
"Tuan johan akan menggelar pernikahan hangatnya di kediamannya bersama dengan nona mika" ucap pembawa acara itu di layar
Hanya ini? Lalu kenapa dia menangis
Lalu hadphone di tangan hans itu berdering lagi
Terlihat di layar itu sebuah sambungan video yang baru dikirim oleh salah satu mahasiswa
"Tuan johan! Anda akan segera menggelar pernikahan lalu ada apa dengan fisya mantan kekasih ada" tanya pembawa acara itu
"Yah...dia berselingkuh dan sudah melakukan perbuatan yang kotor" ucap johan berbicara ke arah kamera
Pandai sekali dirimu,memutar balikkan fakta! kesalahan apa yang pernah aku lakukan kepadamu hingga kau melakukan semua ini kepadaku
Fisya menangis dengan tersendu sendu,tak pernah ia bayangkan sosok yang ia sayang kini menusuknya dari belakang
Benarkah?
Hans menutup handphone itu dan melemparnya ke depan hadapan fisya,menatap wanita di depannya itu dengan tatapan yang menakutkan
"Apakah benar kau melakukan itu" tanya hans tegas kepada fisya
Lihat lah johan! Aku sangat berterimakasi kepadamu! Berkat kau sekarang dunia sudah membenciku
"Jawab!" Teriak hans memukul meja
__ADS_1
Emosi menjelonjak di dalam dada hans, kemurkaan hans seakan akan tidak bisa di kendalikan lagi
"Jawab pertanyaan ku atau ku akhiri hidupmu" sekali lagi hans membentak fisya
Hanya tangis dari mata fisya yang dapat menceritakan segalanya!, segala yang ia alami di kehiduppannya
Bahkan bibir ini tidak bisa berbicara
Tangis fisya semakin sendu
dunia memang sudah membenci dirinya sejak awal
Menyebalkan!
Hans berdiri menarik tangan fisya dan menyeretnya ke dalam lift, ganggaman tangan yang sangat kuat itu menyakiti pergelangan tangan fisya.
Kini hans tengah murka tidak menghiraukan apapun.diseretnya wanita malang di belakangnya itu menuju ruang parkiran, semua seisi kantor menjadi hening melihat direktur mereka yang tengah murka menyeret karyawan baru
"Masuk" hans membuka pintu mobil dan mendorong fisya masuk ke kursi depan
Kemana lagi dia membawaku
Fisya memengang tangannya yang memar akibat genggaman kuat dari hans
"Fisya bisa jelassin"ucap fisya dengan deraiyan air mata yang jatuh
__ADS_1
"Terlambat" hans menginjak gas mobilnya melajukan mobil mewah ini dengan sangat kencang
Mobil yang tertanda mewah milik hans itu melaju dengan cepat di antara barisan mobil lainnya, dipotongnya jalan setiap mobil di depannya,perjalan yang panjang kini menjadi terasa singkan
"Turun" ucap hans menghentikan mobilnya didepan rumah sakit
"Tapi fisya..." berusaha mencari alasan.namun tak ada satupun alasan yang bisa mengakhiri ketidak adilan ini
Lelaki di samping fisya semakin murka, dibukanya pintu mobil itu lalu saat ia keluar dibantingnya dengan sangat keras
"Sudah ku katakan untuk tidak membantah perkataan" hans membuka pintu di sebelah fisya dan kembali menyeret fisya masuk ke dalam rumah sakit itu.
Genggaman yang kian menyakitkan itu membuat fisya semakin tidak berdaya.
hans seolah olah tidak memperdulikan fisya dan terus berjalan dengan cepat melalui lorong rumah sakit yang dipenuhi oleh banyak orang
"Apakah itu tuan hans? Lalu siapa yang sedang bersamanya" gosip gosip mulai merajalela
Mereka bedua semakin dekat dengan sebuah pintu yang bertulisan * ruangan khusu dokter jun Dilarang masuk*
Hans menarik tangan fisya menuju pintu itu
Sudah cukup
Fisya membanting genggaman tangan hans hingga terlepas dan menatap lelaki tinggi di hadapannya...
__ADS_1
Bersambung-