
"Buka dan baca dengan hati hati" perintah hans
Seakan akan tidak bisa membatah perintah itu! Dengan perlahan fisya membuka amplop ditangannya dan menarik kertas didalam amplop
Apa ini? Sebuah kontrak?
Bola mata fisya bergeser berulang ulang membaca isi dari kertas di tangannya! Menyaring setiap kata di dalam kertas itu
Tertulis bahwa jika pihak pertama yaitu aku menyetujui menjadi kekasih kontrak tuan hans selama tiga bulan maka tuan hans akan membiayai semua kebutuhan ku dan mempasilitasi kehiduppanku
Jantung fisya berdebar dengan sangat kencang, jemari nya seakan akan terkontak pada kertas itu pikirannya sudah mulai kacau,bahkan untuk bertanya kejelasannya pada hans ia tidak mampu
"Jika kau menyetujuinya maka akan ku transfer sebelas juta dollar ke rekening keluargamu" sahut hans melihat wajah fisya yang tegang
Aturannya hanya satu!
Menuruti setiap perkataan tuan hans
Kembali lagi fisya di hantui kekacauwan
dihadapkan dengan pilihan yang sulit dan tidak sekalipun terbayang di benak fisya
Namun setelah berpikir ia harus menerima dan menjalani hubungan kontrak ini untuk menyelamatkan keperawananya
__ADS_1
Ini hanya tiga bulan! Dan itu sepadan dengan apa yang diberikan tuan hans kepadaku.tapi aku bahkan tidak mengenalnya! Tuhan haruskan aku meletakkan kepercayaanku kepada lelaki ini
Dari tadi hans hanya memperhatikan fisya yang sedang diam termenung melihat kertas di tangannya
Apakah ada yang salah dengan kontrak itu?
Padahal aku sudah meminta andre untuk mempersingkat dan memperjelasnya
"Jadi bagaimana" hans menjulurkan pena ke hadapan fisya
Dilihatnya pena biru yang dipegang oleh hans, berkali kali fisya meyakinkan diri untuk menandatangani kontrak di tangannya dan berfikir mungkin inilah jalan satu satunya perlahan fisya mengambil pena di ruas jemari hans
Jika aku tanda tangani kontrak ini apakah aku akan mendapatkan masalah tapi jika tidak dari mana lagi aku mendapatkan uang sebelas juta dollar
Fisya meletakkan ujung pena itu di bagian sudut kertas segala harapan hidupnya ada pada ujung pena itu dengan perlahan fisya menulis namanya lalu terhenti! Untuk berpikir kesekian kalinya benaknya berkata tidak namun fisya tetap menanda tanganinya
Hans tersenyum kecil dilihatnya seseorang yang selama ini dia ingin kan kini melepaskan seluruh hidupnya kepada hans
Kau milikku sekarang
"Baiklah akan aku suruh andre untuk mentransfer uangnya" ucap hans mengambil kertas kontrak di tangan fisya
Fisya diam membatu seperti ada yang mengganjal di hatinya! Tapi apa? Tidak ada jawaban untuk kegelisaan hatinya sekali lagi Ia meyakinkan dirinya bahwa itu hanya sekedar kontrak biasa
__ADS_1
"Jadi mulai hari ini kau adalah kekasiku! Jangan pernah membantah perintahku " hans mengambil handphonya dan menelpon andre
"Ya selamat siang tuan hans" sopan santun andre menyelamatkan dirinya dari kemurkaan hans
"Transfer uangnya sekarang" hans menutup telponnya
Fisya! Kau harus bahagia! Uang itu sudah di transfer dan kau menyelamatkan hidupmu! Lalu kenapa bibir ini tidak bisa tersenyum ada apa lagi dengan hatiku
Fisya menelah apa yang salah dengan dirinya dan memandang kontrak yang terletak di meja hans
Tidak ada yang salah dengan kontrak itu
"Ingat! Sekali kau membuat keputusan! Kau tidak bisa membatalkannya" sorot mata menakutkan hans melihat fisya
Tuhan! Rencana apa lagi yang kau buat untukku
Fisya tersenyum namun tak bahagia,ingin menangis tapi mengapa yang ada di kepalanya hanyalah sebuah kontrak bodoh yang ia tanda tangani
"Kau bisa pergi sekarang dan saat jam makan siang aku ingin kau ada di sini menemaniku makan" ucap hans
Fisya berdiri dan memutar tubuhnya berjalan ke arah lift
"Oh ya - kau tidak perlu bekerja lagi! Aku akan membiayai semua kebutuhanmu, kau datang ke kantor hanya untuk menemuiku,ingat" sekali lagi hans memberikan aturan dari mulutnya
__ADS_1
Membuat hati hans senang telah mendapatkan apa yang ia inginkan dan bahkan ia berhasil mengisolasi wanita malang itu...
Bersambung-