KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
BAR!


__ADS_3

Hans sudah menunggu reza cukup lama di ruangan VIP bar terbesar di kota ini,wajahnya amat menakutkan saat ia kesal


Jika dia belum datang dalam 2 menit lagi! Aku akan mengakhiri hidupnya


Datanglah dari pintu masuk seorang wanita sex* membawa nampan berisikan sebotol minuman


"Ini pesanan anda tuan"ucap wanita penghibur itu membawakan sebotol anggur merah


"Letakkan disana" hans menghidupkan rokoknya dan menghisap sebatang rokok itu.


"Apakah anda ingin saya temani tuan hans?" Wanita itu bersih keras menggoda hans demi mendapatkan uang dan bisa tidur dengan-nya


"Tidak" dingin jawab hans prihal kesal menunggu reza


Wanita itu meninggalkan hans sendirian di ruanggan dengan wajah kecewa


"Maaf aku membuatmu menunggu" reza sampai dengan tergesah gesah


"Kau tau aku benci menunggu" ucap hans dingin sembari membuka botol minum beralkohol itu


"Yah,karna aku kehilangan kunci mobilku jadi aku berjalan cukup jauh" reza membela dirinya


Wajah hans dingin,tak menunjukkan ekpresi apapun pada reza


Aku dalam bahaya


Reza menggusap kepalanya dengan kencang,sembari memikirkan nasibnya kedepan

__ADS_1


"Duduklah" ucap hans


Akhirnya dia mengizinkan aku duduk! Setidaknya aku tau dia masih memaafkanku dan disela itu aku bisa meregangkan kedua kakiku


Reza duduk di sebelah hans dan memberikan dokumen bio data fisya kepada hans


"Bagaimana kau mendapatkannya?" Tanya hans membuka dokumen itu


"Ceritanya cukup panjang! Yang jelas jika besok dia tidak memberikan uang sebelas juta dollar kepada ibunya,maka ibunya akan menjual keperawananya" ucap reza menuangkan minuman ke dalam gelas


Benarkah? Itulah sebabnya ia bermimpi buruk saat bersamaku


" tapi aku memintanya datang ke kantor besok" sambung reza dengan wajah bangganya


"Berikan dia pekerjaan yang layak,soal uang itu biar aku yang urus" hans menutup dokumen itu


Hans menghisap kembali sebatang rokok itu sambari melihat dokumen yang terletak di depannya


Umurnya masih 17 tahun!


Yah aku akan bermain dengan anak anak


"Wanita itu sangat kuat" ucap reza meletakkan gelas ke meja


"Ia masih bisa tersenyum di hadapanku dengan semua beban masalah yang sedang ia hadapi" reza memandang langit langit bar


"Tapi dilihat lihat keluarganya tidak peduli akan dirinya bahkan sepertinya ia dikucilkan dari keluarganya dan selalu menjadi bahan taruhan ayahnya" kagum reza akan fisya

__ADS_1


"Yah menurutku dia akan cocok denganmu,tapi kau jangan terlalu keras kepadanya"


Yah setidaknya ia bisa menghadapi egomu yang tinggi dan sifat dinginmu hingga ia dapat mengubah hidupmu,akan ku lakukan yang terbaik untukmu


Reza memandang hans yang dari tadi santai seakan akan tidak mendengarkan ucapannya


"Bagaimana pun dia mulai sekarang dia adalah milikku dan sampai seterusnya hingga aku mulai bosan "egois hans


Inilah sifatmu yang tidak pernah berubah! Tapi aku yakin wanita itu bisa mengubah pandangan hidupmu


"Yah itu terserah dirimu" ucap reza melambaikan tangan memanggil asistennya di belakang kursi


"Ada apa tuan" santun ia berbicara


"Bawakan aku dua wanita! Malam ini harus dirayakan" ucap reza merangkul hans


Hans berdiri dan berjalan meninggalkan reza yang duduk kebingungan dikursi sendirian


"Aku tidak ikut,ada urusan penting yang harus aku lakukan"hans berjalan diikuti dengan asisten pribadinya


Ditinggalkannya ruangan itu dengan reza didalamnya


Yah sepertinya aku sendirian


Reza kembali menuangkan minuman ke dalam gelasnya dan menghidupkan sebatang rokok


Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2