
Bab 281
”Hahahah!" Jiang Hongyan tertawa santai sambil mengelap cairan putih sedikit hijau tapi kental di mulutnya. Dia berdiri dan menatap Xiao Chen.
"Kamu adalah remaja perkasa. Tahan lama lebih dari tiga jam. Mungkin banyak wanita yang mendambakan pria dengan durasi tiga jam lebih.” Jiang Hongyan saat ini tidak sadar kerena dirasuki oleh roh misterius sehingga apa yang tadi dilakukan oleh roh itu, Jiang Hongyan tidak menyadari.
"Siapa kamu, kenapa kamu memiliki wajah wanita yang aku temui?” mata Xiao Chen menyipit dan menatap ke arah Jiang Hongyan sangat ganas.
”Saya adalah roh Es yang sudah tertidur di sini lebih dari 600 tahun. Saya hanya ingin mewarisi kehendak Es kepada calon yang pas. Hanya saja untuk mewariskan kehendak es harus melibatkan orang yang terpercaya.” Jiwa Es itu akhirnya mengungkapkan identitas kepada Xiao Chen.
“Apa hubungannya dengan ku?” tanya Xiao Chen matanya menyipit tajam dan tatapannya tidak peduli terhadap perkenalan dari jiwa Es tersebut.
“Tidak ada hubungan gundulmu! Sepertinya kamu sudah mewarisi tripod sembilan elemen. Apakah kamu bahwa pengaturan ini tidak ada hubungannya denganmu? Kamu datang ke sini karena naluri tripod sembilan elemen itu untuk bergegas menghadapi saya.” Kemudian Jiwa Es itu tangannya melambai ke atas dan mengeluarkan giok berwarna biru tetapi sangat dingin dengan ukiran naga.
“Ini adalah item Es yang sangat kuat, saya sudah tetapkan bawah gadis yang telah aku kendalikan ini akan menjadi penerus selanjutnya. Dan kamu sudah mewarisi tripod sembilan elemen, kamu akan ditakdirkan menjadi pasangan dari gadis ini.” Jiwa Es berkata tujuannya.
“Aku menolak.” Xiao Chen mengangguk tanpa pikir panjang.
Dia menggeleng kepalanya dan sinis. ”Sayangnya kamu tak bisa menolak, selama kamu mendapatkan tripod sembilan elemen itu, maka batu giok ini akan aktif dan menetapkan pewarisnya. Jika kamu menolak menjadi pasangan hidup, maka Es ini akan meledak dan membekukan seluruh planet yang kamu tinggali.”
Setelah menjelaskan panjang kali lebar terhadap Xiao Chen dan dia melihat wajah Xiao Chen memiliki raut wajah yang sangat serius akhirnya tersenyum dan melanjutkan lagi perkataannya.
”Bagaimana, hayo! Kamu memilih menolak tetapi mengorbankan seluruh planet menjadi membeku dan menewaskan seluruh planet, atau sebaliknya. Demi menyelamatkan kehidupan di planet kamu harus membuat gadis ini agar menjadi pasangan mu.”
Xiao Chen wajahnya kadang jelek kadang tersesat kadang juga marah tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa. “Ada alasan kenapa tadi aku menolak, dia adalah musuh ku dan aku membenci!” Xiao Chen muntah darah.
Jiwa Es kan lebih cemberut lagi lalu menjawab, “Mencintai seorang itu sewajarnya karena tidak tahu di masa depan orang yang kamu cintai, akan menjadi orang yang kamu paling benci. Tetapi begitupun sebaliknya membenci seseorang itu sewajarnya karena tidak tahu mungkin orang yang kamu benci akan menjadi orang yang berguna bagimu. Lagipula kamu memiliki wajah yang tampan. Bagaimana mungkin gadis ini menjadi musuhmu."
"Ceritanya sangat panjang.” Hanya tiga kata yang Xiao Chen jawab.
