
"Apa jadi kalian sudah berpacaran?" Tanya diandra dengan suara kencang nya seakan akan membeberkan isi kantin
Dan sekali gus mewakili pertanyaan anais yang berdiri kaku di sebelah jorgi
"Yah! Sesuai janji ku" jorgi mengambil kursi dan duduk di sebelah fisya
Duduk mereka sangat dekat karna jorgi ingin mengenggam tangan fisya
Membuat siapa saja yang melihat nya menjadi sangat iri
"Jadi!! Cupu ku ini berpacaran dengan dirimu!" Sekali lagi kak diandra seakan akan ingin memberi tahukan semua orang bahwa jorgi adalah milik fisya dan fisya adalah milik jorgi
"Oh ya aku lupa dengan maba satu ini!
Ayo duduk" ucap diandra terdengar seperti loyo atau tidak senang dengan kehadiran wanita ini
"Kak fisya selamat ya" basa basi nya tersenyum ke pada fisya
"Iya..." senyum balik fisya yang terus di perhatikan oleh jorgi
Bahkan beberapa mahasiswa di dekat mereka mulai membicarakan tentang hubungan mereka
__ADS_1
Bagaimana tidak heboh fisya yang seorang idola kampus tercantik dan juga pintar berpacaran dengan seorang ceo muda tampan dan juga anggota badan ekslusif mahasiswa (BEM)
Bel masuk untuk kelas Xa sudah berbunyi
Kali ini fisya belajar di kelas yang berbeda
Karna ruangan yang biasanya di pakai untuk latihan perlombaan antar kampus
Dulu kampus ini selalu menang di berbagai bidang dan sampai sekarang
"Yah! Sudah bel masuk,hati hati ya- aku tidak bisa mengantar mu karna harus mendaftarkan anais" jorgi mengelus kepala fisya dan berjalan dengan anais yang belagak sombong di belakang nya
"Apa? Maba itu bisa mendaftar sendiri, aku akan mengurusnya" diandra meranjak dari tempat duduk kemudian saat ia baru saja ingin memincangkan kaki fisya sudah mengenggam tangan diandra
"Kau ini cupu sekali! Dia pacar mu dan maba itu tidak seharusnya bersama jorgi!" Diandra melirik tajam ke Arah fisya yang menunduk membereskan pemberian jorgi
"Ya, fisya gak keberatan" kalimat fisya yang diiringi senyuman seakan akan melambangkan bahwa insan ini tidak ingin terlalu mengekang
"Baiklah" diandra kembali merangkulkan tangan ke pundak fisya dan menuntunnya berjalan ke lorong kelas
Sedangkan jorgi tengah berjalan santai dengan anais yang mengikutinya
__ADS_1
Anis nampak begitu senang bisa bersama dengan idola kampus ini bahkan ia bisa langsung di kenal pada kalangan remaja
"Di sana! Kau mendaftar saja, aku ada urusan" kata jorgi sembari meletakkan kedua tangannya di saku celana dan hendak pergi meinggalkan anais
Lalu tiba tiba anais memegang lengan jorgi dan melihat ke arah nya
"Kak jorgi! Aku gak bisa daftar, ini pertama kalinya aku daftar lomba, kak jorgi tolong bantuin yah!" Bujuk anais dengan mimik memohonnya dan sedikit mencondongkan badan ke arah jorgi
Wanita ini yang benar saja!
"Baiklah! " jorgi berjalan ke arah pengurus
Dan berbincang sejenak lalu mendaftar kan lomba
Anais melihat jorgi nampak begitu akrap dengan beberapa lelaki di sana hingga ia memutuskan untuk menghampirinya
"Kak jorgi udah daftarin aku?" Tanya anais berlagak imut di sebelah jorgi
"Jadi ini pacar baru mu jorgi?" Sahut salah satu lelaki di hadapan jorgi
Sektika jorgi dan anais saling memandang anais beharap besar jorgi akan berkata ia namun nyata nya jorgi malah mengalihkan pandangannya dan berlagak serius
__ADS_1
"Bukan! Ini adalah maba dan aku tidak memiliki hubungan dengan dirinya...
Bersambung-