
Bab 219 Nama Saya Xiao Chen
“Menyingkirlah." Xiao Chen menatap Tian Xia dengan tenang.
“Lebih baik kamu turunkan amarah mu. Dia adalah pemimpin dari suatu wilayah yang luas. Jika kamu melakukan hal seperti mencoba melukai dia, maka kamu akan tahu konsekuensinya." Tian Xia sedikit merinding setelah ditatap oleh Xiao Chen. Alasan dia merasakan merinding juga tidak tahu, seolah dia sungguh menakutkan seperti ada iblis didalam Xiao Chen.
“Bahkan jika saya menurunkan emosi dan mengurungkan niatnya agar bisa memberi pelajaran kepada dia, akan sangat dipastikan bahwa raja Feng akan menemui malu. Coba Anda bayangkan dia adalah orang dengan julukan iblis. Sedangkan saya adalah manusia biasa, pastinya kabar bahwa iblis kalah oleh manusia biasa membuat daratan ini heboh ....”
“Percuma saja jika ini berdamai karena mungkin saja dia akan melancarkan serangannya di masa depan.” Seketika Xiao Chen memunculkan pedang kesombongan surgawi dengan diiringi cahaya biru di tangan, seketika pedang itu diarahkan kedua tangan Jian Feng hingga terputus.
Setelah memotong tangannya, dalam sekejap sosok Xiao Chen sudah melewati Tian Xia langsung menusuk perut Jian Feng dibarengi energi racun masuk kedalam tubuh Jian Feng.
Ahhh!
Jian Feng melihat bahwa dadanya memburu sungguh sangat cepat sehingga Li Ming yang sedang berada disampingnya Xiao Bai seketika terpana.
“Racun cacing Gu!” Li Ming seketika tahu bahwa cacing Gu adalah cacing yang sangat sulit dijinakkan dan kandungan racun juga adalah peringkat paling tinggi. Jika kamu bisa mengendalikan cacing Gu, maka kamu bisa melakukan sesuka hati untuk mencelakai musuh.
“Jian Feng sebaiknya kamu menyerah lah, dia sungguh kuat kamu bukan tandingannya! Jika kamu implusif, kamu mati!” Li Ming gugup dan mencoba menyadarkan Jian Feng agar tidak sembrono.
“Ahhhhhggr!” Jian Feng menatap ganas Xiao Chen, tapi Xiao Chen tersenyum tipis dengan raut wajah yang sinis.
Setelah menusuk dada Jian Feng menggunakan racun, Xiao Chen seketika menendang sungguh sangat keras langsung terdengar bunyi crack yang didengar seluruh hadirin.
“Itu pantas buat Anda yang berani sekali menyerang saya. Apakah Anda pikir bahwa saya menyukai Iblis rubah sehingga Anda cemburu? Tentu saja saya tidak tertarik. Dia adalah kembang bunga dan itu sungguh sangat mencolok. Lebih baik saya mencari wanita yang sudah jelas-jelas seperti dia.” kata dia ditunjukkan oleh Hua Ning Bing sehingga Hua Ning Bing tersenyum dan mendekati Xiao Chen dan membisikkan sesuatu, “Terimakasih."
“Bajingan kamu berlututlah! Kamu kuat tapi kamu hanya sebagai figuran saja," kata Li Ming langsung menunjuk dengan keras kepada Xiao Chen.
“Atas dasar apa saya berlutut? Lebih baik tuan Feng yang berlutut sambil menggonggong layaknya anjing," kata Xiao Chen menatap Li Ming tanpa rasa takut.
Sialan!
Li Ming meraung dan tubuhnya meledak menjadi asap korosif seketia memasuki kedalam tubuh Xiao Chen lewat hidung dan pori-pori, sehingga Xiao Chen dalam hitungan menit tubuhnya lapuk dan terjatuh menjadi potongan daging busuk.
“Hahaha kamu bisa melukai Jian Feng, tapi kamu tidak bisa melukai aku. Jadi kamu jangan bangga pukimak!” Li Ming menghina bongkahan daging yang sudah membusuk diakibatkan oleh racun Li Ming.
Akan tetapi, tiba dari tumpukan daging busuk seketika mengeluarkan semut sangat banyak dan itu langsung berkumpul menjadi satu seketika dari kumpulan semut, berubah menjadi Xiao Chen yang tanpa busana atas.
