
Fisya masuk kedalam gedung besar itu sembari ditemani oleh reza
"Semalat pagi direktur" ucap salah satu wanita yang menghampiri reza
Jadi dia adalah direktur di perusahaan besar ini
Mereka tetap berjalan tidak menghiraukan semua karyawan yang menyapa reza dan memasuki lift pribadi milik orang orang penting di kantor ini menuju ke lantai tiga
Saat mereka hendak sampai di lantai tiga tiba tiba ponsel reza berdering reza mengambil ponsel dari celananya dan menjawab telpon itu
"Ya hallo?..."terhenti ia sebentar
"Baiklah aku akan ke sana" reza menutup telponnya dan melihat ke arah fisya
"Yah sepertinya aku tidak bisa mengantarmu atasanku memanggilku jadi akan ku kirimkan seseorang untuk mu" ucap reza
Fisya keluar dari dalam lift itu dan berdiri di depan reza yang berada di dalamnya reza melambaikan tangan kepada fisya
Tak lama setelah lift itu naik datang lah seorang wanita berambut pendek mengampiri fisya
"Anda pasti natasya fisya olivia? Saya akan tunjukkan apa tugas anda! Kebetulan kita satu ruangan" ucap wanita ramah itu
Fisya mengikuti kemana saja wanita itu membawanya hingga sampailah mereka di ruangan kerja,fisya melihat di ruangan itu hanya ada dua meja dan dua komputer diatasnya
"Nan fisya sebelumnya perkenalkan namaku bella jadi tugas kita adalah mensketsa sebuah proyek baru kantor ini" wanita itu memeberikan sebuah arsip dokumen
Fisya melihat tugas ini sangat mudah ditambah ia ahli dibidang mensketsa sebuah proyek,fisya mulai bekerja dan memikirkan setiap ditail bagian bagian yang akan dia sketsakan
__ADS_1
Reza sampai di ruangan hans
"Kenapa kau lama sekali" ucap hans yang sedang duduk di kursi
"Yah aku harus mencarikan wanita itu pendamping" reza membela dirinya dan duduk di atas sofa
"Ada apa" tanya reza
"Tidak ada"
Apa! Kenapa kau memanggilku jika tidak ada apapun yang ingin kau sampaikan kepadaku!
Wajah reza berubah menjadi kesal
"Lalu kenapa kau memanggilku" tanya-nya sekali lagi
"Menyebalkan- aku akan membeli sesuatu untuk di makan" reza meninggalkan hans dan menaikki lift dengan kedua tangan di atas kepalanya
Saat reza keluar dari lift di lihatnya didepan lift itu ada artis perfesional kelas atas dengan tubuh yang indah
"Hai wanita" ucap reza memandang tubuhnya
"Cukup reza! Aku datang ke sini untuk menemui hans" ucap wanita itu
"Yah dia ada di ruangannya, ekhem" reza berpura pura batuk
"Jika kau butuh uang atau semacamnya aku selalu siap ada untukmu di ranjang datang saja ke padaku" ucap reza melewatinya
__ADS_1
"Pastinya aku akan datang" wanita itu membelai reza dan masuk ke dalam lift
Sampailah wanita itu di ruangan hans,dilihatnya hans sedang membaca sebuah dokumen
"Hans" ucapnya lemah lembut
"Elena! Ada apa" ucap hans
Wanita itu adalah elena artis papan atas yang terkenal di kota ini
Aku akan menggodamu dan setelah kau tidur denganku lagi malam ini aku akan meminta kau menaikkan namaku didunia hiburan
Elena mendatangi hans dan membuka kancing bajunya,menunjukkan belahan dadanya dan duduk di atas meja hans
" ada apa? Kau manja sekali" ucap hans menyingkirkan dokumen itu
Lisa turun dari mejanya dan duduk di atas paha hans, mebari mengangkat dadanya ke depan pandangan hans
"Aku sedang ingin..." ucapnya mengigit bibirnya
Perlahan ia membuka dasi hans
"Aku sedang kerja,nanti malam aku akan menemuimu" ucap hans memandang bibir sexy wanita di hadapannya
Wanita itu memegang kedua pipi hans dan me-lu--mat bibir nya
Bersambung-
__ADS_1