
Bab 257 Zhang Tianji Mati
Xiao Chen, Mi Qiongqi, Yang Zhiqing, dan Xian Miaomiao sudah tiba di rumah Xian Guo. Setelah tiba di rumah Xian Guo, betapa terkejutnya dia setelah Xiao Chen membawakan dua wanita yang sangat cantik.
”Nak Er Chen. Kamu sungguh pemuda yang sangat berdarah panas. Kamu memiliki mata yang indah dan tidak melihat ke belakang. Bagaimana mungkin kakek ini sungguh sangat iri. Jika diwaktu muda kakek bisa seperti mu, mungkin akan sangat bahagia memiliki dua wanita cantik di sisinya, hahaha!” Xian Guo tertawa terbahak-bahak.
Namun masuk akal juga. Xiao Chen sudah tampan, kuat, siapa sih yang tidak suka dengan paha Xiao Chen? Hanya wanita yang tidak norma yang tidak suka Xiao Chen.
“Kakek! Pahami umurmu kakek, kamu sudah tua! Tidak perlu mengingat masa lalu!” Xian Miaomiao terkekeh.
”Apa salahnya bernostalgia. Hehehe!” Xian Guo tertawa sehingga gigi ompong terlihat.
Setelah masuk ke dalam rumah Xian Guo, Mi Qiongqi dan Yang Zhiqing saling berkenalan dan Xian Guo juga menyadari bahwa rumah ini menjadi semakin rame dan sesak. Jika terus berlanjut, maka ketika semua violet Garden berkumpul, rumah Xian Guo tentunya tidak bisa menampung.
Karena inilah Xiao Chen berinisiatif untuk memperlebar rumah Xian Guo. Kebetulan rumah ini terletak di bagian timur dari sekte Dewa Kematian. Rumah Xian Guo masih satu dengan gunung Lanhua.
Gunungnya cukup lebat tapi semakin kamu ke atas, kamu menemukan ada hutan yang sangat lebat dan disitu banyak monster yang sangat merajalela.
Tetapi semua monster itu masih kalah dengan monster dominasi Transformers. Xiao Chen memanggil Transformers Bison, dan berbagai robot mamalia untuk menjaga Gunung Lanhua.
Sejatinya, robot Transformers tidak akan menggangu monster yang sudah menjadi rumah di gunung Lanhua. Tapi sebaliknya, monster yang tidak tahu apa-apa, setelah menyerang robot Transformer menggunakan cakar maupun kekuatan magis, pada akhirnya akan mengalah karena tubuh robot itu dilapisi baja yang sangat kuat.
Para robot itu sudah memberikan sinyal dengan bahasa hewan bahwa kalian para monster bisa bebas melakukan sesuatu asaklan jangan mengusik ketenangan rumah Xian Guo.
Hanya peraturan itu saja, para monster langsung menuruti, karena bagaimana pun monster bukanlah manusia yang penuh intrik. Mereka akan mematuhi tanpa beban pikiran kepada monster yang lebih kuat.
Jika manusia, mungkin akan berpikir kenapa saya tidak boleh ke rumah Xian Guo? Apakah rumah itu begitu berharga? Apa rumah itu memiliki harta Karun?
Pada malam hari, Zhang Tianji sudah mengoreksi identitas Xian Miaomiao. Dan dia tahu bahwa Xian Miaomiao adalah gadis yang sudah ditolak dua kali untuk masuk ke Sekte Dewa Perang. Hanya saja tidak tahu bagaimana dia berteman dengan Xiao Chen, Zhang Tianji tidak peduli. Yang terpenting adalah bisa membunuh Xiao Chen sehingga Yang Zhiqing akan menjadi miliknya. Apalagi keluarga Zhang sedang dalam keadaan masalah setelah Zhang Yue kakak kandungnya meninggal di tangan pemuda Ye Tian.
Zhang Tianji tidak tahu siapa Ye Tian, tapi cepat atau lambat setelah mendapatkan Yang Zhiqing. Dia harus mengoreksi ketrampilan yang dimiliki Yang Zhiqing. Setelah kamu bisa menguasainya barulah kami mencari Ye Tian dan membunuh nya.
Dia sudah tiba di atap rumah Xian Guo penuh tatapan yang sangat membunuh.
__ADS_1
"Kalian cepat Sandra gadis kecil itu. Biar Xiao Chen tahu rasa!”