“Anda sungguh percaya diri yang mulia Iblis. Saya harap telan kata-kata Anda barusan karena saya juga tidak mudah untuk dibunuh!” Akhir dari perkataan Xiao Chen seketia tangannya berubah menjadi belati yang sangat cepat lengasung mengenai wajah Li Ming.
Alhasil Li Ming menetaskan darah cukup parah dan matanya yang satu akhirnya rusak.
“Bedebah!"
Ahhhh...
__ADS_1
Li Ming meraung seketika dari punggungnya memgeluarkan asap bercampur logam mencoba menyerbu Xiao Chen. Pada saat itu, kekuatan Li Ming keluar ada banyak orang yang pingsan akibat efek racun.
Seketika Xiao Chen mundur dan tangannya mengeluarkan jiwa api hitam langsung memusnahkan sekumpulan asap bercampur logam yang mencoba membidik dirinya.
Bom!
"Api hitam pemusnahan!" Tangan Xiao Chen memadatkan api itu menjadi sebesar buah apel dan di lemparkan ke atas seketia meledak dan menghilangkan efek racun yang dihasilkan Li Ming.
Li Ming sungguh geram dia menggunakan teknik racun tujuh warna seketia ada kertas yang keluar dan pada terbang dan menyegel tubuh Xiao Chen.
Xiao Chen menatap kertas itu dengan tenang dan dia merasakan bahwa tubuhnya tidak bisa bergerak dan sedikit kaku seperti akan menjadi patung.
Pada saat itu, Li Ming mendekati Xiao Chen sambil tersenyum main-main dan mengeluarkan jarum emas.
"Hahaha apakah kamu tahu, apa benda yang sedang pegang? Ini adalah jarum paling beracun, bahkan cacing Gu mu tidak bisa menolong dan tidak ada penawarannya. Hahaha mati!"
Seketika jarumnya berubah menjadi cahaya dan membidik dahi Xiao Chen sehingga Xiao Chen tersesat sejenak tapi dia juga merasakan pusing sebentar dan muntah-muntah.
Engah!
Xiao Chen seketika ambruk dan terjatuh tubuhnya kaku karena efek racun tujuh warna. Tapi dia ambruk masih mengeluarkan darah dari mulutnya dan matanya memutih. Bahkan Hua Ning Bing seketia berteriak histeris, “Ahhh bajingan apa yang kamu lakukan, bajingan hentikan!"
Hua Ning Bing mencoba mendekati Xiao Chen dan dengan sekuat tenaga menghentikan lilitan duri racun tujuh warna yang memenjarakan Xiao Chen sampai tangannya berdarah.
Hua Ning Bing mengabaikan tangan yang berdarah, dia harus menyelamatkan Xiao Chen karena tidak ingin terjadi apa-apa dengannya.
“Hahaha bagaimana aku menghentikan itu, dia sudah mempermalukan kita sebagai raja iblis. Seharusnya dia mati sehingga rasa malu tadi akan hilang. Hahaha rasakan kamu bedebah!"
Li Ming mengeluarkan jarum satu lagi yang berwarna hitam.
“Yang ini adalah jarum beracun jiwa setelah jarum ini disuntikkan ke tubuh target, maka jiwa dia akan terpecah belah. Tidak masalah jika kekasih mu memiliki kekuatan pemulihan yang cepat selama jiwanya terluka maka akan mati, hahah!"
Tanpa berlama-lama, Li Ming menjetikan jarinya seketika jarum tersebut sekali lagi menghantam dahi Xiao Chen.
Bom!
Pada saat itu, ada cahaya emas yang menyilaukan keluar dari tubuh Xiao Chen langsung mendekati Li Ming dan menangkapnya.
“Hahah kena sekarang, jika aku menekan cahaya ini, maka kekasih mu mati. Bagaimana, sebaiknya kamu berlutut memohon ampun dan kamu jadilah wanita ku." Li Ming menyringai.
"Sungguh menjijikan hidup bersama mu, lebih baik saya mati dengannya!" Hua Ning Bing melototkan matanya sangat ganas kepada Li Ming.
“Hahaha sungguh naif. Tapi aku suka wanita seperti mu, tapi sayangnya dia akan mati untuk mengobati rasa malu kita berempat." Seketika Li Ming meremass cahaya emas itu sehingga tubuh Xiao Chen langsung kejang-kejang dan tidak bergerak sudah dinyatakan meninggal.
