dah dipromoin tiap hari"ucap Securiti itu.
__ADS_1
"Kalau kau berani menyakiti Cinta lihat saja aku akan mengejarmu sampai ke lubang cacingpun" ucap Raka.
"Silahkan, aku tidak takut"ucap Rehan.
"Mas-mas mending kita lakukan pemungutan suara yang adil dan beradab biar jelas siapa pemenangnya, silahkan yang mau kampanye duluan tapi jangan masang spanduk di WC orang"ucap Securiti itu.
"Ngapain"ucap Rehan dan Raka.
"Aku yakin kau sengaja menyembunyikan Cintakan?"ucap Raka.
"Kalau iya memang apa hubungannya denganmu?" tanya Rehan.
"Apa kita main kelereng dulu, biar seru. Main dadu juga boleh pemainnya pas nih, ah....atau main congklak pasti lebih menyenangkan"ucap Securiti itu.
"Apa?"ucap Rehan dan Raka.
"Tenang saya masih punya cara mendamaikan kalian, ayo kita adu nyium ketek masing-masing, siapa yang paling asem silahkan mengatakan dimana keberadaan Nona Cinta"ucap Securiti itu.
"Gila"ucap Rehan dan Raka.
"Atau begini saja, dari pada rebutan cewek, orangnya gak ada lebih baik traktir saya makan bakso, kebetulan tanggal tua, udah jarang jajan"ucap Securiti itu.
"Ngarep"ucap Raka dan Rehan.
"Kalau sampai besok Cinta gak ada, aku akan menghajarmu sampai kau mengatakan dimana Cinta berada"ucap Raka.
"Bocah kau yakin bisa mengalahkanku, lihat dirimu sudah babak belur seperti itu"ucap Rehan.
"Saya jualan obat luka apa mau pada beli gak? bisa dicicil dua kali sebulan. Harganya murah mumpung promo, khasiatnya jangan diragukan lagi. Saya jual murah loh sama mas berdua, itung-itung penglaris"ucap Securiti itu.
"Maaf gak perlu"ucap Rehan dan Raka.
"Kalau gitu mau es batu aja gimana? buat ngompres lebamnya pasti sakitkan, murah kok 5 ribu dua plastik bolehlah ditawar dikit, asal saya masih untung"ucap Securiti itu.
"Gak usah"ucap Rehan dan Raka.
"Kalau begitu silahkan tinggalkan tempat ini, kalian bisa saya laporkan polisi karena berkelahi memperebutkan cewek yang gak tahu dimana keberadaannya"ucap Securiti itu.
"Bocah aku memaafkanmu hari ini"ucap Rehan meninggalkan tempat itu.
"Aku gak butuh maafmu"ucap Raka berteriak.
"Mas mau balsem gak? gratis, tapi bayarin saya makan cilok"ucap Securiti itu.
"Nih"ucap Raka memberikan uang 100 ribu pada Securiti itu lalu pergi dari tempat itu.
"Wah ada hikmah dibalik pertengkaran mereka, lumayan buat makan bakso. Sering-sering aja mereka beradu"ucap Securiti itu.
__ADS_1
Rehan dan Raka akhirnya menyudahi pertarungan mereka. Sementara securiti itu mendapatkan keuntungan dari pertarungan itu.