
Mereka menghampiri jorgi dan mahasiswi ini
Bahkan dari dekat wanita ini nampak begitu cantik dengan rambut pendeknya
Sempat membuat fisya terdiam sejenak memandang wanita didepannya ini
"Kak diandra!?" Kaget jorgi melihat sosok bunga sekolah sudah berada di depan hadapannya
"Kak diandra kapan pulang?"senyum lebar jorgi menyambut kedatangan wanita yang paling di rindukan di kampus
"Kemarin! Ngomong ngomong! Dia siapa?" Tanya diandra melepaskan rangkulan tangannya dari bahu fisya dan berlagak sombong di hadapan mahasiswi baru ini
"Em....oh ya lupa! Kak diandra ini anais dan anais ini bunga sekolah kita diandra" jorgi nampak begitu sopan dan santun saat mengenalkan ke duanya hingga lupa bahwa fisya juga berada di sebelah diandra
"Oh hai kakak senior diandra! Saya sudah mendengar banyak tentang anda! Saya tersanjung" anais menjulurkan tangan hendak bersalaman.
Namun diandra malah melipat ke dua tangan dan menaikkan alis kiri nya
"Apa kau sudah tau beberapa peraturan disini?" Tanya diandra memandang wanita ini jijik.
Seakan akan tidak peduli apa status keluarganya dan siapa dirinya diandra tetap terlihat tegas
"E^- em belum " dengan bingungnya anais menarik kembali tangannya dan dengan erat mengenggam buku kecil
Nampaknya diandra kurang menyukai wanita ini
Namun disisi lain jorgi selalu tersenyum manis saat melihat anais, entah apalah arti senyuman itu tapi sepertinya jorgi terlalu sibuk dengan anais hingga lupa akan kehadiran fisya
__ADS_1
Apa kak jorgi tidak menengali diriku lagi?
Dia tidak pernah seperti ini sebelumnya
Wajah sayu fisya tertunduk
Bingung akan sikap jorgi yang sangat mengacuhkan dirinya bahkan jorgi tidak menyapa fisya saat bertemu entah dia lupa atau memang di sengaja
"Ya! Baiklah, ikut aku " diandra berjalan meninggalkan perintah untuk anasi yang seharus nya ia turuti sebelum diandra marah
"Kakak senior jorgi! Aku duluan ya! Bye" ujarnya manis melambaikan tangan ke arah jorgi
"Iya! Hati hati" jorgi juga nampak begitu tertarik dengan wanita ini
Bisa dilihat dari senyum nya yang tiada henti
Lalu memalingkan pandangan dari jalan anais dan hendak berjalan
Sesontak ia hampir menabrak fisya yang bertubuh kecil dan cukup pendek di hadapanya
Lucunya lagi fisya hanya menunduk! Meski tau jorgi akan menabrak dirinya
Mungkin karna jorgi sudah atau siapa fisya sekarang atau memang ada alasan lain
"Fisya! Sejak kapan fisya disini?" Tanya jorgi melihat wajah sayu fisya
"Em...udah lumayan lama kak" fisnya memainkan jemarinya sembari melirik wajah jorgi
__ADS_1
Apa fisya melihat sikap ku akan anais?
Agh! Kenapa aku sebodoh ini hingga lupa akan fisya!
"Fisya mau! Nemenin aku sarappan gak?" Bujuk jorgi memastikan insan yang cantik ini tidak kecewa akan sikapnya pagi ini
Fisya mengangguk dengan mulut yang di kerutkan
Terlihat imut dan menggemaskan ditambah lagi rambut panjangnya yang selalu terjuntai membuat jorgi semakin mencintai wanita ini
Mereka berjalan berdua menyelusuri lorong menuju ke kantin
Jorgi yang nampak bangga berjalan di samping fisya membuat iri para mahasiswa yang melihatnya
Sedangkan fisya hanya terdiam
Bingung akan dirinya hari ini
Pertama ini tentang hans!
Dan sekarang perasaan itu datang lagi setelah melihat kak jorgi dengan anais!
Apa aku menyukai ke dua nya?
Tidak ini sangat salah! Aku harus berhenti dan kembali mengendalikan perasaan ini!...
Bersambung-
__ADS_1