
Bab 106 Membentuk Resimen
Yang Zhiqing mengangguk dan menjawab, “Dia memang kuat Untung saja jika tidak maka kita semuanya akan terbunuh oleh wanita gila itu.”
“Tetapi aku sedikit tidak asing dengan dia, aku yakin bahwa dia adalah pemuda bertopeng." Mi Qiongqi pandangan tidak luput kepada Xiao Chen dari kejauhan.
“Benar, aku yakin dia adalah pemuda bertopeng!" Yang Zhiqing menjawab dan mendakti Tang Zhang Zhang.
“Paman apakah kamu tidak apa-apa?" Yang Zhiqing berjongkok dan mengecek Tang Zhang Zhang. Setelah dicek ternyata Tang Zhang Zhang sudah meninggal akibat ledakan pamungkas gabungan dari komplotan Xu Qingxuan.
Dalam radius dua kilometer persegi ada kawah yang cukup besar dan dalam. Jika hujan tiba, mungkin cekunggan ini sudah menjadi danau baru.
Yang Zhiqing dan Mi Qiongqi mengubur mayat Tang Zhang Zhang dan membuat bunga yang indah untuk penghormatan.
Xiao Chen yang sudah memerintahkan lusinan semut, untuk mengambil harta para bawahan akhirnya kenyang. Setiap cincin penyimpanan, dia akan gunakan sebagai tambahan ruang penyimpanan. karena buku penyimpanan ini hanya berluas sepuluh meter persegi.
Xiao Chen mendekati Yang Zhiqing dan Mi Qiongqi sambil memberi bunga juta. Walaupun dia tak tahu namun melihat Tang Zhang Zhang adalah pria yang tidak jahat.
“Sudah mengubur ini, maka aku akan pergi.” Xiao Chen berpamitan dan mendekati Wenren Wushuang langsung pergi intuk melanjutkannya perjalanannya.
Tetapi, mereka berteriak secara serempak.
"Tunggu!"
Xiao Chen menoleh dan menjawab, ”Ada apa? Ada yang ingin kalian sampaikan kepada ku lagi?"
__ADS_1
Yang Zhiqing melangkah maju, dan mengatakan penuh khidmat. “Bisakah kalian membawakan aku kemana kamu pergi?”
Yang Zhiqing dan Mi Qiongqi akhirnya menceritakan tertinggi dia hanyalah beranggota 10 orang. Tetapi, Nin Tian yang memiliki jurus percepatan tiba-tiba di pantai Hanya menyisakan dua saja antara Yang Zhiqing dan Mi Qiongqi.
Mereka semua adalah anggota resimen.
“Kalian mantan kelompok resimen?” Xiao Chen ingin tahu lebih jelas.
“Ini benar, kami adalah resimen petualangan dan kami terkadang mengambilnya tugas untuk pergi ke reruntuhan kuno mengambil harta yang ditugaskan oleh para atasan misi." Mi Qiongqi menjawab.
Xiao Chen melirik Wenren Wushuang dia tidak tahu harus berbuat apa. Awalnya hanya ingin pergi secepat mungkin ke lembah Phoenix kematian, namun sekarang banyak halangan seperti menemui wanita. Apalagi wanita itu cukup cantik.
Wenren Wushuang hanya mengangkatnya bahu, dia hanya mengikuti perintah Xiao Chen.
Matanya terpejam sambil memikirkan sesuatu yang lebih baik, dari penglihatannya mereka berdua sungguh sangat bersungguh-sungguh ingin mengikuti dirinya.
Tetapi dia dan di atas daripada pendekar lainnya dengan kemampuan jimat yang dimiliki dirinya mungkin akan mendukung mereka agar lebih di atas daripada pendekar lain.
Apalagi, dia sudah membuat jimat persimpangan dimensi. Jika salah satu anggota tidak bisa melawannya hanya melarikan diri menggunakan perpindahan ruang dan waktu.
Xiao Chen kemudian mengangguk sambil melihat kedua wanita itu.
“Baiklah aku sepertinya mendapatkan ide. Kalian apakah setuju jika membuat resimen baru dengan ketua kelompoknya adalah aku?” Xiao Chen juga tidak akan memaksanya jika mereka tidak ingin bergabung juga tidak apa-apa lagi pula, ini hanyalah iseng. Jika resimen terbentuk, maka akan kembali tugas yang sudah direncanakan. Tetapi pembentukan resimen gagal baginya tidak apa-apa.
Mereka melirik dan mengangguk setuju karena dengan kekuatan pedang Xiao Chen yang sangat kuat, dan cocok untuk dijadikan ketua kelompok resimen yang akan dibuat.
__ADS_1
“Kami berdua resimen baru kami akan mendapatkan teman baru.” Mereka mengangguk.
“Hemm.. tapi aku akan membuat kelompok resimen hanya beranggotakan kurang dari 20 orang. Dengan 20 orang, setidaknya memiliki kekuatan di atas rata-rata dari pendekar jenius di setiap wilayah.” Xiao Chen menjelaskan.
“Ini....” Mereka berdua, cukup bingung karena persyaratan yang dilakukan oleh Xiao Chen, sungguh sangat memberatkan. Bukan hanya itu saja, mereka berdua tergolong kelompok resimen yang lemah tidak seperti kelompok resimen lainnya yang memiliki kekuatan yang sangat kuat.
Xiao Chen berkata lagi: “Kamu tidak perlu khawatir aku akan membimbing kalian. Mungkin dengan bimbingan aku, sedikit membantu. Yang terpenting, apakah kamu setuju atau tidak?”
”Kami setuju!" Mereka serempak menjawab. Berharap bisa memilih ketrampilan yang sedikit kuat.
”Bagus. jika seperti itu, aku akan menamainya resimen Taman Ungu.” Xiao Chen keluarkan stok baju hitam yang disimpan penyimpanan ruang.
Mereka akhirnya terpana setelah melihat baju hitam serba panjang yang dikeluarkan oleh Xiao Chen.
”Baju ini!” Mereka berdua tidak pernah berpikir bahwa orang yang ada di depannya adalah pemuda bertopeng itu.
“Benar. Aku adalah orang yang bertopeng pada waktu itu.” Setelah memperkenalkan diri dia langsung memotong pohon besar untuk dijadikan sebuah topeng.
Xiao Chen membuat topeng tidaklah menyeramkan melainkan penuh dengan karya seni yang sangat luar biasa.
Dia mengecat menggunakan tinta darah yang sudah dicampur menggunakan mantra jimat. Ada juga pernak pernik berwarna yang membuat topeng ini adalah harta yang sangat bagus.
“Topeng ini adalah supaya kita tidak diketahui identitasnya. Kalian jangan memberikan nama asli, tapi nama samaran saja. Jika seperti itu maka resimen kita akan selalu misterius.”
Xiao Chen memberikan jimat persinggahan dimensi dan mengajarkannya cara-caranya. Jimat ini memang sangat efektif hanya saja digunakan waktu yang mendesak seperti; melarikan diri dan sebagai.
__ADS_1
Untuk jurus, mungkin hanya menyempurnakan milik mereka berdua dan tidak perlu mencari jurus yang bagus. Bahkan jika jurus sampah, bagi Xiao Chen adalah berharga.