
Bab 273
Satu jam kemudian! Yun Wuxin mengelap mulutnya yang penuh cairan putih dan dia juga merasakan rasa kebas bibirnya. Benda yang besar di masukan ke mulut kecil sehingga sesak.
Bahkan Yun Wuxin untuk mengatakan sesuatu sekarang masih kesusahan.
Xiao Chen menggunakan jimat penyembuhan dan seketika mulut itu menjadi kembali seperti semula.
”Aku akan memberikan sesuatu untuk mu. Mungkin bisa memperkuat kekuatan mu dan sejajar dengan wanita ku yang lain.” Mata Xiao Chen terpejam. Dia memilih jimat yang pas di transplantasi ke tubuh Yun Wuxin.
Mata Xiao Chen berbinar dan dia bermaksud menggunakan jimat bola ular yang dia temukan di sebuah pulau ketika mengambil bunga penawar racun di dunia bawah.
Hmm!
”Sekarang bukak dada kamu. Aku akan memberikan sebuah formasi yang berguna di tubuh mu.” Titah Xiao Chen.
Alhasil Yun Wuxin tanpa pikir panjang membuka bagian dada sehingga dua gunung itu terbuka. Tapi Xiao Chen tidak peduli langung mengambil stokk jimat bola ular. Tangannya bercahaya langsung ditempelkan ke dada Yun Wuxin.
Yun Wuxin hanya melihat dengan hati-hati, setelah tiga detik kemudian, dia merasakan bahwa di jiwa pendekarnya ada sebuah rune rumit yang bercahaya terus menerus.
Rune yang rumit seperti hubung dengan jiwa pendekarnya, dia masih bingung tetapi Xiao Chen langsung menjelaskan cara-cara menggunakan formasi jimat yang telah dipasangkan di dalam jiwa.
Yun Wuxin menganggukkan kepalanya langsung menyuntikkan sedikit energi pendeta sehingga tiba-tiba dia mendapatkan informasi Bagaimana kerja dari jimat bola-bola racun itu.
Yun Wuxin terkejut dan tatapannya ke arah Xiao Chen dengan takjub. Yun Wuxin langsung mengangkat tangan kirinya seketika berubah menjadi beberapa ular kecil yang lucu yang mengitari seluruh tubuhnya beberapa kali.
Xiao Chen merusak kesenangannya langsung memunculkan belati dan memotong pergelangan tangan Yun Wuxin. Yun Wuxin kaget, tapi pergelangan tangan itu tumbuh lagi seperti semula.
Setelah memberikan perlengkapan yang memungkinkan Yun Wuxin mendukung dalam pertempuran, Xiao Chen membujuk lagi. ”Ayo kita keluar sebentar. Kamu belum makan kan?”
Yun Wuxin mengangguk keluar dan ada Hua Ning Bing yang menatap ke arah Yun Wuxin sambil tersenyum. ”Akhirnya.” Hua Ning Bing tersenyum dan dia memberikan sebuah makanan kepada Yun Wuxin. Tetapi tiba-tiba terdengar suara ledakan.
Bom!
Bom!
Mata Xiao Chen menyipit tajam, apakah keluarga Gongsun sudah memulai untuk menyerangnya? Walaupun Sekte Awan Melonjak adalah Sekte populer pertama di kekaisaran Sembilan Yang Agung, tapi dalam hal pengalaman masih kalah terhadap geng pembunuh yang diperintahkan oleh keluarga Gongsun.
Peri Xuanyi datang menemui Hua Ning Bing. “Nona Hua, mungkin sekarang pembunuh itu sudah menunjukkan aksinya. Nona harus berhati-hati. Apalagi pembunuh itu menargetkan para junior sekte,” gumam Peri Xuanyi sangat kesal, murid junior adalah tabungan masa depan, tapi sekarang para pembunuh itu menargetkan para murid junior.
