
Bab 80 Malam Pertama Mengalami Kesulitan
Xiao Chen cemberut, “Apakah kamu gila? Tentu saja aku tidak tahu malu yang kamu kira." Kemudian Xiao Chen menatap paman pemilik grobak dan berkata lagi, “Paman ayo kita melanjutkan perjalanannya lagi, mungkin saja sebentar lagi akan ada pemukiman terdekat.”
”Baik, di sini terlalu berbahaya,” balas pakan itu dan mencoba menaiki kuda yang sedang membawa grobak.
Xiao Chen dan tiga wanita, juga sudah memasuki kedalam grobak. Pemilik itu langsung menjalankan kuda itu.
"Mbeee!" Kuda langsung mengeluarkan suaranya dan berjalan sangat cepat.
Di dalam gerobak, Wenren Wushuang saat ini langsung menutupi seluruh tubuhnya agar tidak terlihat oleh Xiao Chen. Dia sungguh sangat tidak nyaman ketika memikirkan melalukan hubungan intim dengan monster Xiao Chen.
Jika wajah Xiao Chen jelek seperti babi, akan bagaimana? Wenren Wushuang sungguh tidak tenang sama sekali dia ingin berkata untuk membatalkan kesepakatan. Tetapi, disamping itu, Xiao Chen sudah membantu untuk memusnahkan praktisi iblis hingga tuntas di sini.
‘sial! Kenapa aku begitu bodoh!' Wenren Wushuang menggigit bibirnya.
Xiao Chen melihat gelagat Wenren Wushuang, sudah tahu bahwa dia tidak nyaman dan tidak siap untuk menyerahkan tubuhnya kepada dirinya.
Kamu menyepakati untuk menyerahkan tubuhnya kepeda Xiao Chen, Xiao Chen juga tidak akan melakukan tindakan yang merugikan.
Walaupun tidak mendapatkan imbalan berupa kepingan emas, setidaknya Xiao Chen bisa mencicipi tubuh kecantikan dewasa yang masih perawan. Namun, untuk saat ini Xiao Chen belum terlalu ingin mencicipi, karena menunggu waktu yang pas.
Xiao Chen hanya mencoba apakah Tekni Tubuh Hegemoni Yin-Yang bisa meluluhkan hati Wenren Wushuang sehingga tergila-gila kepadanya.
Xiao Chen berkata kepada Wenren Wushuang, ”Kamu sungguh sangat panik, apa yang kamu pikirkan? Bukankah kita sudah sepakat? Jika kamu mengingkari, kamu menyalahkan aturan yang telah kita buat tadi.”
“Aku tahu,” ucap Wenren Wushuang sambil memejamkan matanya. Dia mencoba berpikir jernih agar pikiran negatif tidak menghantuinya.
”Hmmm baiklah jika kamu mengetahuinya,” kata Xiao Chen kemudian memalingkan wajah untuk melihat ke depan.
‘Sial-sial sial! Aku harap untuk menemukan tempat keramaian, diperlambat lagi! Aku tidak ingin tubuhku dinikmati monster seperti dia!’ bentak Wenren Wushuang didalam hatinya.
Akan tetapi, sepertinya Dewa sedang berpihak kepada Xiao Chen. Sehingga sudah sore berlalu, akhirnya menemukan beberapa perumahan kecil yang cukup untuk menginap.
“Akhirnya sekalian lama, kita semua menemukan rumah yang cukup banyak. Kita bisa menyewa untuk bermalam sebentar," ucap Paman sambil menghela nafas panjang.
“Kamu benar paman, setelah menemukan tempat peristirahatan, kita bisa melenturkan otot-otot dan tenaga.” Xiao Chen ikut membalas sambil mengangguk kepalanya.
__ADS_1
‘Bajingan sial!’ batin Wenren Wushuang ususnya langsung membiru karena marah. Dia sudah berharap agar waktu untuk menemui beberapa rumah kecil agar lebih lama. Sayangnya, tidak lama berharap, tiba-tiba mereka semua menemukan perumahan kecil untuk mnginap.
Xiao Chen melirik Wenren Wushuang sambil menganggukkan kepalanya. Tetapi, Wenren Wushuang tiba-tiba ingin pingsan mungkin dia akan berkata, apakah pemuda monster yang jelek itu akan tidak tahan menikmati tubuh ini? Sehingga dia melihat tubuhnya terus menerus.
Karena merasa tidak nyaman, akhirnya Wenren Wushuang berkata: “Kamu melihat tubuhku terus-menerus, apakah kamu tidak tahan?”
“Apa yang kamu pikirkan salah besar, aku hanya heran melihatmu," balas Xiao Chen sambil mengerutkan keningnya.
“Apa yang kamu ragukan denganku?” Wenren Wushuang juga tidak tahu pikiran apa yang dilakukan Xiao Chen.
Kemudian, Xiao Chen mengangguk mencoba menjelaskan seperti ini: “Ketika aku melihat mu, aku sungguh tidak bisa berkata apa-apa. Sepertinya wajahmu mengingatkanku kepada seseorang,"
Wenren Wushuang mengerutkan keningnya dan berkata: “Siapa seseorang yang kamu sebutkan? Asap kamu tahu, kita baru pertama kali melihat.”
