KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Kontrak (tuan hans 3)


__ADS_3

"Buka dan baca dengan hati hati" perintah hans


Seakan akan tidak bisa membatah perintah itu! Dengan perlahan fisya membuka amplop ditangannya dan menarik kertas didalam amplop


Apa ini? Sebuah kontrak?


Bola mata fisya bergeser berulang ulang membaca isi dari kertas di tangannya! Menyaring setiap kata di dalam kertas itu


Tertulis bahwa jika pihak pertama yaitu aku menyetujui menjadi kekasih kontrak tuan hans selama tiga bulan maka tuan hans akan membiayai semua kebutuhan ku dan mempasilitasi kehiduppanku


Jantung fisya berdebar dengan sangat kencang, jemari nya seakan akan terkontak pada kertas itu pikirannya sudah mulai kacau,bahkan untuk bertanya kejelasannya pada hans ia tidak mampu


"Jika kau menyetujuinya maka akan ku transfer sebelas juta dollar ke rekening keluargamu" sahut hans melihat wajah fisya yang tegang


Aturannya hanya satu!


Menuruti setiap perkataan tuan hans


Kembali lagi fisya di hantui kekacauwan


dihadapkan dengan pilihan yang sulit dan tidak sekalipun terbayang di benak fisya


Namun setelah berpikir ia harus menerima dan menjalani hubungan kontrak ini untuk menyelamatkan keperawananya

__ADS_1


Ini hanya tiga bulan! Dan itu sepadan dengan apa yang diberikan tuan hans kepadaku.tapi aku bahkan tidak mengenalnya! Tuhan haruskan aku meletakkan kepercayaanku kepada lelaki ini


Dari tadi hans hanya memperhatikan fisya yang sedang diam termenung melihat kertas di tangannya


Apakah ada yang salah dengan kontrak itu?


Padahal aku sudah meminta andre untuk mempersingkat dan memperjelasnya


"Jadi bagaimana" hans menjulurkan pena ke hadapan fisya


Dilihatnya pena biru yang dipegang oleh hans, berkali kali fisya meyakinkan diri untuk menandatangani kontrak di tangannya dan berfikir mungkin inilah jalan satu satunya perlahan fisya mengambil pena di ruas jemari hans


Jika aku tanda tangani kontrak ini apakah aku akan mendapatkan masalah tapi jika tidak dari mana lagi aku mendapatkan uang sebelas juta dollar


Fisya meletakkan ujung pena itu di bagian sudut kertas segala harapan hidupnya ada pada ujung pena itu dengan perlahan fisya menulis namanya lalu terhenti! Untuk berpikir kesekian kalinya benaknya berkata tidak namun fisya tetap menanda tanganinya


Hans tersenyum kecil dilihatnya seseorang yang selama ini dia ingin kan kini melepaskan seluruh hidupnya kepada hans


Kau milikku sekarang


"Baiklah akan aku suruh andre untuk mentransfer uangnya" ucap hans mengambil kertas kontrak di tangan fisya


Fisya diam membatu seperti ada yang mengganjal di hatinya! Tapi apa? Tidak ada jawaban untuk kegelisaan hatinya sekali lagi Ia meyakinkan dirinya bahwa itu hanya sekedar kontrak biasa

__ADS_1


"Jadi mulai hari ini kau adalah kekasiku! Jangan pernah membantah perintahku " hans mengambil handphonya dan menelpon andre


"Ya selamat siang tuan hans" sopan santun andre menyelamatkan dirinya dari kemurkaan hans


"Transfer uangnya sekarang" hans menutup telponnya


Fisya! Kau harus bahagia! Uang itu sudah di transfer dan kau menyelamatkan hidupmu! Lalu kenapa bibir ini tidak bisa tersenyum ada apa lagi dengan hatiku


Fisya menelah apa yang salah dengan dirinya dan memandang kontrak yang terletak di meja hans


Tidak ada yang salah dengan kontrak itu


"Ingat! Sekali kau membuat keputusan! Kau tidak bisa membatalkannya" sorot mata menakutkan hans melihat fisya


Tuhan! Rencana apa lagi yang kau buat untukku


Fisya tersenyum namun tak bahagia,ingin menangis tapi mengapa yang ada di kepalanya hanyalah sebuah kontrak bodoh yang ia tanda tangani


"Kau bisa pergi sekarang dan saat jam makan siang aku ingin kau ada di sini menemaniku makan" ucap hans


Fisya berdiri dan memutar tubuhnya berjalan ke arah lift


"Oh ya - kau tidak perlu bekerja lagi! Aku akan membiayai semua kebutuhanmu, kau datang ke kantor hanya untuk menemuiku,ingat" sekali lagi hans memberikan aturan dari mulutnya

__ADS_1


Membuat hati hans senang telah mendapatkan apa yang ia inginkan dan bahkan ia berhasil mengisolasi wanita malang itu...


Bersambung-


__ADS_2