
Seharian fisya habiskan di rumah, yang ia lakukan disaat libur kampsu adalah duduk di taman, bermain bersama milo, dan membantu bibi mun menyiapkan makan siang. Hingga tidak terasa hari sudah larut malam
Kini fisya berada di dalam kamar, duduk di sofa sembari menonton televisi dan mamakan mie instan, fisya sengaja mematikan lampu nya karna dia tengah fokus menonton acara kesukaan nya.
Dari pukul 8-12 malam fisya hanya duduk diam dan menonton televisi, di atas meja ada banyak cemilan dan juga beberapa mie instan yang dia siapakan untuk bergadang menghabiskan film movie ini.
Sesekali fisya menatap handphone di samping nya, menunggu hans menelpon, namun sejak tadi tidak ada satupun notif dari lelaki ini
Uh! Kenapa aku mengharapkan dia menelpon ku? Seharusnya aku cukup senang karna tukang mesum itu tidak ada di rumah untuk menganggu ku
Di tengah tengah aktivitasnya, terdengar suara pintu terbuka dan seseorang masuk ke dalam kamar, sudah fisya tebak itu adalah hans
Oleh karna itu fisya masih meneruskan menonton film nya
"Apa yang kau tonton?" Tanya hans membuka jaz dan dasi nya di belakang fisya
"Film!" Jawab fisya singkat karna masih sangat menikmati acara yang ia tonton
__ADS_1
Tiba tiba hans mendekat dan menarik wajah fisya ke arahnya, kemudian mencium bibir fisya dengan sedikit kasar, setiap hembusan nafas hans, fisya dapat mencium bau alkohol
Nampaknya hans mabuk lagi
Hans meranjak naik ke atas sofa dan menidurkan fisya di sana, kemudian hans membuka kemejanya, fisya dapat melihat di sekitar leher hans ada bekas cup*ng.
Baru saja hendak bertanya hans sudah melum*t bibir fisya dan menahan kedua tangannya, entah ada apa dengan hans malam ini nampaknya dia sangat bergairah.
Hans memasukkan tangannya ke dalam baju fisya dan mengelus perut fisya.
Bau parfum wanita yang sangat menyengat masih menempel di tubuh hans, fisya menjadi sangat kesal dan marah saat menemui hans pulang dengan bau alkohol dan juga parfum wanita.
Fisya mengigit bibir hans hingga membuat hans melepaskan kedua tangannya, hans berhenti dan duduk di atas tubuh fisya memandang wajah marah fisya
Serius! Wajah itu lagi!?
"Fisya lagi makan mie" ucap fisya melihat bungkus mie instannya di atas meja
__ADS_1
"Aku tau, kau makan saja" hans masih mengec*p leher fisya
Sebenarnya fisya cukup risih dengan aroma parfum dan bekas cup*ng di leher hans, benak fisya berpikir, setelah hans meniduri wanita lain sekarang dia ingin meniduri fisya
"Fisya mau makan mie" ucap fisya mendorong tubuh hans dan berjalan menjauh dari lelaki ini
Hans hanya memandang fisya heran, tiba tiba saja demi memakan mie fisya menjauh dari hans, namun sebenarnya fisya menjauh karna keadaan hans yang di selubungi bau parfum dan alkohol kemudian dengan semua bekas cup*ang di leher nya
"Apa kau baru pulang dari bar!?" Tanya fisya duduk di atas kasur dan menunduk
"Iya!"jawab hans melihat fisya yang sangat suram
"Lebih baik kau mandi dan segera tidur" ucap fisya tiba tiba saja menjadi dingin
Hans berdiri, mengambil handuk di lemari dan berjalan membelakangi fisya menuju kamar mandi, kemudian di tengah tengah perjalanan hans terasa seseorang tengah memegang tangannya....
Bersambung-
__ADS_1