KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
party


__ADS_3

Andre menghentikan mobilnya di sebuah restoran bintang lima di kota ini, setelah fisya turun dia melihat malam ini restorannya tidak memiliki banyak pelanggan, karna hanya ada mobil hitam dan merah terparkir di sebelah mobil milik hans


"Ayo masuk!" Ucap hans mebuka sedikit lengannya agar fisya bisa mengandeng lengan itu


Disisi lain reza tengah duduk dengan loyo nya di samping lisa, reza terlihat seperti kurang makan


"Lama sekali! Aku sudah lapar" keluh reza.


Dari tadi lisa, aron dan diandra hanya mendengar hal itu dari mulut reza


Mereka menyewa restoran ini untuk satu malam, tak heran kenapa tidak ada pengunjung, bahkan lantai bawah nya saja sudah di sewa, begitu mereka menyewa restoran ini tak main main desain yang di berikan oleh karyawan restoran, di meja yang panjang mereka duduk bertatapan, di hadapannya sudah ada banyak hidangan, melodi dari piano yang di padukan dengan suara biola, benar benar meninggalkan kesan yang romantis.


Seketika mereka melihat seorang pelayan restoran yang berpakian rapi tengah berjalan ke arah mereka, dan diikuti oleh sepasang pria dan wanita yang bergandengan tangan.


Sekilas mereka terpesona dengan penampilan sepasang mahluk ini, pakaian hans begitu cocok dengan pakaian fisya yang terlihat sederhana dan elegant, sungguh memikat mata

__ADS_1


"Maaf kami terlambat" ucap hans duduk


Tidak ada yang menjawab, mereka masih menatap hans dan fisya yang duduk berdampingan itu, seakan akan sangat terpukau dengan penampilan fisya yang berkelas namun masih terlihat sederhana, di tambah lagi fisya tidak menggunakan make up, meski begitu dia masih terlihat sangat cantik


"Kalian malam ini benar benar menakjubkan!" Ucap reza mengacung kan kedua jempol nya ke arah fisya dan hans


"Aku setuju! Kalian pasangan yang serasi" sambung diandra ikut ikuttan


Hans dan fisya hanya melontarkan senyum manis nan tipis kepada mereka


Setelah bersulang mereka nampak begitu gembira dengan pesta kecil ini meski tidak ada tamu yang diundang, namun ini cukup menyenangkan, mereka bercanda, bergurau bersama dan menertawakan banyak hal, malam ini adalah moment yang sangat berharga karna mereka bisa merasakan hebatnya berkumpul dengan teman teman yang menakjub kan


Dilihat di meja ini ada beberapa botol anggur, di gelas mereka semua terisi anggur, kecuali fisya dia tidak suka minuman beralkohol,karna terakhir kali dia minum, fisya harus menahan sakit kepala yang berlebihan dan berakhir hidup bersama hans, meski dia tidak begitu menyesali itu tapi tetap saja anggur hanya akan membuat mu di bawah kendali alkohol


"Sebaiknya jangan minum terlalu banyak! Kami tidak akan membawa kalian pulang jika kalian mabuk di sini" ujar lisa cukup menakutkan, terutama reza yang sudah habis dua gelas

__ADS_1


"Iya,iya, kami baik baik saja" jawab reza


Kemudian pelayan datang membawa beberapa kue di atas nampan dan menyajikannya di meja, terlihat kue itu begitu manis dan lembut, fisya mengambil sendok dan mencicipi kue tersebut, ternyata benar,rasanya seperti yang fisya duga.


Lalu fisya melihat cake milik lisa, cake yang terlihat tidak asing di kehidupan wanita ini, cake coklat dengan berry di atasnya,mengingatkan fisya akan kue buatan neneknya yang sudah meninggal empat tahun lalu.


Kemudian sekilas terbentang ingatan tentang kabar keluarga fisya


Bagaimana kabar mereka?


Apa mereka baik baik saja!?


Yah! Aku harus mengunjunginya kapan kapan, jika tidak aku terlihat seperti anak yang tak peduli terhadap keluarganya sendiri....


Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2