KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Tuan hans pulang


__ADS_3

Hari ini adalah hari paling membosankan untuk fisya


Dimana dari waktu ke waktu ia hanya duduk di atas sofa sendirian tampa teman.


Dan Hari ini milo ke dokter hewan sedang kan beberapa pelayan tidak mau diajak


Berbincang atau sebagainya


Sehingga di waktu yang panjang hari ini fisya hanya duduk di sofa aula tamu sesuai dengan perintah dan keinginan hans


"Nona fisya saya membawakan selimut untuk anda! Hari ini sangat dingin " bibi mun menghampiri fisya yang tengah duduk konyol sembari membawa sehelai selimut kecil di tangannya


"Iya bibi! Makasi" fisya mengambil selimut itu dan kembali bermalas malassan


Bahkan ia sangat malas untuk mengetahui cuaca hari ini


Diluar cuaca sedang hujan terasa sangat dingin


Karna hujan kali ini sangat deras


"Tuan hans kita sudah sampai" ujar andre yang tengah menghentikan mobil tepat didepan pintu


Seorang bodyguard datang menghampiri mobil hans sembari membawa payung hitam yang ukurannya cukup besar


Hans turun dari mobil dan berjalan masuk menuju dalam rumah


Tampa menghawatirkan sedikitpun air hujan yang membasahi dirinya karna pria setia yang membawakan payung selalu siap untuk hans


"Tuan hans sudah pulang?" Bibi mun datang mengambil jaz milik hans

__ADS_1


"Dimana gadis itu?" Tanya hans melonggarkan dasinya


"Nona fisya sudah menunggu anda di aula tamu


Dia sangat bosan karna tidak melakukan apa apa tuan"ujar bibi mun membersihkan jaz di tangannya


Tak acuh atau tidak mendengarkan bibi mun hans masuk ke dalam ruangan untuk menemui gadis yang sangat ingin dia lihat sore ini,


Dilihatnya fisya tengah duduk tidak beraturan di sofa.


Kepalanya menyentuh lantai,tubuhnya terbaring malas dan kaki fisya menjulang ke atas


"Ada apa dengan mu hari ini?" Tanya hans duduk di sebelah fisya


"Fisya gak papa" ujar fisya membenari posisi duduk nya disebelah hans


Tidak ada yang tau apa maksud dari itu tapi nampaknya hans selalu melakukannya


"Kenapa kau tidak memakai selimut? Kau bisa sakit bodoh!" Hans membabar kan selimut di tubuh kecil fisya


"Buat kan aku coklat panas" perintah hans


"Tunggu fisya buattin!" Fisya berdiri dan berjalan ke arah dapur untuk memenuhi semua perintah hans


Hari ini adalah hari yang cukup menyebalkan bagi hans


Karna dari beberapa rapat yang dia hadiri hanya satu rapat yang mengdapatkan hasil yang cukup memuaskan


Rapat rapat lainnya hanya berisi perbincangan perbincangan bodoh

__ADS_1


"Tuan hans! Nyonya steven glen ada di depan pintu" andre menghampiri hans


Wanita tua itu lagi!?


Yang benar saja!


"Mau apa dia?" Kata hans


Tidak lama fisya keluar dari kamar dan mendengar sedikit perbincangan antara andre dan hans


"Nyonya besar datang membawa beberapa hadiah untuk anda tuan" andre menunduk katna tau hans tidak akan pernah suka dengan hal ini


"Usir dia! Jika dia tidak mau pergi maka biarkan saja" kata kata hans membuat fisya terkejut


Bagaimana tidak hans sudah dua kali menolak wanita ini


Ada apa dengan dirinya?


Bukan kah menyenangkan bila ada yang datang untuk berkunjung?


Fisya menghampiri hans dan meletakkan secangkir coklat panasnya di atas meja


Diwaktu bersamaan pula andre pergi untuk melaksanakan perintah hans


"Siapa tuan hans?" Tanya fisya meletakkan nampan diatas meja


"Wanita!" Jawab hans selalu dingin...


Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2