
"Cinta....."ucap Raka.
"Cinta....."ucap Rehan.
"Stop! jangan motong ucapan gue lagi, gue mau ngomong sebentar sama Cinta, bisa gak kamu diluar dulu"ucap Raka pada Rehan.
"Oke"ucap Rehan lalu keluar dari ruangan itu.
Diluar Rehan berjalan bolak-balik tak tenang.
"Cowok itu mau ngomong apa sama Cinta"ucap Rehan.
Rehan membayangkan sesuatu dalam pikirannya.
"Cinta aku suka sama kamu, maukah kau jadi pacarku?"tanya Raka.
"Iya Raka, aku juga suka sama kamu"ucap Cinta.
"Berarti mulai sekarang kita pasangan ya"ucap Raka.
"Iya"ucap Cinta.
Rehan tersadar dari bayangannya dan mulai mencemaskan Cinta.
"Jangan-jangan tuh cowok mau nembak Cinta, cowok nyebelin gitu gak pantes buat Cinta"ucap Rehan.
Rehan mengintip mereka dari luar ruangan itu.
"Cinta, dua hari lagi praktek biologi apa kau sudah bisa masuk sekolah?"tanya Raka.
"Badanku sudah sehat, mungkin besok diperbolehkan pulang"ucap Cinta.
Tak lama tangan Cinta kesemutan.
"Aduh tanganku kesemutan, kebas rasanya"ucap Cinta.
"Sini aku bantu"ucap Raka.
Raka meraih tangan Cinta dan memijatnya, diluar Rehan yang mengintip salah paham.
"Jangan-jangan Raka mau menyematkan cincin ditangan Cinta, gak bisa dibiarin, aku harus menjaga Cinta dari cowok itu"ucap Rehan.
Rehan langsung masuk ruangan itu dan menarik tangan Cinta yang dipegang Raka.
"Tangan Cinta memang lembut, gak usah pegang-pegang"ucap Rehan.
"Gak usah main tarik juga, aku gak ada niat apapun"ucap Raka.
__ADS_1
"Reni, Raka memijat tanganku yang kesemutan" ucap Cinta.
"Cewek ini bener-bener nyebelin, dari mana asalnya"batin Raka.
"Oh, kirain dia sengaja megang tanganmu Cinta" ucap Rehan.
"Kirain dia mau menyematkan cincin ditangan Cinta, bagus deh"batin Rehan.
"Seger juga habis mandi"ucap Raja keluar dari toilet diruangan itu.
"Lo udah selesai bro, ayo pulang"ucap Raka.
"Tapi gue belum ngobrol sama Cinta"ucap Raja.
"Ayo pulang"ucap Raka berdiri dan berjalan menghampiri Raja, kemudian menariknya lengan bajunya Raja keluar dari ruangan itu.
"Aku pulang Cinta"ucap Raka sambil keluar dari ruangan itu.
"Cinta, besok ketemu disekolah ya, Raja selalu menanti kehadiranmu cantik"ucap Raja sambil keluar dari ruangan itu karena ditarik lengan bajunya sama Raka.
Setelah Raka dan Raja keluar dari ruangan itu Rehan memberikan Cinta obat dan menyelimuti Cinta sebelum dia tidur untuk beristirahat.
***********
Ibu Meta, Pak Irwan, dan Kirana sampai dikontrakan tempat tinggal mereka yang baru.
"Bu, apa kita benar-benar tidak punya uang, kontrakan ini sangat kumuh dan jorok"ucap Kirana.
"Sayang semua harta kita ludes termasuk mobil kita, kita harus berhemat. Nanti kau naik taksi saja berangkat syutingnya ya"ucap Ibu Meta.
"Oke deh Bu"ucap Kirana.
"Aku juga gak banget tinggal disini, tapi demi tambang emas yang baru, bela-belain deh"batin Ibu Meta.
"Yaudah beresin tuh baju ibu, bapak dan punyamu, ibu dan bapak mau keluar dulu beli perabot"ucap Ibu Meta.
"Iya Bu"ucap Kirana.
"Ayo Pak kita beli perabot dulu"ucap Ibu Meta.
"Beres sayang"ucap Pak Irwan.
Pak Irwan dan Ibu Meta keluar dari kontrakan itu.
**********
Leo sedang mengerjakan pekerjaannya dimeja kerjanya. Dia mengecek semua laporan keuangan perusahaannya. Tak lama Sekretaris Beti masuk ke dalam ruangan kerja Leo.
__ADS_1
"Selamat pagi Bos"ucap Sekretaris Beti.
"Pagi"ucap Leo.
"Bos ada yang mau bertemu dengan Anda"ucap Sekretaris Beti.
"Siapa?"tanya Leo.
"Bapak Irwan dan Ibu Meta"ucap Sekretaris Beti.
"Ada urusan apa mereka ingin bertemu denganku?"tanya Leo.
"Mereka tidak bilang urusan apa, tapi katanya sangat penting Bos"ucap Sekretaris Beti.
"Kalau begitu suruh mereka masuk ke ruanganku" ucap Leo.
"Baik Bos"ucap Sekretaris Beti.
Sekretaris Beti keluar dari ruangan Leo dan memanggil Pak Irwan dan Ibu Meta untuk masuk ke ruangan kerja Leo. Dia mengantarkan kedua orang itu masuk ke ruangan kerja Leo.
"Bos ini Pak Irwan dan Ibu Meta"ucap Sekretaris Beti.
"Baiklah, kau boleh kembali keruanganmu Sekretaris Beti"ucap Leo.
"Baik Bos"ucap Sekretaris Beti.
Leo menatap wajah kedua orang yang tidak dikenalnya.
"Silahkan duduk"ucap Leo.
"Baik Bos"ucap Pak Irwan dan Ibu Meta.
Pak Irwan dan Ibu Meta duduk dikursi depan meja kerja Leo.
"Nama saya Irwan dan ini istri saya bernama Meta"ucap Pak Irwan.
"Saya Leo"ucap Leo.
"Ada urusan apa bapak dan ibu ingin bertemu dengan saya?"tanya Leo.
"Beberapa hari yang lalu istri saya pergi ke rumah sakit jiwa, tak sengaja mendengar percakapan perawat disana, bahwa Anda datang ke rumah sakit jiwa"ucap Pak Irwan.
"Iya benar"ucap Leo.
"Istri saya ini sepupunya Mirna"ucap Pak Irwan.
"Apa? kalian mengenal Mirna?"tanya Leo.
__ADS_1
Cuplikan Episode Memaksa CEO Menikahiku