ISTRIKU MASIH SMA

ISTRIKU MASIH SMA
Part 57


__ADS_3

Leo berada diruangan kerjanya. Dia melihat beberapa gambar desain arsitektur yang harus dicek olehnya. Meski pekerjaan Leo semakin banyak karena bisnisnya sudah merambah diberbagai bidang, tapi Leo tetap mengecek sendiri pekerjaan timnya saat finishing. Tak lama seorang agen rahasia yang dibayarnya masuk ke ruangan Leo.


"Selamat pagi Bos Leo"ucap Agen rahasia itu.


"Pagi"ucap Leo.


Leo mempersilahkan agen rahasia itu duduk kemudian mereka berbincang.


"Bos Leo saya punya informasi penting, ini mengenai putri Anda"ucap Agen rahasia itu.


"Katakanlah"ucap Leo.


"Saat Mirna membawa putri Anda kabur, beberapa hari kemudian seorang laki-laki yang memburu Mirna menukar putri Anda dengan anakĀ  dari panti asuhan. Putri Anda dibawa lelaki suruhan itu dan dibuang ke sungai"ucap Agen rahasia itu.


"Lalu siapa orang yang menyuruh lelaki itu?"tanya Leo.


"Anda akan kaget saat saya memberitahu siapa orangnya"ucap Agen rahasia itu.


"Siapa?"tanya Leo.


"Theo Rayan"ucap Agen rahasia itu.


Leo langsung terdiam, dia tak percaya seorang Theo yang dia kenal sangat bersebrangan dengannya begitu tega menyakiti putri kandungnya. Dan faktanya Theo adalah besannya. Leo harus menelan pil pahit ketika besannya sendiri adalah pelaku yang telah memisahkannya dengan putrinya, bahkan dia hampir membuat Cinta mati karena dibuang ke sungai.


"Bos Leo, apa ada tugas yang lain lagi?"tanya Agen rahasia itu.


"Cukup, terimakasih atas semua informasinya selama ini"ucap Leo.


"Baik Bos"ucap Agen rahasia itu.


Agen rahasia itu keluar dari ruangan kerja Leo.


Sementara Leo hanya terdiam memikirkan putrinya Cinta.


"Cinta dan Rehan berdiri diantara cinta dan kebencian. Apa ini jalan Allah untuk merubah kebencian menjadi cinta"ucap Leo.


"Sepertinya aku memang harus mengrahasiakan kalau Cinta anak kandungku demi keselamatannya sampai dia benar-benar sembuh dan hubunganku dengan Theo Rayan membaik" ucap Leo.


Leo terpaksa harus mengrahasiakan identitas Cinta demi keselamatannya. Dia tak tahu apa yang akan terjadi jika Theo Rayan tahu Cinta masih hidup dan bertemu dengan Leo kembali.


**********


Rehan duduk disebuah cafe menunggu sahabatnya Dokter Chris. Sambil menunggu Dokter Chris, Rehan memainkan game dihandphonennya. Tak lama Dokter Chris menghampirinya yang sedang duduk sendirian.


"Rehan"ucap Dokter Chris.


"Chris, ayo duduk bro"ucap Rehan.


Chris duduk didepan Rehan, menghadap ke arahnya.


"Tumben punya waktu nongkrong sama gue"ucap Chris.


"Bukannya kebalik ya, Pak Dokter yang sering sibuk"ucap Rehan.


"Oke-oke, ada berita apa nih ngajak gue nongkrong?"tanya Dokter Chris.


"Lo sebaiknya ngucapin selamat sama gue"ucap Rehan.


"Selamat untuk apa bro?"tanya Dokter Chris.


"Tebak"ucap Rehan.


"Gue tahu, lo married"ucap Dokter Chris.


"Betul, hebat lo bisa nebak"ucap Rehan.

__ADS_1


"Iya dong, kelihatan dari tampang lo yang bersinar"ucap Dokter Chris.


"Bisa aja ngarangnya"ucap Rehan.


"Lo married sama gadis kecil itukan?"tanya Dokter Chris.


"Iya dong"ucap Rehan.


"Belah duren dong sama Si cantik"ucap Dokter Chris menggoda Rehan.


"Kayanya gak perlu gue jawab"ucap Rehan.


Dokter Chris tertawa dengan ucapan Rehan.


"Congratulation for your wedding"ucap Dokter Chris.


"Thank you"ucap Rehan.


"Salam buat Cinta ya"ucap Dokter Chris.


"Iya, Chris lo juga harus tahu gue masuk ISLAM" ucap Rehan.


"Alhamdulillah akhirnya lo dapet hidayah juga"ucap Dokter Chris.


"Melalui Cinta gue mengenal Allah, dan perlahan hati gue tersentuh dan dengan kesadaran sendiri gue akhirnya memeluk agama ISLAM"ucap Rehan.


