Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Reruntuhan Kuno


__ADS_3

Bab 130 Reruntuhan Kuno


"Wooo!"


Ketiga wanita langsung bersorak-sorak dengan sangat semangat setelah melihat pertunjukan yang dilakukan oleh Xiao Chen untuk membungkam resimen yang memiliki pangkat platinum.


Akan tetapi, ketika Xiao Chen sedang dalam bergembira akibat disanjung oleh ketiga wanita, tiba-tiba akibat jurus yang panas itu membuat formasi sihir kuno yang menyegel di atas batu tersebut langsung aktif sehingga mereka semua langsung terjatuh ke bawah akibat tanahnya runtuh membentuk seperti dungeon.


Bommm!


Wutzz!


Seketika setelah tanah itu amblas ke bawah, langsung menemukan ada lorong yang sangat mendung tetapi memiliki kilauan cahaya dari batu permata.


“Kalan jangan memisah! berdekatan dengan erat-erat Jangan berpisah walaupun hanya setengah meter saja!" pinta Xiao Chen yang masih posisinya jauh dari ketiga wanitanya.


Untuk reruntuhan kuno yang sudah terbuka ini akibat jurus api yang sangat panas, sepertinya mengandung banyak harta yang sangat langka sehingga Xiao Chen tanpa sadar langsung tersenyum penuh arti.


"Hei! kalian naik ke atas sebentar aku ingin menelusuri reruntuhan kuno ini. Kamu jangan gegabah untuk mengikuti aku karena akan sangat berbahaya!” Setelah itu, Xiao Chen langsung dengan hati-hati mencoba memasuki dalam reruntuhan kuno itu.


Akan tetapi, setelah dirinya hendak kalau masuk ke dalam pintu reruntuhan kuno dia melihat Meng Wuling yang sedang meloncat terbang ke atas mengikuti Yang Zhiqing dan lainya, tiba-tiba ada tangan monster seperti kalajengking yang sangat panjang mencoba memotong parutnya sehingga langsung berteriak.


Wushh!


Awas!


Xiao Chen Langsung Melompat dengan sangat cepat untuk meraih tubuh Meng Wuling. Kebetulan Ning Mengchen juga bereaksi untuk menolong Meng Wuling dahulu sehingga jika Xiao Chen tidak menolongnya Makkah akan sangat dipastikan mereka berdua akan meninggal dengan perut terbelah menjadi dua.


Xiao Chen menangkap kedua orang itu sehingga dirinya menjadi korban untuk ditusuk oleh capit raksasa di bagian punggung.


Puuf!


Punggung Xiao Chen langsung terkoyak sehingga usus-ususnya terlihat oleh kedua wanita itu. Dirinya terjatuh ke pintu paling kiri yang memiliki permukaan curam sangat dalam seperti sepuluh meter.


Meng Wuling yang merasa dan Ning Mengchen karena merasa bersalah, dia Dengan bodohnya langsung meloncat ke pintu yang sangat curam untuk menggapai Xiao Chen yang terjatuh meluncur sangat cepat ke bawah.


Wenren Wushuang hanya mengangkat bahu sepertinya mereka berdua terlalu banyak berpikir, dirinya tidak akan begitu khawatir jika terjadi sesuatu terhadap Xiao Chen.


Karena dia yakin bahwa Xiao Chen memiliki berbagai jimat yang memungkinkan dirinya aman sentosa. Alhasil, Wenren Wushuang langsung mempercayakan tanpa memiliki persyaratan dia langsung meloncat ke atas untuk menunggu.

__ADS_1


Di sisi lain, Resimen Pembersihan Surgawi juga melihat penampilan ketiga wanita anggota Resimen Violet violet Garden yang masih tenang, sepertinya mereka mempercayai dari pemimpin.


Asumsi itu memilih dasar karena mereka semua telah melihat kemampuan api yang sangat panas membakar seluruh nyamuk Maskito di atas langit yang begitu banyak.


Dia saling mengangguk dan memutuskan untuk meloncat ke atas sambil menunggu bagaimana pemimpin resimen violet Garden untuk melakukan tindakan selanjutnya.


~


~


#Bawah reruntuhan!


Bom!


Xiao Chen terjatuh dengan tulang punggung sudah patah dan sampai menonjol keluar bahkan kedua kontak itu yang mendekati suhu sangat mengerikan tatapannya.


"Chid...!” Meng Wuling langsung meraih tubuh Xiao Chen yang sudah tergeletak.


"Ahhh ini salahku, kenapa bukan aku yang mati saja!” Meng Wuling menangis sambil memegang tubuh Xiao Chen dengan sangat erat.