"Bagaimana apakah kamu bersedia?” Jiwa Es menyipit dan terburu-buru.
“Baiklah apa boleh buat. Bagaimana ritual agar kamu mewarisi hukum Es itu.” Xiao Chen menepuk-nepuk dadanya layaknya monster kingkong.
”Hanya ada satu syarat, dan itu sangat mudah bagimu untuk dilakukan. syarat ini memungkinkan kamu tidak berkhianat bahkan ketika kamu melakukan syarat ini dalam alam bawah sadar gadis yang saya rasuki akan mengetahui apa yang kamu perbuat." Setelah itu, Jiwa Es membuka seluruh bajunya dan akhirnya kulit yang sangat putih seperti persolen giok dan mulus terlihat dari pandangan Xiao Chen.
Dua Gunung Merapi yang tidak terlalu besar dan kecil juga sangat berdiri tegak.
__ADS_1
"Kamu harus menghilangkan kesucian dari gadis ini. Setelah kamu sudah menghilangkan kesuciannya, maka jiwaku akan pecah dan hilang otomatis item giok hukum Es akan menyatu dengan gadis ini. Tentu saja gadis ini akan tersadar kembali bisa menggerakkan tubuhnya.”
Xiao Chen langsung cemberut apa yang ditebak dengan pikirannya akhirnya tepat juga. Dari ke enam wanitanya pada dasarnya terbentuk karena bukan awal kasih sayang melainkan sesuatu yang lebih rumit.
“Jangan terlalu banyak berpikir ayo lakukan!” Jiwa Es itu mendesak.
”Hmm baiklah!” Xiao Chen langsung memanjakan tubuh Jiang Hongyan selama lima jam.
Di ruangan itu, ada suara centil yang sangat menggoda, bahkan Jiwa Es itu begitu sangat semangat karena Xiao Chen memiliki durasi yang lama.
Setelah lima jam telah berlalu, akhirnya kedua orang itu tertidur disetumpukan es dan Jiang Hongyan sambil memeluk tubuh Xiao Chen.
Jiang Hongyan membuka mata dan sudah memulihkan ingatannya. Dia hanya ingat sebelum pingsan setelah bertarung dengan Xiao Chen dan mengalami kekalahan, dia mencoba menyembuhkan diri memasuki gua yang sangat aneh dan mengeluarkan angin yang sangat dingin.
Dia tidak tahu dinding dan lantai tanah itu begitu licin akibat es yang sudah melekat akhirnya terpeleset dan terjatuh ke sebuah dasar yang mengeluarkan cahaya biru.
Pada saat itulah, dia tidak sadarkan diri.
Jiang Hongyan mencoba menggerakkan badannya tetapi tiba-tiba merasakan rasa sakit di sebuah lipatan paha bagian bawah.
Jiang Hongyan memalingkan wajah ke samping tiba-tiba langsung kaget karena ada satu Pemuda yang sudah tidak memakai busana.
Xiao Chen!
Niat membunuh yang teramat luar biasa langsung memuncak dan tangan kanannya coba menusuk wajah Xiao Chen.
Akan tetapi, tiba-tiba ada sederet ingatan yang muncul sebelum dirinya tak sadarkan diri.
Dia dan Xiao Chen berhubungan intim selama lima jam! Bahkan ketika dia ingin membunuh Xiao Chen ada hubungan tali yang tidak dipisahkan dan ada perasaan aneh tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.
”Ada apa ini!” Jiang Hongyan merasakan pusing dan menerima informasi dari giok jiwa es dengan hukum es bisa membekukan satu wilayah bahkan ada informasi konsekuensi jika terjadi sesuatu akan mengakibatkan satu planet membeku.
Akhirnya tangannya menurun ke bawah dan mencoba berdiri. Dia terbang sambil mengambil pakaiannya di cincin penyimpanan.
Jiang Hongyan bersila dan mencoba berlatih.
