KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Kau adalah milikku


__ADS_3

Lucu sekali!


Bukan hanya bodoh tapi gadis kecil ini juga sangat konyol


" kau bisa membuka mata mu" hans menutup melari dan melihat fisya yang bersandar didinding sembari menutup mata dengan tangannya


"Apa tuan hans yakin?" Tanya konyol fisya


"Buka saja!" Ucap hans selesai berpakaiyan


Fisya membuka matanya dan melihat hans mengenakan baju kaos putih dengan lengan panjang dan celana hitam


Terlihat sangat sederhana tapi apa pun yang hans kenakan selalu menonjolkan ketampanannya


"Mandi dan ganti baju mu! Aku akan turun untuk makan malam! Dan sebaiknya kau menyusul ku" hans memberikan handuk baru kepada fisya


Dan segera bergegas pergi


Baiklah fisya! Inilah waktunya, katakan saja tak apa!


Dia juga manusia sama seperti mu perbedaan nya hanya dia bisa melakukan apapun kepadamu dan kau...


Fisya menyakinkan dirinya dan selalu berpikir positif akan hans


"Eee tuan hans!... boleh fisya bicara sama tuan hans sebentar?" fisya memiringkan badannya berusaha melihat ekspresi wajah hans yang berada didepan pintu


"Apa?" Hans berbalik arah melihat fisya

__ADS_1


Fisya mengumpulkan semua keberanian dan telah menyusun kata kata yang terdengar sopan dan enak didengar


"Fisya cuma mau berterimakasi sama tuan hans soal yang tadi" fisya menunjuk kebelakang tak bearti apa apa karna dibelakangnya adalah dinding kosong


"Ya! Sama sama" jawab hans dingin


Bagus fisya! Teruskan ini adalah awal yang cukup baik


Hans hendak berbalik arah dan meninggalkan fisya


"Tapi!..." suara fisya menghentikan langkah hans


"Lain kali tuan hans tidak perlu melakukan itu" fisya menunduk menggenggam handuk di tangannya berharap kepada semesta untuk keselamattan dirinya malam ini


"Apa yang kau katakan!?" Hans berbalik arah dan berjalan mendekat kerah fisya


Hans Terus berjalan semakin dekat hingga fisya ikut berjalan mundur untuk menghindar


"Apa maksudmu?" Hans meyandarkan lengannya ketembok tepat disamping kepala fisya kini wajah hans hanya berjarak beberapa cm dari wajah fisya begitu pula dengan tubuh nya


Jantung fisya berdebar sangat cepat ini pertama kalinya fisya mendapat prilaku seperti ini dari lelaki


"Fisya cuma gak mau merepotkan tuan hans!" fisya memalingkan pandangan


"Apa merepotkanku? Akan menjadi lebih merepotkan jika kau menghadapi masalahmu sendiri" hans menarik pandangan fisya dengan tangannya dan membuat wajah itu berada tepat dihadapan wajahnya


"Ingat! Kini kau bersama ku, apa pun yang kau lakukan atas seizin ku! Apa kau lupa kontrak kita?" Hans memandang mata jernih fisya

__ADS_1


"KAU ADALAH MILIKKU!" Ucap hans menunjuk jantung fisya yang dibatasi oleh kulit lembutnya


Membuat jantung itu semakin sulit untuk dikendalikan


Fisya menjadi malu dan bingung ingin berbuat apa di situasi seperti ini


Untung saja handphone hans yang terletak diatas kasur berdering menerima satu panggillan masuk


Hans meninggalkan fisya dan mengangkat telpon itu


Terimakasih handphone kau telah menyelamatkan hidupku!


Sebaiknya aku pergi mandi untuk menyelamatkan diri dari iblis kejam ini


Fisya berlari kecil masuk ke dalam kamar mandi dan mengunci pintunya


"Ada apa!?" Tanya hans ditelpon tengah berbicara dengan reza


"Aku mendapat kabar! Aron akan berkunjung kekota untuk beberapa hari!" Reza mendapat kabar dari asisten setia


Aron!


Hans melihat foto yang diletakkan diatas meja yang menpotret empat anak nakal


Yang menyebut diri mereka pasukan malam karna selalu beraksi di malam hari


Foto itu menunjukkan kebersamaan hans,reza,lisa dan aron semasa SMA

__ADS_1


"Bagus! Akan kita sambut kabari aku kapan ia akan kemari....


Bersambung-


__ADS_2