
Bab 156 Feng Huang Menyesal
Bom!
Bom!
Bom!
Tetua Sekte lembah Phoenix kematian langsung meraih tubuh Feng Huang yang terbujur tidak bisa bergerak.
“Apakah kamu tidak apa-apa?” tanya Tetua itu.
“Tetua! Aku tidak apa-apa, hanya saja seluruh tubuhku mengalami cedera cukup hebat. Tetapi, dia juga sudah mencuri tulang belakang Naga yang di cangkok Long Chen,” jawab Feng Huang.
“Brengsek! Dia mencuri harta aku! Aku Takan membiarkan dia pergi hidup-hidup aku akan membuat pengumuman keseluruhan agar para Resimen yang bisa mengambil kepala Resimen Violet Garden, akan aku berikan hadiah yang tinggi. Yang terpenting aku telah mengambil kamu dengan selamat."
Dia akhirnya membawakan ke tempat yang lebih aman. Bahkan seluruh Sekte lembah Phoenix, sudah hampir rata akibat telepak kaki monster yang menyerang secara brutal.
Setelah beberapa jam kemudian, Feng Huang langsung berdiri merasakan bahwa efek racun yang di tanam oleh Xiao Chen sudah sepenuhnya menghilang.
Akhirnya dia menatap kejauhan dengan kata mas sangat rumit, ”Apakah aku membuat keputusan yang salah?” Kemudian dia melirik Bai Qing yang pada saat ini seluruh tubuhnya juga mengalami cedera yang sangat serius akibat pertempuran melawan monster Transformers.
“Aku sudah bilang kepada kamu, apakah kamu tidak menyesali perbuatan dan keputusanmu yang telah diambil pada waktu itu, sekarang kamu hanya menerima apa yang kamu telah lakukan.” Bai Qing mengangguk dan dia duduk dengan sangat hati-hati akibat pantat sebelah kanan tertusuk pedang oleh Hua Ning Bing.
“Tetapi Aku sedang bermimpi seolah sebelum ini aku seperti peri yang sangat anggun Tetapi beberapa saat kemudian aku seperti pengemis yang selalu merintih-rintih.” Feng Huang langsung menangis. Dia hanya takut Ketika empat hari kemudian, Xiao Chen datang dan menagih sehingga dirinya belum bisa membandingkan kekuatan yang Xiao Chen miliki. Alhasil, dia sungguh enggan jika tulang yang sudah di cangkokan akan diambil paksa olehnya.
__ADS_1
Feng Huang tidak ingin seperti itu, jika dia direduksi dan diambil tulang belakangnya yang sudah dicangkok ke dalam tubuh sendiri apakah kata dunia yang pada awalnya dia adalah peri yang selalu memakan kembang api tiba-tiba terjatuh akibat kesalahan yang telah dia perbuat akibat menolak ajakan kebaikan Xiao Chen.
Memikirkan hal tersebut, Feng Huang ingin sekali memutar waktu agar bisa memperbaiki kesalahan yang dirinya buat. Bahkan tindakan ini adalah tindakan yang terbodoh.
Tetapi, Keluarga Feng Huang adalah keluarga yang belum terlalu menonjol sehingga masih dianggap di bawah rata-rata. Akan cukup masuk akal juga jika dia baru pertama kali mendapatkan kota yang sangat dahsyat sehingga menjadi sombong dan mengabaikan masa lalu.
Bai Qing mendekatinya lagi dengan hati-hati dan sangat kesusahan, “Penyesalan memang menyakitkan tetapi ini adalah keputusanmu. Bahkan aku juga sudah menyarankan agar kamu tidak seperti ini pada waktu itu."
Feng Huang mengangguk dan membalas, “Baik mungkin aku terlalu serakah dan aku juga ingin bertanya kepadamu, sungguh sangat mustahil jika aku masih dalam peringkat delapan belas, menaiki pendekar di atas dua puluh dalam hanya empat hari?”
“Ini sungguh sangat mustahil, bahkan jika jenius sekalipun untuk menaiki satu tingkat lagi membutuhkan kurang lebih dua bulan. Kamu yang telah menggabungkan tulang belakang burung phoenix, walaupun kecepatannya sudah sampai delapan belas peringkat hanya membutuhkan kurang lebih sepuluh hari, tetapi sekarang kamu stagnan masih di peringkat delapan belas. Jika kamu ingin meningkatkan lagi akan sangat mungkin juga jika kualifikasi kamu bagus hanya membutuhkan dua bulan akan menaiki ranah,” jelas Bai Qing.
