KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Sarapan


__ADS_3

"Nanti aku dan kak diandra akan satu ruangan dengan mu" jorgi tersenyum melihat fisya yang duduk tepat di hadapannya


Namun sepertinya fisya tengah di landa kebingungan


"Fisya!" Jorgi kembali memastikan bahwa fisya mendengarkan dirinya dan baik baik saja.


Jawab fisya hanya diam sembari memainkan ke dua sendok makan di kedua tangan dan memainkan sarapan di hadapan nya


"Fisya! Hei" jorgi kembali memanggil fisya yang terus di jawab tampa suara


"FISYA!" Kali ini nada berbicara nya cukup keras hingga menyadarkan fisya dari lamunannya


"Iya kak!?" Kaget fisya langsung memandang wajah jorgi


Jorgi menghempas kedua sendok makannya dan mengenggam tangan fisya lalu memandang wajah sayu nya


"Fisya kenapa si? Cerita ke aku" ucap jorgi cukup manis membuat fisya jatuh sejenak akan tatapan mata nya


"Gak! Fisya gak papa, fisya cuma lagi mikirin makalah " fisya tersenyum leluasa seakan akan dirinya benar benar baik baik saja


"Syukurlah jika begitu! Sekarang habiskan sarapan mu dan kita akan ke kelas" jorgi menepuk nepuk pelan kepala fisya

__ADS_1


Sikap jorgi memang begitu manis kepada fisya


Sedangkan sikap hans sangat susah untuk di tebak, namun di sisi lain isi dari kepala fisya hanya hans dan sekarang ia bersama jorgi tapi tetap saja mungkin karna sikap menyebalkan hans hingga fisya terus memikirkan dirinya!


"Dan ini adalah kantin! Dikantin inilah kau bisa menjadi dirimu sendiri! Sepantasnya kau bersyukur karna biasanya yang bertugas di bagian ini adalah anggota jorgi tapi yah sudah lah" diandra mengajak anais berkeliling untuk melihat bagian bagian dari kampus besar ini


Dan tampa di sengaja anais melihat jorgi tengah duduk dengan wanita yang menghampiri dirinya tadi.


Jorgi terlihat bahagia bersama wanita itu


Mereka tertawa dan begurau tentang banyak hal


Membuat anais semakin penasarran akan hubungan mereka


"Siapa?" Diandra memutar bola matanya dan mencari pasangan yang anais maksud


Lalu diandra melihat selupu polos nya tengah duduk di hadapan calon suami nampak begitu serasi


"Tentu saja! Memangnya kenapa!?" Tegas diandra melihat wanita pendek di sampingnya ini


"Oh tidak! Bisa kita lanjutkan pengenalan tempatnya kakak senior?" Tanya anais mengalihkan pembicaraan

__ADS_1


"Aku ada kelas pagi! Kau pergi saja sendiri! Jika tersesat kau sudah menyimpan nomor sekuriti kampus ini kan" diandra pergi menghampiri jorgi dan fisya hendak mengajak mereka untuk masuk ke dalam kelas


Yah! Aku akan pergi sendiri!


Wajah sedih anais pergi dengan tatapan yang tak luput melihat wajah jorgi yang begitu tampan dan gagah


Diumur yang sangat muda ini jorgi sudah memimpin sebuah perusahaan yang cukup besar


Wajar saja jika banyak wanita yang tertarik ke padanya.


" terlalu sibuk berdua hingga lupa kita ada kelas pagi!" Elena meletakkan tangannya di pundak fisya


Dengan segera jorgi melihat jam tangannya


Ternyata benar mereka sudah terlambat dua menit untuk masuk ke dalam kampus


Untung saja dosen yang mengajar kelas pagi ini cukup murah hati dalam urusan keterlambatan


"Baiklah! Ayo kita berangkat!" Jorgi membalik posisi sendoknya dan meletakkan sendok itu rapi di atas piring.


Begitu pula dengan fisya yang sepertinya sangat setuju dengan keputusan jorgi

__ADS_1


Mengingat hari ini adalah hari penilaiyan makalah...


Bersambung-


__ADS_2