Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Bab 262


__ADS_3

Bab 262


Dai Fugui melirik ke arah Peri Xuanyi. “Apa yang kamu pikirkan Peri Xuanyi? Bagaimana menurut mu tenang wanita misterius itu?” tanya Dai Fugui kepada Peri Xuanyi.


Peri Xuanyi menggelengkan kepalanya. “Dia menggunakan kekuatan yang sangat suram dan bisa memanggil mahluk kegelapan. Aku sudah menduga bahwa dia memiliki item artefak yang menentang surga. Jika dia membunuh monster itu, aku percaya. Tapi sebelum wanita itu, aku tidak mempercayainya hanya menggunakan kata-kata, saja wanita itu bisa membunuh monster penunggu dari wilayah ini,” kata Peri Xuanyi.


"Yahh! Kita Belum bisa mempercayainya karena kita belum melihat menggunan mata kepala sendiri.” Nian San ikut membalas.


Setelah Hua Ning Bing membunuh monster, seketika berita menyebar, yang pertama wilayah perbatasan antara dua kekaisaran ternyata ada dua monster yang sangat menakutkan. Satu monster memiliki dua elemen api dan es. Untuk monster kedua memiliki elemen guntur.


Kedua monster kuat itu sama-sama dibunuh oleh dua wanita yang sangat cantik, dan kecantikannya setara Peri Xuanyi. Para pendekar maupun kelompok petualangan yang belum mengetahui wajah dua wanita itu, akhirnya bertanya-tanya. Secantik apa dua wanita itu, Peri Xuanyi adalah sosok yang sangat cantik dan tidak ada lagi yang lebih cantik darinya.


Tetapi ada dua wanita tiba-tiba muncul dari udara tipis yang memiliki paras kecantikan serta dengan Peri Xuanyi.


Peri Xuanyi langsung melompat dan mengejar ke arah Hua Ning Bing.


“Nona tunggu!” Peri Xuanyi terbang menggunakan mendekati Hua Ning Bing dan menatap wajah halus Hua Ning Bing dan melanjutkan perkataannya lagi: ”Nona saya tidak tahu siapa Nona. Perkenalkan nama saya adalah Peri Xuanyi. Atas rahmat nona, Anda akhirnya bisa menolong kami dan para pendekar yang lain.”


Hua Ning Bing tersenyum melihat wajah cantik Peri Xuanyi. "Hmmmm ... Peri Xuanyi yah. Nama yang bagus. Perkenalkan namaku Hua Ning Bing,” angguk Hua Ning Bing. Untungnya setelah mendapatkan dua item warisan di gunung Xiamen, dia sudah meningkatkan kecantikannya. Jika dia bertemu Peri Xuanyi sebelum mendapatkan dua item artefak, mungkin Hua Ning Bing akan kalah paras cantiknya.


Hua Ning Bing terkejut. ”Hanya itu saja?” tanya kembali.


“Apa maksud mu?” Hua Ning Bing bingung.


"Maksud ku apakah Nona Hua mmm ... berasal dari sekte mana nona Hua?” Peri Xuanyi tergagap sejenak, tapi setelah mencoba bersikap tenang, akhirnya Hua Ning paham apa yang dikatakan oleh Peri Xuanyi.


”Aku tidak dari berasal dari Sekte manapun. Aku sedang pergi untuk mencari Xiao Chen dan kakak perempuan pertama.” Hua Ning Bing menganggukkan kepalanya. Peri Xuanyi berkata dengan sopan maka kamu harus memperlakukan dia dengan sopan juga.


"Xiao Chen, Wenren Wushuang?” Peri Xuanyi bingung dilihat dari namanya sepertinya mereka terjalin dalam hubungan kakak beradik dalam seperguruan. Karena mereka bertiga menggunakan marga yang berbeda-beda.

__ADS_1


Hua Ning Bing mengetahui kebingungan dari Peri Xuanyi, tersenyum dan berkata: “Xiao Chen adalah itu .... Kalau Wenren Wushuang kakak pertama dalam hubungan yang jelas.”


Peri Xuanyi melihat wajah Hua Ning Bing yang tersipu, akhirnya paham. Dia tahu dari penjelasan Hua Ning Bing bahwa Xiao Chen adalah kekasihnya. Untuk Wenren Wushuang mungkin sama-sama kekasih Xiao Chen. Tapi setelah berpikir sedikit lama, akhirnya Peri Xuanyi menatap Hua Ning Bing dengan terpana.


"Tunggu ... Kakak pertama? Bukankah berati ada kakak kedua dan ketiga?” tanya Peri Xuanyi.


”Hmmm.” Hua Ning Bing mengangguk dan melanjutkan perjalanan kembali.


“Tunggu! Nona Hua! Ijinkan saya untuk mengundang nona pergi ke sekte Sembilan Yang Agung. Mungkin ini adalah undangan formalitas setelah Nona Hua menyelamatkan saya dan yang lain. Untuk kematian Gongsun Wu tidak perlu dipikirkan.” Peri Xuanyi sedikit gugup takut saja Hua Ning Bing akan menolaknya.


Hua Ning Bing sedikit bingung mengambil keputusan. ”Baiklah kebetulan aku belum makan apapun selama seminggu,” kata Hua Ning Bing. Dia tahu selama satu minggu, di bermeditasi menyempurnakan jiwa pendekar pedang Es nya sehingga selama seminggu Hua Ning Bing belum memasukan makanan ke dalam perutnya.


