
Fisya datang ke kampus diatar oleh andre
Perjalanan ke kampus cukup panjang jika dihitung dengan jarak rumah hans
"Apakah nona fisya ingin saya jemput nantinya?"tanya andre
"Gak usa,fisya gak mau ngerepotin nanti fisya pulang sendiri aja" jawab fisya melihat andre dari sepion
Mobil itu berhenti di depan kampus fisya, tak membuang banyak waktu setelah berpamitan fisya langsung masuk ke dalam universitas
Dari kejauhan sudah nampak jorgi yang menunggu fisya di salah satu tiang besar kampus sembari bersandar dan memainkan handphoen nya
"Akhirnya aku bisa bertemu denganmu" jorgi menghampiri fisya
"Fisya pikir fisya udah satu minggu gak ke kampus jadi fisya memutuskan untuk datang hari ini"fisya dan jorgi berjalan berdua menyelusuri lorong panjang
"Benarkah? Aku kira kau merindukanku ternyata hanya aku saja yang merindukanmu" ucap jorgi memalingkan kepalanya
"Bukan gitu...fisya..." fisya memandnag jorgi yang memalingkan pandangannya
"Apa kau sudah sarapan?" Alih pembicaraan jorgi
"Fisya udah sarapan,kak jorgi gimana" tanya fisya memandang wajah jorgi yang terlihat tinggi
__ADS_1
"Aku belum sarapan,fisya mau temenin aku sarapan" ucap jorgi manis melihat fisya
Fisya mengangguk dan memeluk erat buku di tangannya,meletakkan segala kebahagiaan setelah pagi yang teramat kusam
Aku suka saat kau sedang bingung dan senang
Saat Hendak ke kantin ada beberapa orang yang tengah berbicara di jalan
Terlihat dari kejauhan
Ternyata itu johan dan mika yang tengah tertawa sembari membagikan kertas undangan pernikahan mereka
Jalan fisya melambat,wajah senang kini menjadi kusam, dilihat didepan mata itu mantan kekasih yang amat ia cintai kini akan menikah dengan sahabat sejatinya
"Johan! Disana ada fisya sama senio jorgi,mereka ada di daftar tamu pernikahan kita ayo ke sana" ucap mika memeluk lengan johan
Mika dan johan menghampiri fisya yang tengah berhenti memandang mereka berdua dengan wajah sedihnya
"Senior jorgi apa kabar" sapa johan melihat jorgi di sebelah fisya
"Aku baik baik saja" jorgi tidak terlalu memperdulikan mereka
"Senior jorgi aku ingin berbicara sesuatu padamu,fisya! Boleh aku berbicara dengan senior jorgi berdua di sana" tanya mika seakan akan tak berdosa
__ADS_1
Fisya terdiam terus memandang wajah johan yang tak menganggap kehadiran fisya didepannya
Mengingat semua masalalu yang cukup panjang dan indah yang pernah mereka lakukan,hingga mika merebut johan darinya
Jorgi dan mika pergi cukup jauh dari dua mantan kekasih yang tak sambut suara itu
"Johan..."tak sadar fisya menyebut nama johan dan sudah berlinanglah air mata itu
"Ini undangan untukmu! Aku harap kau datang" dengan memalingkan wajah johan memberikan undangan berwarna gold ke arah fisya
Fisya terus memandang undangan itu tampa mengambilnya,sejenak ingatan saat johan melakukan perbuatan kotor di depan mata fisya terngiang ngiang di kepalanya ditambah lagi kedua pasang kekasih gelap ini memutar balikkan fakta di depan mediamasa
"Boleh fisya bertanya?" Ucap fisya diikuti dengan jatuhnya air mata
"Ada apa" johan menarik kembali undangannya dan memandang fisya
"Apa kesalahan fisya sama kamu? Hingga kamu melakukan semua ini" jatuh lah lagi air mata fisya dari ke dua matanya
"Apakah kamu lupa sama semua waktu yang dulu milik kita,hanya berdua johan dan fisya! Kemana dirimu yang dulu johan" ucap fisya berderaiyan air mata
Berbeda dengan johan yang terlihat santai dan tak menghiraukan tangisan fisya,ia malah bertingkah seakan akan tak pernah bertemu dengan fisya
"Maaf sejujurnya aku tidak pernah mencintaimu! Kini aku bersama mika dan aku mencintainya sebaiknya kau juga melupakanku" johan memberikan kembali undangan itu....
__ADS_1
Bersambung-