
Bab 76 Diserang lagi
“Ayo kita melanjutkan perjalanan lagi, kita harus menemukan pemukiman penduduk. Di hutan seperti ini, sungguh berbahaya. Di samping rimbun, hutan ini sungguh gelap. Sebelum malam datang, sebaiknya harus menemukan pemukiman,” ujar Xiao Chen.
Pemilik grobak juga menganggukan kepalanya kemudian menjawab, “Benar apa yang dikatakan kamu, ayo cepat! Hindari hutan yang gelap, karena nyawa lebih penting!”
Wenren Wushuang dan dua lainnya mengangguk dan memasuki kedalam grobak. Sementara itu, Xiao Chen langsung melompat di atas grobak itu untuk melihat apakah ada komplotan yang sedang sembunyi di kegelapan hutan.
Dongming Yue membuka tirai dan berkata: “Oi, apakah kamu juga tidak ikut di dalam gerobak bukankah di atas gerobak itu panas apakah kamu tahan?”
“Jika aku memasuki ke dalam gerobak itu, akan ditakutkan kewaspadaan kita akan berkurang sehingga Jika sesuatu terjadi seperti penyergap kembali, akan begitu sangat berbahaya,” balas Xiao Chen.
“Hmmm baiklah, untuk pertolongan tadi terima kasih.” Dongming Yue berterima kasih kepada Xiao Chen. Sebenarnya dia ingin mengetahui bagaimana Xiao Chen mengeluarkan cahaya hijau keluar dari telapak tangannya.
Karena Ketika cahaya hijau itu mengenai tubuhnya seketika luka-luka yang diderita seperti patah tulang sudah sembuh.
Dia baru pertama kali melihat jurus yang unik seperti milik Xiao Chen.
Leng Yueyan yang di dalam gerobak itu akhirnya berkata kepada Wenren Wushuang, “Nona, mungkin pemuda itu akan cukup berguna untuk menjaga kamu nona sampai di tujuan. Sepertinya dia masih memiliki kekuatan yang belum sepenuhnya dikeluarkan.”
“Hmmm mari kita bicarakan nanti. karena situasi sekarang sedang tidak baik-baik saja,” ucap Wenren Wushuang sambil berpikir secara jernih karena apa yang dikatakan Leng Yueyan sungguh masuk akal.
Coba kalian bayangkan saja hanya pedang usang berwarna hitam bisa membunuh praktisi iblis itu yang memiliki badan kekar. Mungkin saja Jika dia bisa membantu dirinya selama perjalanan ini akan bisa membuat dirinya baik-baik saja dan terjamin tanpa ada halangan apapun.
Sementara itu sudah beberapa waktu lamanya dan menemukan bahwa para penyusup tidak ada yang mendekatinya lagi, itu membuktikan bahwa hanya kelompok mereka semua yang sudah terbunuh.
Karena merasa sudah aman, akhirnya Xiao Chen memasuki ke dalam gerobak dan duduk dengan nyaman.
Wenren Wushuang berkata: “Hmmm mungkin sudah aman sehingga kamu datang ke dalam gerobak.”
__ADS_1
Xiao Chen langsung membalas seperti ini, “Di atas gerobak itu sungguh sangat panas apalagi Matahari sedang terik.”
“Hmmm ngomong-ngomong terima kasih setelah menyelamatkanku,” ucap Wenren Wushuang.
“Tidak apa-apa, sebagai orang yang baik harus menolong ketika ada orang yang kesusahan.” Xiao Chen menganggukkan kepalanya kemudian berkata lagi seperti ini, “Aku sepertinya mendengar bahwa praktisi iblis itu mengatakan bahwa kamu memiliki darah Yin yang murni. Darah itu, seperti yang apa aku dengar berguna bagi praktisi mereka.”
Wenren Wushuang tersenyum pahit, tetapi diraut wajahnya sungguh sangat kesal. Kemudian berkata, ”Benar aku memilih darah Yin murini. Darah ini sungguh sangat berguna bagi semua praktisi selain para kelompok iblis itu. Orang yang menyerap energi darah Yin aku, akan meningkatkan bakat pendekarnya 2 kali
lebih cepat. karena itulah aku di kejar oleh para praktisi iblis itu.”
”Walaupun ini tidak ada efek bagi aku, tetapi aku tidak ingin merelakan keperawanannya hanya untuk manusia yang belum tentu aku sukai. Aku hanya ingin memberikan rahimku dan menyalurkan energi Yin ku kepada orang yang menurutku layak.”