Peri Xuanyi entah kenapa langsung bahagia setelah Hua Ning Bing menyetujui undangan darinya. "Hmmm! Terimakasih mari Nona kita menuju kekaisaran Sembilan Yang Agung.”


Nian San dan Dai Fugui juga bahagia dan mengikuti Peri Xuanyi terbang menuju kekaisar Sembilan Yang Agung.


Ketika Hua Ning Bing sedang mengikuti Peri Xuanyi, dirinya langsung menggunakan cincin kegelapan untuk membentuk monster burung hitam yang sangat besar yang bisa menampung empat orang sekaligus di punggungnya.


Nian San sungguh pengen tahu item artefak yang dimiliki oleh Hua Ning Bing sehingga dia bisa memunculkan makhluk kegelapan. Jika dirinya memiliki kekuatan seperti itu, tentu saja sungguh sangat bangga.


Nyatanya mereka bertiga tidak mengetahui bahwa kekuatan yang dimiliki oleh Hua Ning Bing, berasal dari cincin merah biasa yang terpasang di jari manisnya.


Hua Ning Bing memiliki dua cincin, yang pertama cincin pewaris Raja Iblis Li Ming yang bisa merubah bentuk menjadi asap beracun. Hanya setelah dikorek BUG oleh Xiao Chen, cincin itu bisa berubah menjadi yang lain seperti api, air bahkan debu.


Untuk cincin kedua dia berasal dari dunia kegelapan yang bahkan Hua Ning Bing tidak mengetahui siapa pemiliknya. Hanya saja di cincin kegelapan itu, ada logo kecil Naga.


Untuk kebangkitan jiwa pendekar Pedang, sebenarnya jiwa pedang itu sudah ada dibenaknya dan dibudidayakan sampai ke tahap delapan belas. Hanya karena terkontaminasi kekuatan mendominasi dari cincin kegelapan, jiwa pendekar pedangnya seperti seperti mendapatkan makanan tonik langsung melonjak ke atas menjadi peringkat tiga puluh.


Ketika Hua Ning Bing ingin menggunakan kekuatan kegelapan, maka penampilannya berubah rambutnya ada yang hitam sebagian.

__ADS_1


Kini Peri Xuanyi yang sadang berdiri di burung raksasa hitam, mendekati ke arah Hua Ning Bing.


"Nona Hua. Apakah Nona Wenren Wushuang sangat kuat?” tanya Peri Xuanyi.


”Dia kuat. Dia pertama yang paling kuat.” Hua Ning Bing mengangguk dan ada angin yang menerjang ke arah dirinya sehingga penampilannya sungguh sangat memukau.


"Ahh kalau begitu yang ke dua, tiga ...” Ketika Peri Xuanyi sangat bersemangat, tiba-tiba Hua Ning Bing menyela. "Hmmm hal itu tidak perlu kamu mengetahui. Akan sangat disayangkan jika mulut ku terlalu frontal sehingga musuh akan gampang mencari informasi."


”Ummm maaf. Saya terlalu bersemangat," gumam Peri Xuanyi sambil menggaruk hidupnya sedikit. Dia juga ingin memiliki kekuatan seperti Hua Ning Bing dan keempat orang yang disebutkan oleh Hua Ning Bing.


Hua Ning Bing memejamkan matanya, menulis menggunakan jimat informasi kepada Xiao Chen.


[ Xiao Chen! Putri ini ingin dijemput oleh pangeran tampan. Pergi ke Sekte Awan Melonjak aku tunggu di sini! Cepat (⁠っ⁠.⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠)⁠っ! ]


Tulisan yang menggantung di udara seketika berubah menjadi aliran cahaya yang sangat cepat pergi ke tempat di mana Xiao Chen berada.


Ketika Hua Ning Bing sedang memeluk tangannya, serbekas cahaya datang dan ada tulisan lagi yang menggantung di udara.


[ Apakah kamu benar-benar menjadi putri! (⁠づ⁠ ̄⁠ ⁠³⁠ ̄⁠)⁠づ tidakah kamu sudah memiliki umur kepala empat! ⊂⁠(⁠◉⁠‿⁠◉⁠)⁠つ jangan manja! ]


Hua Ning Bing cemberut dan menulis lagi.


[ Bajingan! Cepat datang! Putri ini tidak ingin menunggu! Oh iya aku juga menemukan wanita yang sangat cantik! Mungkin kamu menyukainya. ]


[ Oh Iya? Maka aku akan semangat menjemputmu ♡⁠(⁠˃͈⁠ ⁠દ⁠ ⁠˂͈⁠ ⁠༶⁠ ⁠) ]


Peri Xuanyi dan yang lain, bingung dengan tulisan yang tiba-tiba muncul di udara, dia ingin bertanya, tapi dia tidak ingin begitu lancang.


Setelah satu jam perjalanan, Hua Ning Bing dan yang lain sampai di sekte Awan Melonjak.

__ADS_1


Begitu melihat kedatangan Peri Xuanyi, semua murid sungguh memujanya, tapi ketika menemukan ada satu sosok wanita yang kecantikannya setara dengan Peri Xuanyi akhirnya mereka terkejut.


__ADS_2