“Orang yang aku sebutkan adalah, kamu memiliki wajah yang mirip seperti Hitomi Tanaka.” Kemudian Xiao Chen menjelaskan kepada Wenren Wushuang.
“Siapa Hitomi Tanaka?” Wenren Wushuang ingin tahu.
“Dia adalah wanita teh hijau,” kata Xiao Chen.
Note! Teh Hijau sebutan kepada pelacurr wanita, jika gigollo, topi hijau.
“Brengsek apakah kamu menghina Nona ku, bagaimana mungkin Nona Wenren Wushuang disandingkan dengan wanita Teh Hijau!”
“Aku tahu, aku tahu, dia dan Hitomi Tanaka orang yang berbeda," kata Xiao Chen mencoba menjelaskan. Karena wajah yang mirip Hitomi Tanaka, Xiao Chen sungguh bersedia mencicipi tubuh Wenren Wushuang.
Walaupun Wenren Wushuang tubuhnya lebih cantik dan menawan.
Beberapa saat kemudian, akhirnya mereka semua sudah menyewa beberapa rumah penduduk di tempat ini.
Alhasil Xiao Chen mengintruksikan agar Wenren Wushuang memasuki rumah kecil yang sedang di sewakan olehnya.
“Hmm kanpa dia sungguh sangat lama? Aku hanya ingin mencoba apakah Tekni Tubuh Hegemoni Yin-Yang akan berguna bagi ku dan mempercepat level pendekar ku?” Diam-diam, Xiao Chen menunggu kedatangan Wenren Wushuang.
Tidak menunggu lama, akhirnya Wenren Wushuang memasuki kedalam melihat Xiao Chen yang sedang duduk menggunakan setelan hitam dan topeng.
Wenren Wushuang menggigit bibirnya dan tidak tahu harus berkata apa lagi, dia harap bahwa wajah Xiao Chen adalah tampan.
__ADS_1
“Akhirnya kamu datang,” kata Xiao Chen dan tangannya menepuk kasur disampingnya. Dia meminta Wenren Wushuang untuk duduk disamping.
Akan tetapi, Wenren Wushuang berhenti dan menatap ke arah Xiao Chen lalu, berkata. “Sebelum melakukan hal seperti itu, apakah aku bisa meminta permintaan kepada mu?”
Xiao Chen menganggukan kepalanya membuat kede bahwa permintaan akan dipenuhi.
“Sebelum melakukan hal itu, aku ingin melihat wajah kamu," kata Wenren Wushuang serius.
“Ahh aku melupakan satu hal,” kata Xiao Chen kemdudian, menanggalkan baju hitam itu, sehingga kulit yang sangat putih dan halus terlihat oleh mata Wenren Wushuang.
“Sungguh kulit yang bagus.” Wenren Wushuang terpukau. Akan tetapi adegan selanjutnya langsung syok. Karena pada saat itu, Xiao Chen membuka topengnya dan memperlihatkan wajah yang sangat tampan dan cantik.
Bahkan tatapan Xiao Chen sungguh menyihir seperti ada jejak kelicikan tertentu.
Setelah membuka seluruh baju hitam dan topeng, Xiao Chen berkata: “Kamu kemarilah, dan buka semua baju mu,”
Karena Wenren Wushuang sudah melihat wajah tampan Xiao Chen, akhirnya langsung menuruti perkataannya. Walaupun dihati itu sungguh tidak tega.
Setelah sudah tanpa busana, akhirnya Wenren Wushuang duduk disamping Xiao Chen.
Xiao Chen langsung menganggukkan kepalanya dan melirik seketika langung mendorong Wenren Wushuang sehingga langsung terlentang tidur sambil menatap Xiao Chen malu-malu kucing.
Kemudian, Xiao Chen menanggalkan bajunya juga sehingga Wenren Wushuang melihat tongkat ajaib yang begitu besar dan perkasa akhirnya tidak bisa menahan seruan.
“Sungguh besar!"
Xiao Chen sungguh malu dan memegang kedua paha Wenren Wushuang untuk membuka. Alhasil, gua surgawi yang tumbuh hutan lebat dan subur, langsung terlihat oleh mata telanjang Xiao Chen. Apalagi, gua surgawi itu masih merah merona seperti buah persik yang matang.
Karena Xiao Chen sangat gugup, akhirnya hanya meludah air liurnya ke gua surgawi agar bisa membuat pelumas.
Alhasil, ketika tongkat perkasa itu hendak memasuki gua surgawi Wenren Wushuang, mengalam kesulitan.
Sudah lusinan kali Xiao Chen mencoba sehingga tanpa sadar dahinya dipenuhi garis hitam.
“Hmm lubang kamu sungguh kecil, ini sungguh susah untuk memasuki berang ku,” kata Xiao Chen sambil mengeluh.
“Bajingan mesum, ini noraml hanya tongkat mu yang telalu besar!” Wenren Wushuang tersipu malu karena sedang membuat pose yang memalukan. Apalagi, itunya dilihat Xiao Chen sungguh sangat lama.
__ADS_1
"Ahhh sakit! Kamu pelan-pelan!” Wenren Wushuang terkejut langsung mencubit pinggang Xiao Chen.
Xiao Chen meringis dia ingin menangis tapi tidak ada air mata. ”Sial jika seperti ini terus, maka sampai pagipun tidak akan selesai,”