"Apakah keluarga Gongsun begitu pengecut? Ayo kita harus membantunya.” Xiao Chen melompat dan terbang menuju ke tempat Di mana para murid junior yang sudah tergeletak tak bernyawa.
Seharusnya para Guru itu bisa menangkap para pembunuh setidaknya satu saja, tetapi sepertinya para pembunuh itu sudah terorganisir sehingga ketika para penyelamat datang ke tempat TKP, tiba-tiba di sebelah paling jauh terdapat pembunuhan. Ini membuktikan para pembunuh sedang mempermainkan pihak sekte awan melonjak.
Hua Ning Bing menatap Yun Wuxin. “Kamu sendirian di sini menjaga bayi kecil itu apakah berani?” tanya Hua Ning Bing.
”Tenang saja, aku bisa memiliki kepercayaan diri untuk melawan pembunuh jika menyusup ke kamar ini.” Yun Wuxin sudah sangat yakin karena Iya sudah memiliki kekuatan yang bisa menandingi para geng pembunuh itu.
__ADS_1
Apalagi seluruh senjata sudah sangat lengkap siapa sih, yang berani mengganggu?
Akhirnya dia duduk sambil menggendong Xiao Renfeng.
Xiao Chen terbang di atas langit, tiba-tiba tubuhnya terpecah menjadi lebah yang sangat banyak langsung menyebar ke seluruh penjuru Sekte Awan Melonjak.
membutuhkan sekitar 3 menit Xiao Chen menemukan satu pembunuh yang menyatu dengan gelapnya malam dia memasukkan ke murid yang sedang tertidur sangat pulas.
Walaupun pihak guru sudah memberi sebuah kabar bahwa ada penyusup, tetapi karena luasnya sekte ini masih banyak yang belum menerima kabar. Salah satunya murid yang sedang tidur dengan sangat nyenyak. Dia tidak tahu bahwa di sampingnya ada sosok manusia berpakaian gelap langsung mengeluarkan belati.
Belati itu bercahaya biru seperti lampu neon langsung menusukkan di bagian leher dengan tatapan yang sangat jahat.
serangan belati itu sangatlah dingin dan jejak pembunuhan yang meluap-meluap dari Aura sosok berpakaian hitam. Hanya cuaca setelah belati itu hampir mengenai leher murid yang sedang tertidur, tiba-tiba ada sekumpulan lebah yang langsung menyerang dirinya.
Ahhh!
Sosok itu mengipat-lipatkan bajunya bahkan baju hitam itu, langsung dibuang untuk mengusir lebah yang tiba-tiba menyerang ke arah dirinya.
Dia keluar dan menuju ke tempat ruangan terbuka agar leluasa untuk terhindar dari serangan lebah. Akan tetapi Setelah dia keluar dari tempat murid tersebut, dia menemukan bahwa di luar ruangan terbuka banyak ribuan lebah yang langsung menyerang.
Ahhh!
Lebah itu mengerumuni tubuh sosok berpakaian gelap sehingga setelah lebah itu sudah mengerumuninya seketika dia langsung meninggal dengan tubuh kering seperti mayat hidup.
Setelah meninggal, tiba-tiba ada tangan aneh berwarna hitam langsung menarik jasad sosok yang sudah meninggal ke dalam kegelapan.
Bang!
Xiao Chen meninju satu orang itu tetapi dia menyadari serangan Xiao Chen ketika tinju itu hampir mengenai tubuhnya, dia mengeluarkan pedang langsung menahan.
Crack!
kekuatan tinju dari Gajah Prajna Gong, sangatlah kuat seketika membuat pedang itu pecah seperti kaca terjatuh dari ketinggian.
Tangan kanan meninju pedang itu sampai pecah, kemudian tangan kirinya menampar pipi orang itu sangat keras sampai kepalanya meledak menjadi kabut darah.
Plak!
Bang!
Sekali tampar langsung meninggal dengan kepala meledak.
Ahhh!
Satu pembunuh yang tersisa langsung bergidik ngeri dia ketakutan hingga ingin kencing di celana.
