KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Pulang


__ADS_3

Sudah pukul 17:30


Waktu sudah lama berlalu hendaknya sekarang ketiga karyawan teladan itu pulang


Fisya bergegas untuk pulang


Hendak ia tuju pintu keluar tokoh


Bayangan akan betapa bahagianya johan dan mika malam ini membuatnya sangat ingin menghentikan waktu untuk selama lamanya


"Hei ada apa!" Tanya lisa menepuk pundak fisya


Sesaat fisya terkejut namun ia tau tangan putih mulus itu milik lisa


"Eh lisa! Maaf fisya gak liat" fisya menghadap ke arah lisa


"Ada apa teman! Sepertinya kau sedang tertekan!" Lisa menaikkan pundaknya


"Gak fisya cuma...cuma lagi gak enak badan"ucap fisya tersenyum lugu


Disela sela pembicaraan mereka terlihat mobil mewah berwarna merah parkir didepan tokoh kue,mobil yang tampak familiar di benak fisya


"Ah aku sudah dijemput! Dah!"lisa pergi meninggalkan fisya dengan melambaikan tangan


Sepertinya aku kenal mobil itu


Fisya terus memandangi mobil itu hingga tak terlihat lagi bayangannya,sejenak pikirannya kembali lagi akan johan dan mika membuat air matanya berlinangan


"Eee...fisya!" Alex menghampiri fisya membawa kantung kertas ditangannya

__ADS_1


"Ya!?" Tanya fisya halus membuat siapa saja yang mendengarnya menjadi nyaman dan hangat


"Eee...tadi aku membuatkan ini untukmu"alex memberikan kantung kertas itu ke hadapan fisya dengan pipi yang mulai memerah


"Untuk fisya?" Tanya fisya menyakinkannya sekali lagi


"Ya!" Alex menggosok kepalanya


Fisya mengambil kantung kertas dari tangan alex dan diintipnya sejenak apa isi dari kantung itu ternyata isinya adalah kue yang berbentuk domba putih yang lucu


"Ini untuk fisya?" Tanya fisya tersenyum bahagia


Alex mengangguk dan kehabisan kata kata untuk menyamarkan betapa indahnya wanita yang tengah tersenyum dihadapannya


Tak lama mobil hitam nan panjang dan mewah parkir didepan tokoh kue itu lagi mencuri pandangan alex dari fisya


"Fisya udah dijemput! Fisya duluan ya" fisya tersenyum sejenak dan berlari masuk ke dalam mobil hitam itu


Sejenak ia berpikir apakah semua yang bekerja ditokoh ini adalah orang orang yang kelebihan uang


"Nona fisya bagaimana dengan hari anda!" Tanya andre tersenyum melihat fisya yang duduk disampingnya


"Hari fisya baik" fisya meletakkan kantung kertas itu diantara batas dudukkan mereka berdua


Ande memandang kantung kertas itu


Lalu berkali kali melihat fisya yang mulai tampak membaik


"Wah sepertinya anda mendapatkan hadiah" andre tersenyum melihat fisya

__ADS_1


"Iya..." kalimat ini mengakhiri basa basi diantara mereka berdua


Tak lama fisya berpikir apakah dia harus pergi ke pernikahan johan dan mika


Tapi itu adalah kemustahilan baginya untuk tetap tinggal


"Eee...andre!..." fisya menghela nafasnya


"Fisya mau tau tuan hana ada di rumah!?" Tanya fisya memandang andre


"Ya nona! Beliau telah menunggu anda"disematkan lagi kalimat yang membuat suasana hening sesaat


Mungkin saja andre bisa membantuku


"Andre!" Panggil fisya lagi membuat andre bingung akan dirinya


"Boleh fisya gak pergi malam ini?" Tanya fisya tersenyum kecil dihadapan andre


Andre memandang insan yang tengah melihat dirinya dengan penuh harapan


Merasa bingung bagaimana cara menjawab pertanyaan itu


Andre tidak ingin merusak hari yang baik fisya


"Maaf kan saya nona! Itu diluar tanggung jawab saya"andre enggan melihat wajah kecewa fisya


Aku harus bagaimana!


Untuk memujuk tuan hans agar membiarkan aku tinggal...

__ADS_1


Bersambung-


__ADS_2