“Baik boss!”
Enam orang masuk dan sosoknya berubah menjadi asap hitam.
Malam hari Xiao Chen membuka matanya penuh membunuh. Dia menabur bubuk racun penenang lewat kentutnya. Agar semua tidak menyadari bahwa ada penyusup.
Pret!!
Suara kentut Xiao Chen begitu sangat keras, seketika memabukkan mereka semua dan terjatuh ke dalam tidur yang nyenyak.
Ketika satu orang masuk ke dalam, tiba bau kentut yang sangat bau, tiba-tiba dia langsung keluar sambil panik. "Sial kentut itu sungguh sangat bau dan beracun! Ahh!” Orang itu pingsan, tapi sebelum pingsan, ada kaki yang sangat gesit langsung menendang kepala itu hingga terputus dan alhasil orang itu meninggal dan tidak bisa meninggal lagi.
Bang!
Wushh!
Kepala itu meloncat penuh darah kesebuah arah dan kepalanya sudah dipasang jimat peledak yang lebih kuat daya ledaknya.
Begitu kepalanya meluncur berjarak 20 meter, kepala itu meledak dan daya kejutan itu mengakibatkan lima orang terpental dan kulitnya penuh luka.
Zhang Tianji dari kejauhan menyipitkan matanya. Apakah tindakan ini sudah disadari oleh Xiao Chen ataupun yang lain. Tiba-tiba tatapannya sungguh sangat bermartabat, ini tidak boleh gagal jika ini gagal, maka nyawanya akan terancam.
“Boss sepertinya dia sudah mengetahui keberadaan dan tindakan kita!”
Mati kamu!
Tiba-tiba orang itu terlambat bereaksi sehingga dibelakang ada suara dingin dan begitu kepalanya menoleh, leher itu terputus dan dia akhirnya dia meninggal dalam kebingungan.
Setelah Xiao Chen membunuh dua penjilat anjing, kedua tangan itu memgeluarkan benang merah yang terbuat dari darah langung menyedot dua bangkai manusia dan dijadikan menjadi kekuatannya.
"Ahhhh ... Sepertinya jenisnya Zhang Tianji sedang memberikan santapan kepada aku! Hahaha terimakasih!” Xiao Chen menggerakkan benang-benang halus merah seketika menyerbu ke empat orang yang tersisa.
__ADS_1
Lari dia adalah monster!
Sayangnya bagaimanapun kamu melarikan diri, mata Xiao Chen sudah menggangap kamu adalah bangkai.
Xiao Chen meloncat dan menyelinap seketika sudah samping orang itu dan tiba-tiba tangan kirinya mencubit leher itu sehingga maniknya terlepas dan darah memuncrat seperti air mancur.
"Ahhh jangan ampuni aku ... Akhh!” kepalanya meledak setelah disentuh tangan Xiao Chen. Xiao Chen mengambil belati dari cincin penyimpanannya, langsung menyerang satunya lagi.
Seketika seluruh tubuh Xiao Chen diselimuti oleh guntur dan sangat kikuk mendekati satu orang.
Sring!
Saring!
Alhasil satu orang di belah menjadi seratus bagian dan daging itu berceceran di tanah.
Mata Xiao Chen berubah menjadi merah sambil menjilat belati langung berkata kepada Zhang Tianji. “Sayangnya aku membunuh belum puas. Sekarang serahkan leher mu.”
Xiao Chen melompat mendekati Zhang Tianji dan menyerang menggunan belati tadi. Zhang Tianji begitu panik dan mengeluarkan pedang untuk menangkis belati milik Xiao Chen.
Dentang!
Sayangnya belati itu sungguh sangat tajam dan memotong pedangnya samli menembus bahu itu hingga tangan Zhang Tianji terputus.
Zhang Tianji tidak ada waktu untuk melarikan diri dia sudah di cekik oleh Xiao Chen. Seketika Xiao Chen mengeluarkan cacing Gu dan cacing itu memasuki ke dalam mulut Zhang Tianji. Setelah memasuki kedalam mulut, tiba-tiba cacing itu meronta-ronta karena memakan semua organ yang ada di dalam tubuh Zhang Tianji.
Mata Zhang Tianji horor dan dia meninggal dalam mata terbuka penuh ketakutan.
~
Ilustrasi Xiao Chen!
__ADS_1
~
~