"Hidayah memang bisa datang dari mana saja, itu tandanya Allah sayang sama lo. Selain Allah memberimu hidayah dia juga mempertemukan mu dengan jodohmu"ucap Dokter Chris.


"Padahal dosa gue dimasa lalu banyak, gue merasa Allah begitu menyayangi gue dengan mempertemukan gue dengan Cinta, dia seperti malaikat tak bersayap yang dikirim Allah untuk gue"ucap Rehan.


"Benar, Rehan lo harus banyak bersyukur, hidayah datang sebelum maut menjemput"ucap Dokter Chris.


"Iya bro"ucap Rehan.


Sementara Rehan masih duduk sebentar di cafe itu. Tiba-tiba Kirana datang menghampirinya.


"Rehan, boleh duduk disini?"tanya Kirana.


"Silahkan ini tempat umum kok"ucap Rehan.


Kirana langsung duduk didepan Rehan.


"Rehan, apa kau sudah tahu sinetron terbaruku?" tanya Kirana.


"Oh....aku jarang nonton sinetron"ucap Rehan datar.


"Padahal dulu dia paling hafal setiap sinetronku" batin Kirana.


"Rehan apa kau tidak pesan makanan, mau ku pesankan?"tanya Kirana.


"Tidak usah, aku mau pulang"ucap Rehan lalu berdiri.


"Rehan tunggu, bisakah kita bicara sebentar saja" ucap Kirana.


"Bicara apa? aku mau pulang Kirana"ucap Rehan.


"Apa tidak ada sedikitpun perasaanmu untukku seperti dulu?"tanya Kirana.


"Kirana bukankah aku sudah menjelaskan sebelumnya"ucap Rehan.


"Tapi Rehan, ku mohon beri aku kesempatan sekali lagi, asal kau tahu semua hadiah darimu masih ku simpan"ucap Kirana.


"Oh....maaf Kirana, harus ku tegaskan lagi kalau aku hanya mencintai Cinta, dan sampai kapanpun hatiku hanya untuk Cinta"ucap Rehan.


"Cinta....Cinta terus, bahkan aku lebih baik darinya. Aku artis terkenal, anak seorang Leo Ariendra, kurang apa lagi, tentu aku lebih pantas menjadi pasanganmu didepan umum"ucap Kirana.

__ADS_1


"Kirana, cinta bukan karena harta atau layak tidak layak, tapi urusannya dengan hati"ucap Rehan.


"Kalau dulu kau bisa mencintaiku lalu kenapa sekarang tidak mencoba lagi"ucap Kirana.


"Aku rasa pembicaraan ini cukup, selamat sore"ucap Rehan.


Rehan langsung berjalan meninggalkan Kirana di cafe itu.


"Rehan........"ucap Kirana berteriak memanggilnya.


Kirana tidak tahu bagaimana membuat Rehan kembali padanya seperti dulu. Dia menyesal kenapa tidak dari dulu bersama Rehan. Mungkin saat ini dia menjadi wanita yang paling bahagia karena dicintai dengan tulus oleh seorang Rehan Darien.


***********


Leo menuju arah pulang ke rumahnya. Tiba-tiba handphonenya berdering. Ada sebuah panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Leo langsung mengangkat telpon itu.


"Hallo"ucap Leo.


"Hallo Om"ucap Yuni.


"Siapa ya?"tanya Leo.


"Saya Yuni Om, teman Marwa"ucap Yuni.


"Bocah ini kenapa punya nomor handphoneku" batin Leo.


"Ada apa Yuni?"tanya Leo.


"Om, Marwa pingsan"ucap Yuni.


"Apa? Marwa pingsan?"tanya Leo balik.


"Iya Om"ucap Yuni.


"Dimana lokasimu sekarang?"tanya Leo.


"Saya akan share loc Om"ucap Yuni.


"Oke, secepatnya Om kesana"ucap Leo.


"Iya Om"ucap Yuni.


Leo langsung menutup telponnya, dia coba menghubungi nomor telpon Marwa tapi tidak aktif. Lalu Leo menghubungi nomor telpon Zara.


"Hallo Ma"ucap Leo.


"Hallo Pa"ucap Zara.


"Marwa ada dirumah gak?"tanya Leo.


"Marwa pergi ke rumah temennya, ngerjain tugas kelompok Pa"ucap Zara.


"Oke deh Ma"ucap Leo.


"Memang ada apa Pa?"tanya Zara.


"Katanya Marwa pingsan"ucap Leo.


"Apa Pa?"ucap Zara kaget.


"Nanti Papa kabarin lagi, Papa mau nyusul ke tempat temennya Ma"ucap Leo.


"Iya Pa"ucap Zara.


Leo langsung menutup telponnya dan pergi ke tempat yang sudah dishare loc sama Yuni.

__ADS_1


__ADS_2