”Apakah seperti itu?" Xiao Chen langsung terkejut setelah mendengarkan penjelasan dari Wenren Wushuang.
Wenren Wushuang juga menganggukan kepalanya dan menjawab, “Setelah kamu mengetahui apa itu darah energi Yin, Apakah kamu akan menyanderaku dan memperkosaku?”
Wenren Wushuang terkekeh, “Apakah kamu benar? Aku sungguh terkejut dengan pendirianmu, kebanyakan semua pria akan menikmati tubuh wanita. Tentunya energi Yin ini tidak terbatas selama kamu memakai wanita yang memiliki energi Yin, maka peningkatan level pendekar akan cepat ke puncak.”
“Wow! Jika itu tidak terbatas, ayo kita mencoba di grobak ini.” Xiao Chen bercanda. Di sini dia hanya pergi untuk menyelamatkan Feng Huang. Jika dirinya asik-asikan bersama wanita lain sementara itu Feng Huang tersiksa maka akan sangat kejam.
Dongming Yue mendengarkan perkataan Xiao Chen langsung berdiri dan menguruskan pedangnya ke arah wajah Xiao Chen.
“Kamu tidak jauh beda dengan para pemuda yang lainnya,” ucap Dongming Yue sambil matanya menyipit tajam.
“Semua lelaki bukankah seperti itu? Hanya saja kalian sepertinya memiliki keterbelakangan otak, sudah jelas energi Yin sungguh berharga untuk peningkatan level pendekar. Tetapi kalian sungguh sangat terus terang untuk mengatakan. Jika sekarang aku memperkosa dia itu bukan salahku tetapi salah dia karena sudah terus terang mengatakan informasi yang begitu penting.” Kemudian, Xiao Chen keluar lagi untuk mendekati pemilik grobak. Dia memutuskan tidak berdekatan dengan tiga wanita itu.
Dongming Yue melihat bahwa pemuda itu meninggalkan dalam gerobak hanya mengerutkan keningnya.
“Nona apakah, dia pemuda yang berbahaya? Sepertinya dia memiliki lidah yang sangat tajam,” ucap Dongming Yue.
__ADS_1
“Aku tidak mengetahui, tapi sepertinya aku memiliki firasat bahwa pemuda itu tidak ada pikiran jahat kepadaku. Aku yakin hal itu, karena instingku mengatakan demikian.” Wenren Wushuang berkata sambil memejamkan matanya.
Leng Yueyan yang dari pertama sampai sekarang tidak berkata langsung mengeluarkan unek-uneknya, “Tetapi nona, kita harus waspada Karena dia sudah mengetahui bahwa Nona memiliki energi Yin murini.”
“Sudah pasti, aku akan selalu waspada,” ucap Wenren Wushuang sambil menganggukan kepalanya.
Pada saat ini, ketika Xiao Chen sudah di samping pemilik gerobak itu tiba-tiba di hadapannya dari kejauhan ada bongkahan batu yang sangat besar ingin menimpa gerobak dirinya.
”Ada penyerangan lagi!”
Xiao Chen seketika langsung berdiri mengeluarkan pedangnya dan memotong batu besar itu menjadi beberapa bagian yang sangat kecil-kecil.
"Sring!"
Dari kejauhan, praktisi iblis itu langsung mengerutkan keningnya karena baru pertama kali melihat pedang yang begitu sangat tajam. Pedang itu bisa memotong bongkahan batu yang sangat besar seperti memotong kapuk.
“Hmmm sepertinya pemuda itu tidak mudah yang seperti kita kira, Ya sudah membunuh rekan-rekan ku maka aku harus membalaskan dendamnya,” ucap praktisi iblis yang tubuhnya diselimuti kabut hitam hanya memunculkan mata merah saja.
Setelah itu, sosok yang memiliki asap gelap itu langsung memudar dan menyebar mendekati Xiao Chen.
“Kamu yang telah membunuh rekan-rekan ku maka aku akan membalaskan dendam, hiya mati kamu!” Praktisi iblis itu memukul Xiao Chen.
Xiao Chen langsung menguruskan pedang dengan sangat mudah sehingga tangan itu terpotong.
"Sring!"
"Mustahil!"
Iblis itu sungguh tercengang karena seluruh tubuh dirinya terbuat dari hukum asap Bagaimana mungkin dia bisa melukai dan memotong tangannya seperti tangan manusia.
__ADS_1