Bahkan Ning Mengchen yang melihat bentuk punggung Xiao Chen yang sudah hancur akibat dicapit oleh monster raksasa berbentuk tangan kalajengking sungguh sangat merasa bersalah.


Pada saat itu, ketika Meng Wuling sedang menangis karena meratapi rasa bersalah, tiba-tiba Xiao Chen langsung berkata dengan suara cemberut.


Meng Wuling berpikir bahwa Xiao Chen sudah meninggal akibat terkena tangan capit raksasa dari monster kalajengking. Akan tetapi sekarang dirinya melihat bahwa dia masih bisa berbicara dengan tenang tanpa ada sejak ketakutan.


Bukan hanya itu saja, tiba-tiba mereka berdua matanya langsung melotot tajam karena melihat tubuh Xiao Chen yang posisinya di bagian punggung tiba-tiba langsung sudah sembuh seperti semua organ-organ yang putus menyatu menjalin menjadi seperti semula dengan kecepatan yang sangat cepat.


Hanya membutuhkan beberapa saat akhirnya seluruh tubuh di bagian punggung Xiao Chen sudah menyatu kembali seperti itu tidak ada terjadi sesuatu.


Xiao Chen yang sudah memulihkan lukanya langsung berdiri sambil melihat ke sekeliling.


Shhhhhh!


Tiba-tiba ada suara lusinan suara monster yang sedang menghampiri kepada mereka bertiga alhasil semuanya langsung matanya serius untuk melihat ke sekelilingnya.


Swosh!


Swosh!

__ADS_1


“Awas kalian! Ayo ikuti aku!” Xiao Chen berteriak langsung untuk dia berlari untuk memasuki ke dalam pintu yang memiliki dinding bercahaya keren akibat batu.


Kenapa Xiao Chen menuju ke pintu itu sedangkan, hanya perlu melompat ke atas mereka bertiga sudah akan kembali ke tempat di mana reruntuhan kuno paling awal mereka memasuki pintu. Jawabnya hanya sederhana karena pintu itu sudah ditutupi oleh ribuan monster laba-laba yang sedang mengarah kepada dirinya.


Alih-alih ketakutan, Xiao Chen malahan langsung sangat semangat untuk memasuki pintu menuju ke reruntuhan kuno mungkin saja di sana terdapat harta karun yang sangat berharga.


Ketiga wanita suka mengikuti dari belakang. Hanya Xiao Chen yang mengetahui Ning Mengchen adalah perempuan sedangkan Meng Wuling masih berpikir dia adalah laki-laki.


Sambil masuk ke depan, Xiao Chen menggunakan lusinan jimat peledak untuk memusnahkan seluruh monster yang ada di depannya.


Bom!


Bom!


Bom!


Xiao Chen tiba-tiba matanya menyusut sambil melihat ke belakang karena dia mengetahui Ada sosok aneh yang mencoba menyerang diam-diam kepada Meng Wuling dan Ning Mengchen.


”Awas kamu berhati-hatilah!” Seketika Xiao Chen memutarkan tubuhnya mengeluarkan pedang kesombongan surgawi dan menebas udara ke tempat di mana sosok itu ingin menyerang kedua wanita.


Sring!


Ahhh!


Sosok yang tidak jelas seperti manusia hanya saja memiliki enam tangan langsung terpotong-potong akibat pedang biru milik Xiao Chen.


Xiao Chen menggertakan bikinnya langsung meraih kedua wanita dan di panggul di atas kedua bahu masing-masing. Setelah itu, Xiao Chen langsung menggunakan mantra pedang Suyu Fumei sehingga pada saat itu langsung menggerakkan harta pedang dan seisinya di dalam reruntuhan kuno untuk menyerang ribuan monster yang sedang mengerumuni.


Bom!


Sring!


Sring!


Semua monster penghuni ruruntuhan kuno terpotong-potong menjadi beberapa bagian. Xiao Chen tidak menunggu lama dia langsung memasuki lebih dalam dari lorong tersebut. Jika dirinya tidak bisa keluar dari ruang kuno ini, maka hanya perlu merobak ruang sehingga sudah tiba di tempat di mana Yang Zhiqing berada.


Di depan topengnya langsung meludahkan beberapa tambahan petir yang sangat dahsyat sehingga beberapa monster kecil langsung mati seketika.


Otomatis, kedua wanita itu yang sedang dipanggul oleh Xiao Chen cukup terpukau dengan bagaimana keterampilan Xiao Chen dilakukan.

__ADS_1


Sepertinya Xiao Chen bisa menyerang tanpa menggunakan tangan untuk bergegas maju.


Pada saat itu, setelah meledakkan monster menggunakan petir, akhirnya memasuki ke tempat sarang iblis laba-laba yang sudah memiliki umur sangat panjang.


__ADS_2