KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Pernikahan johan (part 2)


__ADS_3

"Lisa kesini sama siapa?" Tanya fisya duduk di sebelah lisa


"Reza" ucapnya lonyo meletakkan garpu diatas meja


"Kok bisa? Lisa kenal reza?" fisya melotot seolah olah sangat ingin tau tentang hubungan mereka


Pertanyaan fisya hampir membuat lisa terganggu dengan wajah datarnya lisa melihat fisya


"Ceritanya panjang" ucap lisa


Fisya mengetahui keadaan itu hingga ia memilih diam dan memperhatikan sekitar


Wah! Sangat mewah semua warna dan dekorasi ini telah lama fisya rancang bersama johan dipenghujung sore


Diiringi dengan ucapan janji manis johan hingga membuat fisya berharap sampai saat ini


Bodoh sekali aku!


Fisya tersenyum licik


Menertawakan kebodohan dirinya sendiri di masa lalu


Lalu tiba tiba semua tamu didalam ruangan ini berdiri dan bertepuk tangan


"Ayo berdiri!" Ajak lisa menarik lengan fisya


Fisya turut berdiri namun ia bingung kenapa mereka harus berdiri

__ADS_1


Dilihatnya sekitar bola matanya melihat kiri dan kanan memastikan suatu kejadian didalam ruangan ini


Dilihatnya mika yang mengandeng johan begitu serasi dengan gaun oengantin dan jaz hitam milik johan


Seketika mika melirik kearah fisya dan tersenyum melambaikan tangan


Kendalikan dirimu fisya!


Dengan keberaniannya fisya membalas senyuman itu dan berusaha bersikap biasa biasa saja walau tengah dilanda dengan puluhan rasa kecewa


Johan dan mika terus berjalan melalui karpet merah yang membawa mereka menuju ke sebuah kursi panjang nan mewah


Tampak begitu bahagia johan dan mika


mereka sangat pandai dalam memutar balikkan fakta dan menyembunyikan kebenaran


"Ya! Fisya gak papa"senyum fisya yang menyakinkan semua orang bahwa dirinya tengah berbahagia


Tak lama mika dan johan berhenti berjalan berputar arah melihat ke semua tamu dan melambaikan tangan,entah apa artinya itu tapi itu cukup berbekas dihati fisya


"Apa kau tau! Menurutku mereka cukup serasi"terdengar suara hans di telinga fisya


Sejenak fisya terkejut


Memandang hans yang sangat tampan disampingnya


Bahkan untuk sesaat fisya jatuh dalam ketampanan itu dan tiada henti memandang hans

__ADS_1


"Kenapa!? Apa aku tampan?" Tanya hans seperti membaca pikiran fisya


"Eggak! Fisya gak liat tuan hans,fisya lagi liat dinding" ceroboh fisya dalam berbicara membuat reza yang duduk satu meja dengan mereka tertawa


Hans dan reza sedang berbicara tentang sesuatu yang tidak fisya tau apa artinya


Berbeda dengan lisa yang menyimak dengan titik fokus yang tajam


Loyo terlihat fisya melemaskan badan dan meletakkan wajahnya dimeja sembari memutar mutar sendok garpu didepannya


"Terimakasi kepada para tamu telah menyempatkan diri hadir ke acara pernikahan saya"suara johan terdengar jelas keseluruh ruangan


Fisya menegakkan badannya dan melihat betapa tampannya johan yang tengah digandengan oleh mika


Seakan akan semua baik baik saja dengan gembira mereka mengangkat segelas anggur dan bersulang bersama sama


"Kenapa!?" Hans mendekatkan kepalanya ke wajah fisya


"Gak! Gak papa" fisya melirik johan dan mika


Hans terus memandang wajah fisya yang begitu cantik tengah serius memperhatikan kebahagiaan antara johan dan mika dengan mimik wajah yang sedikit datar fisya terus melirik kearah johan tampa menghiraukan hans,reza dan lisa


"Kau lihat apa!?" Hans memutar kepala fisya dengan tangan besarnya menghadapkan wajah bingung itu kehadapan reza dan lisa


"Iklaskan saja!" Ucap reza tampa ada angin dan hujan


"Gak! Fisya gak papa" cemberut fisya tak mengubah sedikitpun dari kecantikkannya...

__ADS_1


Bersambung-


__ADS_2