
"Pasar gelap? untuk keperluan apa kau ingin tahu letak pasar gelap itu?"tanya Kak Jarot.
"Anakku diculik kelompok Naga, kemungkinan anakku akan dijual di pasar gelap"ucap Cinta.
"Orang yang sudah diperjual belikan disana sulit untuk kabur atau melarikan diri"ucap Kakek Jarot.
"Aku tidak peduli, aku harus bertemu anakku"ucap Cinta.
"Baiklah karena tekatmu yang besar maka aku akan memberi alamat tempat itu"ucap Kakek Jator.
Kakek Jarot memberi Cinta alamat tempat itu.
"Ambil ini kau akan membutuhkannya"ucap Kakek jarot memberikan sebuah pistol pada Cinta.
"Untuk apa?"tanya Cinta menerima pistol itu.
"Pistol ini akan berguna saat kau berada disana"ucap Kakek Jarot.
"Baik"ucap Cinta.
"Berhati-hatilah, untuk masuk kesana berbaurlah seperti mereka"ucap Kakek Jarot.
"Maksudnya?"tanya Cinta.
Kakek Jarot mengambil sesuatu dari kamarnya dan memberikan pada Cinta.
"Gunakan ini saat kau disana"ucap Kakek JarotĀ memberikan sebuat tas berisi pakain untuk Cinta.
"Terimakasih Kek"ucap Cinta menerima tas berisi pakaian itu.
Cinta akhirnya pamitan pada Kakek Jarot. Dia pergi meninggalkan rumah itu. Cinta pergi ke alamat yang akan ditujunya dengan sisa uang dikantung bajunya.
************
Pelabuhan Metapora
Cinta berada di Pelabuhan Metapora. Dia mencari kapal yang dimaksud oleh Kakek Jarot. Kapal itu bukan kapal biasa. Kapal kamuplase itu mengangkut berbagai barang ilegal. Cinta mendap-endap mendekati kapal itu dan masuk ke dalam gudang dikapal itu bersama barang-barang ilegal yang dibawa kapal itu. Cinta masuk ke dalam tumpukan sayuran dalam kotak keranjang berukuran besar. Cinta duduk meringkuk didalam kotak keranjang itu. Kapal itu melaju meninggalkan Pelabuhan Metapora. Perjalanan yang cukup lama sampai tiga hari. Cinta bertahan hidup dengan memakan buah tomat yang ada dikeranjang itu.
Pulau Hitam
__ADS_1
Sebuah pulau modern yang menganut kebebasan muthlak. Dipulau itu semua warganya bebas melakukan apa yang dia suka. Bahkan pelacuran, perjudian, narkoba, dan berbagai jenis kejahatan disana sudah jadi hal biasa. Disana adalah pusat kejahatan tumbuh dan disebarkan ke berbagai kota di Negara A. Semua orang yang tinggal di Pulau Rote adalah penjahat-penjahat yang sudah biasa melakukan kejahatan ke berbagai kota diluar Pulau Rote. Pulau Hitam adalah tempat bernaung untuk para penjahat itu. Jika ada orang yang datang dan berkunjung ke tempat itu, bisa dipastikan dia memiliki kerjasama atau bisnis dengan warga di pulau itu. Cinta turun dari kapal memakai pakaian yang dibawakan Pak Jarot. Dia mengikuti arahan yang diberikan Pak Jarot padanya. Cinta memasuki sebuah club yang buka baik siang dan malam menjajakan minuman keras dan para wanita pelacur.
"Ini tempatku menyamar untuk sementara waktu. Aku harus bertemu Black Hunter, Kakek Jarot bilang Black Hunter penguasa tempat ini, dia pelindung para penjahat disini. Dia biasa menarik pajak keamanan setiap bulan. Semoga aku bertemu dengannya. Agar aku bisa meminta bantuannya untuk membebaskan anakku"batin Cinta.
Cinta maju ke panggung yang ada diclub itu. Dia menyanyi dan menari dipanggung itu. Semua penonton menyukai nyanyian dan tariannya.
"Menurutmu wanita dengan penutup cadar itu cantik tidak?"tanya Cain.
"Pasti cantik, lihat body-nya seksi"ucap Roy.
"Apa dia bisa dibooking?"tanya Deril.
"Sepertinya dia penari baru, aku harus mencicipinya terlebih dahulu"ucap Cain.
Cain, Roy, dan Deril menghampiri Cinta ke atas panggung. Cain langsung memeluk Cinta, sementara Deril dan Roy mencolek dan meraba tubuh Cinta.
"Ya Allah, bagaimana ini aku dalam dekapan ketiga lelaki asing ini, haruskah aku gunakan pistol untuk melukai mereka"batin Cinta.
Tak lama seorang lelaki mengenakan topeng dimatanya berpakaian setelan jas rapi dengan beberapa pengawal dibelakangnya masuk ke club itu.