Akan tetapi, Xiao Chen tidak membiarkan dia lolos langsung dari punggungnya keluar 4 ekor ular yang sangat besar langsung menyerang pembunuh itu.
__ADS_1
Bang!
"Sial! Bagaimana mungkin ada keterampilan anak seperti itu!” Pada dasarnya dia adalah pembunuh yang sudah terlatih dan sudah melihat keterampilannya aneh dan bermacam-macam. Tetapi Iya baru pertama kali melihat keterampilan yang tubuhnya mengeluarkan ular sangat besar dan sangat menakutkan. Bahkan kepala ular itu jika membuka bisa langsung memakan tubuhnya seutuhnya.
Xiao Chen melihat bahwa dia menghindari serangannya langsung mendekatinya dengan kecepatan yang sangat tinggi dan tubuhnya juga diselimuti oleh kekuatan Guntur.
Pedang yang sangat tajam keluar dari udara tipis langsung dipegang oleh Xiao Chen dan membunuhkan ke arah satu pembunuh itu.
Sring!
Sring!
Sring!
Pembunuh itu dicincang menjadi beberapa kali bagian langsung dagingnya tercakep berserakan di tanah. Xiao Chen tidak sempat untuk bernafas langsung di belakangnya ada aura dingin yang hendak ingin menyerang.
Dentang!
Benar saja, ada satu lagi pembunuh yang membawa kapak raksasa hendak memenggal kepalanya.
Pedangnya menahan kapak raksasa itu sampai mengeluarkan percikan kembang api, dan Xiao Chen terseret sekitar tujuh meter.
Xiao Chen menjauh sekitar tujuh meter dan pembunuh itu meloncat sambil memutar-mutarkan kapak raksasa itu.
Bang!
Xiao Chen sekali lagi menghindari serangan kapak raksasa dengan meloncat ke belakang sekitar empat meter.
"Humpp bajingan apakah kamu bisa menghindari serangan saja dasar pengecut!" Dia menghina Xiao Chen sambil berlari untuk menyerang Xiao Chen lagi.
Xiao Chen membuang pedang itu langsung berdiri diam di tempatnya sambil menunggu kapak itu mengarah kepadanya.
Pembunuh itu bahwa Xiao Chen bisa menangkap kapak raksasa, akan tetepi setelah yang besar hendak mengenai dada Xiao Chen, tiba-tiba dari tangan Xiao Chen langsung memunculkan kapak yang sama persis yang sedang digunakan oleh dirinya.
Bang!
Alhasil bergantian dirinya yang terhempas lebih jauh sekitar 10 meter sambil berguling-guling seperti bola di tanah dan berhenti menabrak pohon besar.
Dia langsung terbentuk dan menatap ke arah Xiao Chen, tapi dia kaget karena udah menemukan Xiao Chen di depannya sambil menghunuskan kapak raksasa itu.
Ahhh!
Xiao Chen menebas pembunuh itu menjadi dua bagian.
Setelah membunuh, Xiao Chen menggunakan jimat kegelapan untuk membuat mayat hidup. Setelah mayat hidup di bangkitkan maka Xiao Chen mengintrogasi siapa dalang yang memerintahkan para pembunuh itu di balik semua ini.
Ketika dibangkitkan menjadi zombie pembunuh itu memberikan tahu bahwa di bukit paling atas sudah ada ratusan pembunuhan yang bersiap-siap untuk menyerbu Sekte Awan Melonjak. Bukan hanya itu saja, ada beberapa bagian para pembunuhnya sudah menyelinap di kegelapan di setiap sudut Sekte.
__ADS_1
Xiao Chen tidak tinggal diam, akhirnya langsung pergi ke atas ketinggian bukit untuk memusnahkan seluruh pembunuh itu. Jika membunuh itu memang benar pesuruhnya adalah keluarga Gongsun, maka Xiao Chen tanpa pikir juga langsung pergi ke keluarga Gongsun untuk meminta penjelasan.