KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Mencari dia


__ADS_3

Hans sampai di kantor pusat miliknya, satu satunya gedung terbesar di kota ini


Hans memarkirkan mobilnya dan berjalan masuk ke dalam kantor, hans selalu mendapat kata sambutan dari pegawai kantor yang bertemu dengannya


"Selamat pagi presiden direktur" ucap salah satu asisten pribadi hans.


Seakan akan tidak menghiraukan wanita yang menyapanya. hans berjalan dengan cepat menuju lift pribadinya sembari diikuti oleh wanita yang membawa banyak berkas itu


"Tuan hans anda ada janji dengan direktur jorgi pagi ini" ucapnya membenari kaca matanya


"Batalkan" singkat jawaban hans


Apa batalkan? Seakan akan anda tidak peduli dengan apa yang saya perjuangkan agar dapat bertemu dengan direktur jorgi.


"Baiklah tuan" senyum terpaksa disemarkan di wajahnya.


Sampai lah hans di ruang pribadi miliknya dimana disana andre dan reza sudah menunggu kedatangan hans, hans berjalan menuju mejanya duduk dengan tenang sembari melipat tangannya.


"Kenapa kau memanggilku hans?" Ucap reza


Teman seperjuangan hans yang bersama sama mendirikan berbagai perusahaan di kota ini, bahkan hans sudah menganggapnya saudara sendiri.


"Aku ingin kau membantuku menemukan seseorang" hans menatapnya serius


" siapa? Apakah narapidana? Mata mata? Atau agen rahasia. Jika kau mencari mereka aku sudah mengumpulkan berkas tentang keberadaan mereka di kota ini" ucapnya dengan wajah sombong.

__ADS_1


"Aku ingin kau mencaru wanita" hans berdiri dan berjalan ke arah jendela kaca di belakangnya.


"APA WANITA" terkejut reza mendengarnya


Apakah lelaki ini kekurangan wanita hingga ia harus berburu wanita? selalu ada banyak wanita yang mencarinya, tapi kali ini


"Aku sudah mengenalmu cukup lama, kau tidak pernah kekurangan wanita lalu kenapa sekarang kau mencari wanita? Semenarik itu kah dia? Ada banyak artis perfesional yang berbaris menunggu mu diluar sana" reza membenarkan sebuah fakta


Hans memandang ke luar jendela mengingat setiap ditail wajah dan bentuk wanita yang menemaninya semalaman di kamar hotel.


"Tidak! Dia berbeda" hans memengang jendala kaca dengan jemarinya


" apa yang membedakannya dengan wanita wanita lain,hingga kau menjadi setulus ini" lagi lagi reza bertanya semenarik apakah fisya dimata hans


Hans menghela nafas nya dan menunduk


Apakah dia jatuh cinta dengan wanita itu?. Jika diingat moment saat ia terluka akibat cinta hingga mengubah kepribadiannya membuatku ingin mengembalikan hans yang dulu itu.


"Yah baiklah, jika dia semenarik itu aku akan mencarinya,mana fotonya" reza menjulurkan tangan ke arah hans


"Tidak ada" ucap hans berbalik arah


APA! Tidak ada


"Lalu bagaimana aku menemukannya" reza melipat tanggannya

__ADS_1


"Yah kau bisa mencarinya namanya fisya" hans kembali duduk.


Hanya sebuah nama? Bagaimana aku mecari wanita yang kau inginkan lewat sebuah nama, dan dikota ini mungkin ada banyak nama seperti itu.


" ta...tapi bagaimana aku menemukannya" reza mengusap kepalanya kebingungan


"Perkerjaan ini sangat mudah.kau tinggal berjalan di kota ini dan menemukan wanita bernama fisya itu" ucap hans melihat reza


"Apakah tidak ada ciri ciri lain yang memudah kan aku mencarinya" ucap nya dengan wajah sedih dan kesal


"Yah andre tau bagaimana parasnya"


Apa aku? Aku bahkan tidak tau wanita yang mana yang ia katakan


"Ta... tapi tuan saya tidak mengenali wanita yang anda maksud" andre menundukkan kepalanya didepan hans


Sebod*h inikah mereka


"Apakah kau tau di hotel itu ada camera cctv nya?" Hans menatap andre dengan tatapan yang menakutkan


" baik lah tuan saya mengerti" andre meninggalkan ruangan hans dan pergi kehotel yang dikunjungi hans tadi malam


Hans terus memikirkan wanita yang bersamanya semalaman begitu cantik dan indah farasnya ditambah lagi wajah konyolnya saat ia takut.


Aku akan menemukanmu dan akan memiliki mu sepenuhnya

__ADS_1


Bersambung-


__ADS_2