Bom!
__ADS_1
Jiwa pendekar naik menjadi 17!
Jiang Hongyan terkejut bukan main hanya satu jam berlatih, tiba-tiba dengan sangat mudahnya seperti meminum air putih tiba-tiba jiwa pendekarnya meningkat jadi peringkat 17.
"Giok Jiwa Es ini sungguh sangat luar biasa! Dengan ini mungkin aku bisa mengalahkan brengsek Xiao Chen. Humpp tunggu saja kamu Xiao Chen, aku akan menantang mu setelah kamu terbangun.” Raut wajah Jiang Hongyan seperti ekstasi dan tersenyum sangat menawan. Dia tidak menyadari setelah menggabungkan goik jiwa Es, penampilan menjadi diperbarui.
Setelah menstabilkan kegembiraannya dia melihat Xiao Chen matanya berkedut dan membuka mata dengan tenang.
Tatapannya juga sangat dalam seperti sumur kuno.
Xiao Chen bangung dan melihat Jiang Hongyan dengan wajah yang cantik dan menawan. Apalagi di dahinya ada tanda giok naga Jiwa Es sehingga wajahnya sungguh menyihir.
Xiao Chen mengangguk dan berkata: ”Yoo jangan kamu ternyaata sudah bangun.”
Xiao Chen berdiri dan tidak peduli Jiang Hongyan melihat adik laki-laki yang perkasa itu, yang terpenting Xiao Chen memakain baju.
Xiao Chen juga kaget, jiwa pendekar iblis sudah ditingkatkan menjadi 40, api hitam menjadi 25, hukum kehancuran sudah menjadi sebelas hanya kultivasi ganda dengan Jiang Hongyan.
Bahkan api hitamnya seperti bisa mengikis aura dingin yang terhadap kekuatan es Jiang Hongyan dalam tubuhnya yang selalu meluap-meluap ke arahnya seoalah dia akan membunuh.
”Xiao Chen! Sekarang kita bertemu kembali lagi. Ok! Mungkin kemarin aku kalah denganmu Tetapi setelah aku mendapatkan warisan batu giok Naga Es, sepertinya aku bisa mengalahkanmu hanya menggunakan beberapa serangan.” Jiang Hongyan mengepalkan tangannya dan ada aura kedinginan yang sangat extreme.
"Sebaiknya hentikan pertikaian Yan'er, kamu mungkin sudah tahu dari warisan itu bahwa kita adalah sepasang kekasih. Yah, walaupun sebenarnya aku tidak menginginkannya." Xiao Chen menggelengkan kepalanya dan berbalik pergi tanpa menoleh Jiang Hongyan.
”Tsk!” Jiang Hongyan menggertakan giginya dan tersipu setelah mendengarkan Xiao Chen memanggil dirinya dengan Yan'er. Panggilan itu begitu sangat intim dan dirinya merasa rasa aneh.
Tapi dia juga tidak senang setelah menemukan Xiao Chen masih mengabaikan keberadaannya.
”Kamu bajingan Xiao Chen! Jangan abaikan aku!”
Bom!
Jiang Hongyan meninju udara dan tiba-tiba ada naga es yang mengaum mencoba menghantam tubuh Xiao Chen.
Xiao Chen membalikkan tubuhnya dan menggunakan kekuatan penghancur sehingga sekali pukul, naga es itu berubah menjadi residu es yang seperti bubuk langsung terhempas ke segala arah.
Xiao Chen melompat mendekati Jiang Hongyan, dan berkata: ”Ayo ikut aku ke sebuah desa Zhangjiajie!”
__ADS_1
Xiao Chen sudah merasakan sebenarnya ketika Jiang Hongyan sudah memulihkan ingatannya tiba-tiba reruntuhan kuno itu akan hancur.
Xiao Chen menyelinap memasuki retakkan ruang bersama Jiang Hongyan dengan paksa.