KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Bercerita


__ADS_3

Reza memperhatikan fisya yang menyingkirkan rambut dari wajahnya,terlihat hidung mancung,bibir kecil berwarna merah muda, mata indah itu


Dia sangat cantik,wajar saja hans menyuruhku mencarinya.


Fisya menarik nafas dan berusaha tersenyum sebari memandang kedua tangannya


"Fisya bingung" ucapnya menunduk


"Bingung kenapa" tanya reza mamancing fisya menceritakan masalahnya


Lagi lagi bibir itu tidak bisa menceritakan betapa menyedihkan hidupnya dan mata itu mengeluarkan air mata lagi seakan akan kesedihan yang dialaminya tidak bisa dijelaskan melalui kata kata.


"Tak apa! Kau bisa menceritakan semuanya padaku" reza meyakinkan fisya


"Kemarin..." fisya menghelap air matanya dan tersenyum " perusahaan ayah fisya bangkrut jadi ayah fisya menjual fisya untuk mengembalikan nama baik perusahaannya"lagi lagi air mata jatuh ke tanag fisya


Apa! Pantas saja dia tampak sangat tertekan


Reza memandang fisya sambari mengerutkan alisnya.


"Dan kemarin pacar fisya selingkuh dengan sahabat fisya" mata itu kembali meneteskan air matanya


"Tapi fisya kuat,fisya gak mau nyerah gitu aja" fisya tersenyum dengan air mata yang berjatuhan


"Jadi fisya bilang ke ayah kalo fisya bakal menganti kerugian perusahaan ayah,tapi fisya cuma dikasi waktu tiga hari untuk ngumpulin uang sebelas juta dollar" terhentilah perkataan fisya


Batinnya sangat tertekan untuk mengatakan kalimat terakhir dari sebuah cerita yang menceritakan betapa menyedihkan hidupnya.

__ADS_1


"Tapi...fisya gagal" perkataan itu membuat air matanya bercucuran jatuh ke tangannya


Fisya menangis memikirkan apa yang akan ia lakukan selanjutnya.air mata itu tidak tegenang lagi,namun jatuh sesuai dengan keinginannya sendiri


Sebesar itukah masalah mu, tapi kau masih bisa tersenyum di masalah serumit dan sebesar ini.


"Yah menurutku kau belum gagal sepenuhnya" ucap reza melipat tangannya


Fisya yang menunduk menangis mengangkat kepalanya dan memandang reza dengan penuh harapan


"Ha?" Tanya fisya kebingungan


"Yah kau belum gagal fisya! Masih ada satu hari lagi,kebetulan perusahaan temanku sedang mencari karyawan baru dan gajinya cukup besar" ucapnya menyemangati fisya


Fisya hanya terdiam tidak ada kata kata lagi yang dapat keluar dari bibirnya,memandang lelaki disampingnya dengan harapan sepenuhnya


"Boleh aku lihat bio data mu" tanya reza melihat dokumen kuning di bawah tangan fisya


Mari kita lihat


Nama...natasya fisya olivia


Sekolah...universitas a


Umur.....


APA masih 17 tahun?, iq nya cukup besar hingga ia bisa masuk di universitar yang unggul

__ADS_1


"Yah kau bisa bekerja disana, ini alamat nya" reza memberikan kartu alamat ke pada fisya


Fisya mengambilnya dan memandang kartu alamat itu dengan air mata yang masih tergenang


Tapi kemarin aku sudah ketempat ini dan tidak ada lowongan perkerjaan disana,tapi semoga saja aku bisa bekerja disana


"Terimakasi" fisya tersenyum ke arah reza yang memperhatikannya membaca alamat itu


Saat ia tersenyum,fisya sangat cantik


" yah tentu saja,kalau begitu pulang lah bersiap untuk besok, aku akan menunggu mu di sana" reza berdiri dari kursi itu " oh ya boleh aku pinjam sebentar bio data mu?" Tanya reza


"Ya" sahut fisya


"Baiklah kalau begitu,aku akan pulang sampai jumpa besok" reza pergi dan melambaikan tangan kepada fisya


Fisya sangat bahagia hingga ia kehabisan kata kata,fisya hanya duduk di kursi itu memandang kartu alamat ditangannya.


Diperjalanan pulang reza mengambil handphone nya dan menelpon hans dengan setumpuk kebanggaan yang akan ia sombongkan kepada hans


"Ada apa" sahut hans dengan nada yang berbeda


"Yah...sepertinya aku berhasil menemukan wanita itu" ucap reza membanggakan diri


"Benarkah! Bagus! Aku kira kau tidak akan menyelesaikan tugas kecil dari ku" nada bicara itu membuat reza kesal


"Aku sudah buktikan kepadamu, yah bagaimana lagi aku memang yang terbaik" sombong reza

__ADS_1


"Aku akan menemui mu di tempat biasa" hans berhenti berbicara "jika saja kau menemukan wanita yang salah,maka aku akan menghabisimu" nada bicara hans kali ini sangat menakutkan itu artinya dia tidak main main dengan ucappannya


Bersambung-


__ADS_2