KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Sweet (18+)


__ADS_3

"Tuan hans" sekertaris hans menghampiri dirinya yang sedang menggendong seorang wanita cantik


"Apa" singkat jawabnya tak menghiraukan andre (sekertaris hans)


"Kamar anda nomor 135 tuan" tujuknya


"Baiklah" singkat lagi jawabannya


Tuhan apakah salahku hari ini terhadap tuan hans,hingga ia sedingin ini dengan ku


"Adakah yang bisa saya bantu lagi tuan" tanya nya sekali lagi


Sorot mata menakutkan hans melihat lelaki di sebelahnya itu, perasaan tidak enak menghantui andre.andre langsung berhenti berjalan mengikuti hans dan pergi dari hadapan-nya sebelum ia murka dan menghancurkan tempat ini


Hans kembali berjalan menuju kamar 135


Merepotkan sekali


Hans membuka pintu kamar itu dan meletakkan fisya di kasur empuk berwarna putih


Kenapa tubuhku tidak bisa di gerakkan dan kepalaku sangat pusing,mataku amat berat untuk melihat dimana aku sekarang

__ADS_1


Fisya tidak berdaya kepalanya yang semakin pusing itu seakan akan mengontak semua anggota tubuh fisya


Hans meninggalkan fisya dikasur sendirian sedangkan ia duduk dikursi menunggu fisya bangun dari tidurnya dan langsung menerkamnya saat wanita malang itu terjaga


Hans duduk dengan melipat kakinya di kursi sembari menghisap sebatang rokok yang ditemani oleh segelas anggur.sudah 30 menit hans menunggu gerak gerik wanita itu namun ia tidak kunjung bangun bahkan ia tidak bergerak sedikitpun


Wanita ini sangat sempurna,sangat cantik dan bersih pakaian nya yang sederhana dan rambut lurus berwarba kekuningan itu sangat menambah point kecantikkannya


Hans berdiri dari kursi itu dan berjalan mendekati fisya,hans membuka jaznya dan melepaskan dasinya sembari memandang fisya yang terlelap tidur.


Naiklah hans ke atas kasur itu dan berbaring di sebelah fisya dan mencium leher-nya menyingkirkan setiap rambut yang menutupi leher dan pundak itu agar memudah kan ia melakukan aksinya


Dan tiba tiba saat hans baru saja ingin mulai,wajah fisya berkerut gelisah mengahantui fisya,mimpi buruk sedang menerkam wanita malang itu


"Hei wanita ada apa?" Hans berhenti dan memandang fisya


Ada apa dengan wanita ini?


Hans menghentikan aksinya dan berbaring di sebelah fisya sembari menatap wajah wanita yang terus menerus gelisah


Tiba tiba air mata mengalir ke pipi fisya,kegelisaan itu pun bertambah dan hanya keruttan wajah yang dapat mewakili setiap rasa sakit, pedih,kecewa,dan takut di kehiduppan fisya bahkan saat tidur pun ia dihantui kesedihan

__ADS_1


"Ja...jangan" sepatah kata itu keluar dari bibir fisya


Ada apa dengannya? Apakah semenakutkan itu mimpi yang dia alami?


Air mata fisya semakin banyak mengalir melewati bulu matanya,kegelisaan itu bertambah dan jantung itu berdebar dengan sangat kencang.


Hans memegang kepala fisya dan menariknya ke dada sembari memeluk fisya


"Tenang ada aku disini" ucap hans sembari memeluknya


Fisya berhenti bergerak namun ia masih menangis dalam pelukkan hans.


Wanita ini merepotkan sekali! Tapi jika mimpinya semenakutkan itu bagaimana dengan kehidupannya


Hans mengelus rambut lembut fisya dan mencium keningnya


Yah!...apapun masalahmu kini menjadi masalahku,karena mulai saat ini kau adalah milikku!


Hans tertidur dengan memeluk fisya penuh dengan kehangattan,entah kenapa hans merasa berbeda saat memeluk fisya


Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2