“Ahh begitu ya, aku harus menaiki kurang lebih 2 bulan agar bisa naik ranah,” gumam Feng Huang dengan wajah yang tersesat sedikit melakonis sepertinya dia ditakdirkan untuk diambil paksa tulang belakang burung phoenix itu.
“Apakah kamu sudah lebih baik?" tanya tetua itu dan mendekati Feng Huang dengan terdesak.
“Aku sudah lebih baik tetua, hanya saja empat hari lagi, Xiao Chen akan datang untuk kedua kalinya. Dia memberikan kesempatan kepada aku untuk melawannya. Jika h aku berhasil melawannya dia akan tetap lagi mengganggu aku lagi. Tetapi jika sebaliknya aku tidak bisa melawan Xiao Chen, maka dia terpaksa mengambil tulang Phoenix dengan paksa yang telah dicangkokkan di tubuh ku.” Tiba-tiba mata air Feng Huang tidak lagi bisa terbendung kan sehingga Langsung menangis sungguh sangat deras dan sangat menyedihkan.
Brengsek!
Dia langsung mengeluarkan aura menakutkan sehingga Bai Qing seketika tidak merasakan nyaman.
“Apakah dia berniat untuk merampok seluruh Sekte yang kami punya! Memangnya dia siapa bajingan!" Tetua terengah-engah sungguh tidak bisa berkata apa-apa lagi. Coba saja jika dia tidak memasang wajah sombong terhadap Xiao Chen, mungkin semua murid akan selamat sehingga sekarang hanya menyisakan beberapa murid yang pastinya sudah bisa dihitung menggunakan jari.
“Ini gara-gara kamu! kenapa kamu membuat pernyataan kepada kekasih mu dengan seperti itu! Jika kamu tidak mengucapkan hal demikian, kamu, kita, akan mendapatkan masa depan yang cemerlang.” Tetua masih tidak menerima jika Sektenya akan mengakibatkan kebangkrutan hanya dihitung menggunakan hari saja.
__ADS_1
Tiba-tiba Feng Huang langsung menatap ketua Agung dengan sangat luar biasa, “Kenapa Anda menyalahkan aku? Bukankah Anda pada waktu lalu telah menculik Aku dan memaksa agar aku terpisah dengan Xiao Chen. Lantas siapa yang menggantikan kandidat cincin dari pasanganku? Bukannya Anda tetua? Jika tetua tidak mengganti calon kandidat penerus Sekte ini, maka Xiao Chen lah yang akan menjadi penerusnya."
Ahhhh!
Dia mengum lebih keras. Dia tak mau jika Sektenya akan hancur dan hanya meninggalkan sebuah kenangan saja.
“Baik air yang tumpah tidak bisa kita ambil lagi. Penyesalan juga tidak ada obatnya. Kamu lebih baik dengan sekuat tenaga berlatihlah untuk meningkatkan level pendekar semaksimal mungkin.” Dia akhirnya menghela nafas sepertinya ini adalah mula-mula sekte Lembah Phoenix akan mengalami kemunduran akibat kecerobohan yang dilakukan oleh sendiri.
~
~
~
#Di tempat lain!
Xiao Chen pada saat ini, sungguh sangat semangat menggambar jimat pemanggilan monster. Dia menggambar jimat monster Transformers dengan satu monster badak Rhinox, dan ada sebagian monster Transformers serigala dengan tingginya masing-masing dua meter rata seperti Rhinox.
Bahkan kemungkinan besar Xiao Chen akan membuat menggambar monster pemanggilan 10 bijuu di dunia Naruto.
Mungkin Xiao Chen hanya menggambarkan Rhinox dan Chetas. Setelah menggambar dua monster Transformers, Xiao Chen ingin sekali melihat item Artefak serbaguna yang dimiliki oleh Dugu Muchen.
Pada saat ini, Xiao Chen langsung menggunakan jimat kontrak yang lebih tinggi sehingga ketika item artefak serbaguna itu keluar, dari kejauhan Dugu Muchen langsung merasakan keberadaannya sehingga dia berlari dengan sekuat tenaga untuk mengambil item Artefak tersebut.
Hanya saja tiba-tiba langsung Dugu Muchen merasakan bahwa item tersebut sudah terputus dari hubungannya sehingga dia langsung meraung kaya orang gila.
__ADS_1