"Black Hunter"ucap Cain.
"Ayo turun jangan cari masalah"ucap Roy.
Mereka bertiga turun dari panggung meninggalkan Cinta.
"Black Hunter, apa dia orang yang dimaksud Kakek Jarot"batin Cinta.
Kain cadar penutup wajah Cinta terlepas. Wajah cantiknya terlihat jelas. Para lelaki diclub itu terpesona dengan kecantikan Cinta.
"Cantiknya........"ucap para lelaki itu.
Cinta hanya menatap lelaki yang berjalan menghampirinya. Detak jantungnya berdebar tak karuan, antara takut dan nekat. Dia tak punya pilihan selain harus bertemu dan berbicara pada Black Hunter itu.
"Cantik, aku baru melihatmu, kau penyanyi baru ditempat ini?"tanya Black Hunter sambil meraba pipi Cinta.
"Iya Tuanku"ucap Cinta.
"Bawa dia"ucap Black Hunter lalu berjalan meninggalkan Cinta.
__ADS_1
"Baik Tuanku"ucap Pengawal Black Hunter.
Pengawal itu menangkap Cinta dan membawanya. Cinta dimasukkan ke dalam mobil mewah. Didalam mobil itu sudah ada Black Hunter yang sedang duduk. Cinta duduk disampingnya dengan perasaan takut. Kemudian mobil itu mulai melaju.
"Kemarilah, duduk dipangkuanku"ucap Black Hunter.
"Apa? tapi hanya dia harapanku, jika aku melawan sekarang, anak buahnya begitu banyak"batin Cinta.
Cinta menurut dan duduk dipangkuan Black Hunter. Lelaki itu meraba tubuh Cinta. Dan tiba-tiba mencium Cinta dengan begitu buas.
"Huh....huh....huh....."Nafas Cinta tersengal-sengal seusai dicium.
"Manis...., aku suka bibir seksimu itu"ucap Black Hunter.
"Apa aku jatuh ke dalam neraka? apa mungkin menemukan cahaya dalam tempat gelap dan penuh dosa ini"batin Cinta.
Sampai disebuah markas besar milik Black Hunter. Markas itu bernama Markas Neraka Hitam. Cinta melihat bangunan besar yang dikelilingi tembok besar. Untuk masuk ke markas itu harus melewati tiga pos keamanan. Setiap pos ada penjagaan ketat. Bisa dipastikan jika masuk ke tempat itu akan sulit keluar. Setelah melewati tiga pos keamanan, mobil itu sampai disebuah rumah yang berukuran sangat besar. Rumah itu begitu mewah dan megah. Pintu mobil itu terbuka otomatis, Black Hunter membopong Cinta masuk ke dalam rumah itu. Cinta hanya diam, dia tidak tahu harus bicara apa untuk saat ini. Black Hunter membawa Cinta naik ke lantai atas memasuki kamarnya. Cinta dilempar ke ranjang, tiba-tiba lelaki itu menanggalkan pakaian atasnya.
"Tidak, apa dia akan....."batin Cinta.
Cinta langsung bangun dan berlari menghindari lelaki itu. Dia menuju pintu kamar itu tapi sudah terkunci.
Klek....klek...klek........
Cinta berusaha memutar gagang pintu kamar itu.
"Kau mau kemana manis?"tanya Black Hunter.
"Tolong lepaskan aku, aku bukan penyanyi"ucap Cinta.
"Kau sudah jadi milikku sekarang, menurutlah jika kau ingin selamat"ucap Black Hunter mendekati Cinta.
"Ku mohon lepaskan aku, aku kesini hanya ingin mencari anakku"ucap Cinta.
"Aku bisa menemukan anakmu dengan mudah ditempat ini, asal puaskan aku sekarang"ucap Black Hunter.
"Tidak, aku sudah bersuami, jadi ku mohon lepaskan aku"ucap Cinta.
"Bersuami? menarik. Wanita secantik dirimu mana mungkin aku lepaskan begitu saja"ucap Black Hunter.
__ADS_1
"Aku mohon lepaskan aku, aku hanya ingin anakku"ucap Cinta.
Black Hunter menangkap Cinta dan melemparnya kembali keranjang. Kali ini dia lebih kasar. Kedua tangan Cinta diikat. Lalu dia merobek semua pakaian yang dikenakannya. Cinta hanya menangis tak mampu melawan. Lelaki itu mulai merenggut kehormatannya. Cinta hanya menangis, tetapi lelaki itu tak ada hentinya. Hingga berjam-jam lamanya akhirnya dia menyudahinya. Cinta sampai pingsan, karena dia sangat kelelahan. Lelaki itu berbaring disamping Cinta, dia mengambil tubuh Cinta lalu memeluknya dalam dekapannya.