KAU Adalah MILIKKU

KAU Adalah MILIKKU
Elena 2


__ADS_3

Deringan handphone hans menandakan satu panggilan masuk itu menghentikan mereka berdua


"Ya" jawab hans dingin sembari memakai kemejanya


"Tuan hans...fisya udah mau sampai, tuan hans mau fisya titipin aja atau dibawa ke ruangan tuan hans" bergema suara fisya di benak hans


"Bawa ke ruangan ku" hans menutup telpon itu


Dengan segera hans memakai bajunya tampa menghiraukan elena yang berbaring di sofa


"Pakai bajumu!" Perintah hans melirik elena


"Tapi hans..." bujuk elena menarik lengan hans


"Keluar dari ruangan ku" dingin perintah hans


Apa yang benar saja! Kau belum melakukan apa apa dan langsung meminta ku keluar!?


"Tapi hans" tegas elena


"Keluar dari ruangan ku atau kau tau akibatnya" kali ini mada berbicara hans benar benar menakutkan


Elena memakai bajunya dan merapikan diri lalu berjalan masuk ke dalam lift


Didalam lift elena berpikir hans tidak pernah menolak dirinya selama ini tapi kenapa setelah ada satu panggilan masuk hans langsung berubah pikirran


Lift itu berhenti dengan gaya sombongnya elena berjalan melewati semua karyawan yang sudah muak melihat dirinya


Namun seketika elena berhenti dan menatap wanita kampungan yang membawa keranjang bekal


Wanita ini kan....

__ADS_1


Mungkin dialah alasan hans menolakku


Awas saja kau


Elena mempercepat jalan nya hingga berhenti di hadappan fisya


Lugu fisya melihat elena seakan akan tidak tau harus berbuat apa


"Em...permisi fisya mau lewat" sopan fisya menunduk di hadapan wanita sombong ini


"Kau pikir kau bisa pergi begitu saja" elena mendorong bahu fisya


Semua karyawan di dalam ruangan ini mengeluarkan handpone nya masing masing dan merekam aksi elena


Mengingat hans pernah mengatakan bahwa dilarang keras menyentuh fisya


" kau pikir kau siapa!?" Sunyi melanda ruangan ini hanya ada suara elena yang melengking tinggi


"Fisya salah apa sama kamu?" fisya yang benar benar tidak tau apa maksud dari perkataan elena hendak bertanya


"Maaf...fisya gak ngerti" fisya mengerutkan alisnya


Wanita ini sangat pandai berakting


Elena melihat keranjang yang dibawa oleh fisya


Dan merampas keranjang nya dengan keras lalu mengacak ngacak isinya


Dia mengambil satu mangkuk besar yang berisikan sup ikan yang terlihat lezat


Bahkan saat elena membuka tutup mangkuk itu aroma dari masakkan fisya benar benar menghiurkan

__ADS_1


"Aku salut dengan akting mu" elena mengangkat mangkuk itu dengan tinggi lalu menuangkan isinya diatas kelapa fisya


Semua yang menyaksikan tidak berani berbuat apa apa


Hanya bisa merekam adegan ini untuk disebarkan


Fisya menunduk memejamkan mata berusaha agar kuah sup itu tidak masuk ke dalam matanya


Dan saat semua tumpahan kuah membasahi baju dan rambut fisya


Bahkan beberapa sayuran dan daging ikan menempel di bajunya


Elena berhenti sejenak melempar mangkuk itu dan kembali mengacak acak keranjang lalu menemukan daging asap dengan saus merah


Ini yang ku cari


Elena membuka kotak daging asap itu dan menumpahkan isi nya ke baju fisya bahkan sisa dari saus itu ditumpahkan ke kepalanya


"Inilah pelajaran untuk mu karna telah merebut hans dari ku" elena melemparkan kotak itu kehadappan fisya


Jadi semua ini hanya untuk iblis bodoh itu!?


Fisya mengenggam tangannya dan memandang elena


"Kau ingin hans!? Silahkan ambil dia, aku tidak peduli" nada berbicara fisya seakan akan meremehkan elena


"Beraninya kau...


Plak!!


Satu tamparan keras tepat di wajah fisya meninggalkan semua rasa sakit

__ADS_1


"Jaga bicara mu!" Elena menghelapkan tangannya ke baju fisya dan mendorong kening gadis malang itu...


Bersambung-


__ADS_2