KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Kekacauwan


__ADS_3

Pagi pagi sekali terdengar sampai ke lantai atas, beberapa orang tengah merusuh di lantai bawah rumah hans,bahkan fisya belum bangun suara gemerutuk dari dapur sudah terdengar


"Siapa di bawah!" Tanya hans masih memejamkan mata nya


Embun tidak ada jawaban dari fisya, ia masih terlelap tidur karna ini masih pukul 4 pagi


Hans terbangun dan duduk di sebelah fisya, sembari mendengar lebih jelas apa yang terjadi di bawah.


Semakin lama suara itu semakin keras seakan akan satu negara tengah berkumpul di lantai bawah


Apa pun itu! Akan ku bunuh!


Dengan kesal hans beranjak dari tempat tidurnya berjalan ke lantai bawah sembari melihat jam tangan nya, jalan hans begitu cepat hingga tangga yang cukup panjang ini hanya dia lewati beberapa saat,


Di aula tamu tidak ada apa apa, hanya ada satu kemungkinan, suara rusuh itu berasal dari dapur, hans berpikir biasanya para koki dan pelayan sangat tertip dan tidak pernah membuat keributan tentunya di bawah pengawasan kepala pelayan ; bibi mun


"Apa yang terjadi.....

__ADS_1


Sesontak hans terdiam melihat dapurnya sangat berantakkan dan ada bibi mun, andre bahkan beberapa koki lainnya tengah terlihat panik


Dan biang keladi dari masalah ini adalah


Teman temannya sendiri, dapat di lihat reza tengah mengaduk adonan, aron entah sedang menggoreng apa kemudian lisa dan diandra tengah bergulad dengan kompor


"Apa yang terjadi!" Tanya hans mengambil semua perhatian orang orang di dapur


Tiba tiba fisya datang dari belakang hans, dengan baju piama nya ia berdiri di belakang hans


"Ada apa ini!?" Tanya fisya panik melihat dapur sudah seperti kapal pecah


"Kenapa kalian di sini! Dan pagi pagi sekali" hans melotot menatap reza,aron,diandra dan lisa yang menunduk kaku di hadapan


"Andre! Bibi mu! Bagaimana mereka bisa masuk?" Geram hans melihat andre dan bibi mun yang terlihat panik


"Saya tidak tau tuan, tiba tiba saja ada suara gemerutuk dari dapur tuan"

__ADS_1


Fisya masih terdiam tidak percaya dengan apa yang dilihat nya, yang benar saja mereka berempat menyingkirkan para koki dan pelayan di rumah ini kemudian menghancurkan dapur dengan semua suara suara hempassan barang dan teriakkan


"Apa yang sedang kalian buat?" Tanya fisya menatap sekeliling dapur


"Yah ini semua ide lisa dan diandra! Kami berusaha membuat kue untuk kesembuhan hans" elak reza berbohong padahal itu ide reza dan aron


Dalam waktu bertepatan reza mendapatkan dua pukullan dan satu tamparan, mungkin reza bisa mengambil pelajaran dari pukulan itu


"Kenapa tidak meminta koki saja! Mereka bisa, mereka akan membuat kue yang sesuai dengan imajinasi kalian! Dan jika kalian meminta para koki,dapur ku tidak akan hancur seperti ini"ucap hans kesal


"Hehehe...kami minta maaf, soal dapur dan juga kompor nya" aron meletakkan sendok yang ia pegang dari tadi


"Bibi mun tolong di bereskan, dan kalian sebaiknya menunggu di ruang makan hingga koki menyiapkan kue konyol itu" hans berjalan keluar dari dapur dan duduk di ruang makan dengan wajah tidak senang nya


"Yah bagaimana lagi! Ayo!" Diandra merangkul lisa dan fisya kemudian menyeret mereka ke ruang makan


Bersambung-

__ADS_1


Next episode


__ADS_2