“Ahhhh bajingan!" Hua Ning Bing marah dia baru pertama kali merasakan apa itu cinta, tapi pada akhirnya langit tidak mengijinkan dirinya bersama dengan orang yang dicintai.
__ADS_1
Li Ming menggerakkan tangannya dan mengeluarkan sulur beracun melilit tubuh Hua Ning Bing dan melemparkan ke jasad Xiao Chen yang sudah menyediakan.
“Hahaha karena kamu begitu kukuh, maka aku terpaksa mengendalikan mu." Li Ming memgeluarkan satu jarum lagi untuk digunakan sebagai pengendali Hua Ning Bing.
Xiao Bai, maupun Jian Feng bahkan Tian Xia tidak bisa berkata apa-apa lagi, tapi dia sungguh senang jika Hua Ning Bing kalah.
”Sekarang tamat riwayat mu." Li Ming menjetikan jarinya dan ....
Bom!
Ketika jarum itu mengenai Hua Ning Bing, seketika pandangan gelap. Dia sungguh putus asa karena kehilangan Xiao Chen.
Tapi pada saat itu, tiba-tiba ada tangan yang menepuk bahunya.
Puk!
"Hahahaah! Jadi ini kekuatan raja iblis bencana sungguh menegangkan." Xiao Chen bertepuk tangan sehingga ke empat raja iblis itu sontak sadar dan keluar dari dunia ilusi yang dilakukan oleh Xiao Chen.
Li Ming juga tersadar dan dia posisinya sama persis di samping Tian Xia.
Intinya mereka semua terkena ilusi yang dilakukan oleh mata Xiao Chen, bahwa semua orang yang melihat juga terkena ilusi.
Sekarang Xiao Chen kembali seperti semula ketika sedang meninggalkan keempat raja iblis. Pada pada waktu itu, Xiao Chen mengaktifkan mata ilusi ketika Jian Feng hendak menyerang.
“Sungguh sangat senang sekali saya bisa mempermainkan sang iblis hanya menggunakan trik bisa." Setelah itu, Xiao Chen menatap ke arah Hua Ning Bing, “Sepertinya kamu sungguh sangat tulus mencintai ku. Maafkan aku jika membuat mu khawatir."
Plak!
Bajingan!
“Kenapa kamu menamapar aku ¯\(°_o)/¯!" Xiao Chen kaget.
“Kamu sungguh Bajingan!" Hua Ning Bing melototkan matanya tapi ada sedikit mata merah karena hendak menangis.
Pada saat itu, Xiao Bai mengepalkan tangannya sungguh marah. Tapi dia mencoba menenangkan diri dan menatap ke arah Xiao Chen dan berkata, “Anak muda. Kekuatan kamu sungguh sangat diluar kendali. Karena kamu sudah mempermalukan kita semua. Aku akan mengingat kamu, mulai sekarang aku akan lebih giat lagi untuk meningkatkan kekuatan agar kamu tidak semena-mena. jadi aku ingin mengetahui nama mu.”
Seketika Xiao Bai memgeluarkan tekanan kekuatan pendekar level tiga puluh sambil menatap ke arah Xiao Chen dengan membanggakan jiwa pendekar level tiga puluh.
Pada saat itu, semua orang langsung tidak nyaman, karena tekanan kuat itu, tapi tiba-tiba ada yang lebih kuat lagi setelah Xiao Chen memgeluarkan jiwa pendekar level tiga puluh lima.
Bom!
“Paman, kamu jangan marah seperti itu, tidak baik kita saling bermusuhan. Oh iya jika paman ingin tahu mamaku, maka terpaksa aku mengatakan hal yang sebenarnya. Nama aku adalah Xiao Chen. Xiao telah melihat paman Xiao." Xiao Chen tersenyum dan meremehkan dunia sambil membawa Hua Ning Bing menghilang melalui retakan ruang dengan sangat keren.
“Xiao Chen,” gumam Xiao Bai sambil mengepalkan tangannya karena marah. Dia tidak berpikir bahwa pemuda yang begitu sembrono adalah satu marga. Secepatnya dia harus kembali dan menemui Xiao Shi.
__ADS_1
Setelah itu dia harus membunuh Xiao Shi karena dialah yang satu-satunya keluarga Xiao bertahan.