KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Sarapan


__ADS_3

Pagi ini fisya membuat sarapan untuk hans, bahkan belum waktunya bangun fisya sudah menyajikan masakkan nya di atas meja,kemudian ia duduk dan menunggu hans turun untuk sarapan bersama.


Bedanya haru ini dengan hari bisanya, adalah karna fisya sudah menyiapkan berbagai jadwal yang harus ia lakukan.


Pertama kekampus dan mengurus soal jorgi, kemudian pulang untuk memasakkan makan malam untuk tuan hans,


Semoga hari ini berjalan dengan apa yang ku harapkan.


Terdengar langkah kaki berjalan mendekat ke arah fisya, sudah bisa di tebak itu adalah hans


Ia berjalan kebelakang kursi fisya dan menepuk nepuk pelan kepala wanita ini kemudian duduk berhadapan dengan fisya.


Dilihatnya dimeja makan sudah ada beberapa hidangan yang terlihat sangat enak, dan aneh nya para pelayan tidak menyajikan masakan untuk hans, biasanya setelah hans duduk maka para pelayan akan menyajikan makanan di atas meja


"Apa kau memasak ini sendirian?" Tanya hans melihat fisya yang tengah tersenyum


"Iya!...fisya bangun pagi dan buat semua ini"fisya membentangkan tangannya


"Kenapa kau mau melakukannya?"hans mulai mengambil beberapa masakkan dengan sumpit


Fisya merengutkan wajahnya, dan menatap hans dengan tatapan yang tidak biasa, yaitu tatapan rasa simpati, padahal hans bukanlah orang yang harus diberi simpati

__ADS_1


"Kenapa?" Fisya mengulangi kalimat awal yang baru saja hans ucapkan


"Karna tuan hans harus kerja!, dan biasanya tuan hans lembur jadi tuan hans harus selalu sehat, dan mulai makan makanan yang mencukupi nutrisi tubuh!" Ujar fisya menambah porsi makan hans


Anak ini sedang sakit apa!?


Tidak biasanya dia peduli terhadap ku!


ANEH SEKALI!!!


"Baiklah!, baiklah," hans melambaikan tangan meminta fisya berhenti menambahkan makanan ke piring nya


"Apa kau sakit!?" Tanya hans keheranan melihat tingkah fisya yang sejak tadi malam sudah mulai mencurigakan


Hans menghela nafasnya dan mengehentikan makannya sejenak lalu kembali menadang fisya


"Lain kali! Kau tidak perlu memasak seperti ini, aku tidak ingin kau menjadi repot, lagi pula kita punya pelayan dan ketua pelayan,jika kau memasak lantas kerja mereka apa!?" Ungkap hans menatap fisya datar


"Tapi, fisya kan-


"HALLO! HALLO. Semuanya!!" Reza datang membawa kerusuhan dari aula tamu

__ADS_1


"Kalian sedang makan apa!?" Tanya reza menghampiri


Lain kali! Akan kubuat jebakan anti reza di rumah ini!


Maksud ku! Kenapa dia selalu datang disaat aku makan berdua dengan fisya!?


"Aku sedang memakan kesengsaraan yang akan kau dapatkan di kantor nanti!"💢


Kesal hans berlebihan


Kemudian kedatangan reza disusul pula oleh aron dan lisa, perasaan fisya menjadi sedikit canggung karna melihat lisa juga datang


"Ada apa!?" Tanya hans melanjutkan makannya


Setelah lisa dan aron ikut duduk dan mengambil beberapa sarapan.barulah reza ambil suara untuk memberikan alasan mengapa ia datang ke rumah hans


"Kita akan turun ke lapangan! Untuk melihat lokasi proyek baru mu!" Reza mengambil makanan dengan porsi yang berlebihan


"Lalu! Lisa dan aron!? Kenapa kalian ikut?" Tanya hans dingin


"Apa kau lupa!? Proyek baru itu adalah proyek yang kita buat dan rancang bersama, jadi kami juga harus ikut untuk memastikan beberapa hal, terutama memastikan agar reza tidak membuat malu!!" Ujar aron sedikit sinis meliat reza di sebelahnya...

__ADS_1


Bersambung-


__ADS_2