
Baiklah ciri ciri wanita itu adalah bibir tipis berwarna mera muda,hidung mancung,kulit putih bersih, rambut berwarna kekuningan yang terjuntai indah,tidak terlalu tinggi, dan memiliki tubuh yang ideal. Apakah hanya ini? Sepertinya ini akan menjadi pencarian yang panjang.
Ucap reza berjalan diantara kerumunan kesibukkan orang di kota.ia berjalan sembari membolak balikkan berkas yang hanya terdiri atas satu lembar kertas.
Reza mengambil handphone nya dan hendak menelpon andre
"Aghh! Apakah itu reza" ucap wanita yang menunjuk reza dari kejauhan
Dengan cepat Berkumpulah segerombolan wanita wanita mengelilingi reza,reza cukup terkenal di kalangan anak muda karena wajahnya yang tampan dan kedekattannya dengan hans.
Merepotkan.
Reza berusaha keluar dari kepadatan wanita yang mengelilinginya itu dan berpikir jalan selanjutnya dalam pencarian wanita yang itidak pernah ia lihat.
Baiklah fisya ini hari pertama mencari pekerjaan jadi aku hanya perlu datang ke perusahaan yang mencari karyawan baru dan mendaftarkan diri disana lalu bekerja disana, membuat bos bangga dan mendapatkan bonus pekerjaan
Hati fisya tidak yakin akan rencana sempurnanya itu, fisya berjalan melewati keramaiyan dan sorak sorak wanita yang entah sedang memperebutkan apa.
Fisya berhenti di sebuah tokoh kue yang terdapat tempelan kertas di kaca depan bertulisan "mencari karyawan baru"
Tak banyak pikir fisya masuk ke dalam tokoh kue kecil yang sepi itu dan berjalan menuju ke kasir
"Permisi?" Tegur fisya melihat kasir perempuan yang sedang tertidur di kursi
__ADS_1
"Iya ada yang bisa saya bantu" ucap wanita itu membenari seragam nya
"Fisya mau tau...maksudnya aku ingin tau apakah masih ada lowongan pekerjaan di sini" senyum fisya melihat wanita itu.
"Yah masih ada" ucapnya meletakkan tangan di atas meja kaca itu
"Jadi...apa syaratnya agar fisya! Maksudnya aku bisa bekerja di sini" fisya memegang berkas berisi biodata dirinya
"Tidak ada, kau bisa mulai bekerja di sini besok" ucap nya dengan santai.
Baiklah rencana pertama sudah selesai, selanjutnya rencana kedua yaitu bekerja,lalu membuat bos bangga dan mendapatkan bonus
"Tapi gajinya hanya tiga puluh dolar per minggu"
Hanya tiga puluh dollar perminggu! Itu jauh dari kata mendekati sebelas juta dolar
Fisya memalingkan pandangannya dan berpikir dengan keras, sembari memandang kue mangkuk yang dihiasi krim berwarna merah muda di atasnya
"Fisya mau pesan kue itu satu, tolong di bungkus"ucap fisya mengulur waktu untuk berpikir
Bagaimana jika aku bekerja disini untuk membiayai hidup ku sendiri lalu aku bekerja ditempat lain yang gajinya lumayan besar untuk menganti kerugian ayah?
"Ini dia, dua dollar" wanita itu memberikan bungkus kertas berwarna coklat kepada fisya
__ADS_1
"Jadi mulai besok fisya bisa kerja disini" tanya fisya mengeluarkan uang dari sakunya
"Yah. Kau mendapat pekerjaannya" ucap wanita itu.
Fisya tersenyum dan berbalik arah berniat untuk pergi meninggalkan tokoh kue ini.
"Tunggu" wanita itu mengejar fisya yang hendak keluar dari pintu tokoh
"Iya?" Fisya berbalik arah
"Ini nomor telpon ku dan nama ku lisa" wanita itu memberikan kartu namanya
"Oh ya" fisya mengambil kartu nama itu " aku fisya" ia tersenyum
"Yah baiklah, aku akan lanjut bekerja dan kau hati hati" wanita itu berjalan meninggalkan fisya.**
Fisya pergi dari tokoh itu dan berjalan ke perusahan perusahaan besar di kota ini,namun sayangnya tidak ada satupun dari perusahaan besar itu yang sedang mencari keryawan baru.
Hari sudah mulai sore, fisya melihat handphone nya dan handphone itu menunjukkan pukul 5:40 sore
Yah mungkin hari ini aku kurang beruntung,akan aku coba lagi besok,aku tidak akan pernah menyerah
Fisya berjalan pulang sembari meyakinkan dirinya akan keberhasilan di hari esok
__ADS_1
Bersambung-