
Bab 203 Tiba di Pulau Racun
Setelah membunuh wanita dari pemimpin perompak tersebut, kaki Xiao Chen langsung mengeluarkan ratusan semut dan lipan sehingga setelah hewan peliharaannya memakan daging dari wanita pemimpin bajak laut, tidak membutuhkan beberapa lamanya sudah meninggalkan tulang-tulangnya saja.
Xiao Chen setelah membiarkan hewan peliharaan yang memakan daging sampai tidak tersisa Hanya menyisakan tulang saja, langsung menendang tengkorak itu ke lautan.
Bang!
”Ayo kita melanjutkan lagi ke tempat pulau racun,” seru Xiao Chen kepada kelompok Violet Garden.
Xiao Chen dan Ye Tian langsung terbang kembali mendekati perahu yang ditunggangi. Pada saat itulah Xiao Chen melupakan satu hal belum merampas harta yang dimiliki wanita itu.
Tetapi Karena Wanita itu sudah menjadi tulang belulang dan tulang itu juga sudah ditendang ke lautan mana mungkin Xiao Chen akan pergi dan menyelam ke dasar laut hanya akan membuang-buang waktu saja.
Satu jam lamanya Xiao Chen hanya membuat jimat peledak sebanyak-banyaknya dan mempelajari sebagian jurus yang belum direvisi ulang.
Sehingga tindakannya seperti sedang mengabaikan kelompoknya dan Liu Ruyun bersama Meng Wuling sepertinya sedikit emosi karena kelompok mereka sedang dikecualikan karena bukan dari bagian Violet Garden.
Satu jam sudah berlalu akhirnya perahu yang ditunggangi mereka sudah dekat di Pulau racun sekitar 40 meter.
”Xiao Chen, kita akan sampai lagi sekitar enam menitan,” pikir Mi Qiongqi.
“Baiklah! Akhirnya sampai juga!” Xiao Chen menghentikan pekerjaannya langsung berdiri, menepuk-nepuk pantatnya langsung matanya tertuju kejauhan dia melihat ada pulau yang tidak terlalu besar ataupun tidak terlalu kecil.
Pulau itu sepertinya ada samar-samar ditutupi kabut. Xiao Chen sendiri sudah tahu bahwa kabut itu adalah bukan kabut biasa melainkan kabut yang mengandung racun. Untungnya tubuhnya sudah kebal dengan racun akibat teknik dari Gu.
Xiao Chen di punggungnya mengeluarkan sayap kelelawar Dia terbang ke atas dan menginstruksikan kepada para anggotanya seperti ini: ”Sebenaranya Pulau itu adalah pulau yang sangat berbahaya karena kalian belum memiliki kekebalan dalam hal racun, aku sarankan kamu menunggu di sini di perahu.”
Xiao Chen akhirnya terbang langsung dan Meng Wuling yang memiliki sifat keras kepala langsung meloncat terbang juga mengikuti Xiao Chen.
Xiao Chen sungguh tidak suka langsung berbalik arah menatap Meng Wuling, “Apakah Kamu ingin mati?”
“Aku sudah memiliki obat yang bisa menahan racun, jadi sepertinya aku bisa membantumu sedikit,” katanya dengan wajah serius.
“Aku tidak ingin bantuan denganmu, dan aku juga tidak ingin berhutang budi kepada siapapun. Jika aku mengalami dalam kesulitan cukup gampang hanya memanggil monster peliharaanku sudah selesai, 'kan?” Xiao Chen menjawab sambil mengangkat bahu.
“Bajingan! Apakah kamu begitu sombong Xiao Chen! Apakah kamu pikir semua yang kamu tindaki sudah sepenuhnya digenggam oleh tanganmu!” Meng Wuling sungguh marah.
__ADS_1
“Sebenarnya aku sungguh sangat berterima kasih jika ada orang yang secara sukarela menolongku. Tapi aku juga tidak ingin memiliki hutang budi kepada siapapun dan alasan aku tidak ingin dibantu adalah karena aku tidak menyukaimu. Jika kamu dengan sukarela membantu, maka jagalah anggota lainnya yang masih di perahu, apakah kamu paham?” pikir Xiao Chen seketika langsung terbang lagi memutarkan tubuhnya tidak peduli dengan tindakan Meng Wuling.
"Xiao Chen bajingan kamu!" Meng Wuling sungguh sangat marah dan dia kembali lagi ke kelompok Resimen Violet Garden dan Liu Ruyun.
“Apakah kamu pergi mengikuti pemimpin agar kamu bisa memiliki kesempatan untuk berdua? Hahaha jangan bermimpi terlalu jauh,” ucap Wenren Wushuang sambil sinis.
Meng Wuling tidak berkata apa-apa lagi dia langsung duduk dengan marah.
Di sisi lain Xiao Chen yang sudah terbang beberapa saat kemudian sudah di pinggiran Pulau racun. Menghirup udara bercampur kabut racun akhirnya dia sudah mengkonfirmasi Pulau ini sepenuhnya beracun.
Xiao Chen langsung mengeluarkan robot Transformer seukuran kambing dengan bentuk Serigala. Xiao Chen menunggangi di atasnya sambil berkata: “Ayo kita pergi ke lebih dalam di Pulau racun ini. Aku sudah mendapatkan petanya, dalam jarak beberapa km lagi di tengah-tengah Pulau ada danau yang memiliki kandungan racun sangat tinggi. Katanya di tengah-tengah danau itu benda yang kita cari sedang menancap di tempat itu.”
”Baik Tuan,” jawab Kick Back.
Transformers Kick Back langsung berlari sungguh sangat cepat seperti 3 kali lipat kecepatan motor sehingga dengan jarak beberapa kilo akan sampai hanya beberapa menit saja.
Ketika sedang melompati beberapa pohon yang sudah mati tiba-tiba karena di depannya terhalang oleh kabut racun seketika Ada ular sebesar batang kelapa langsung ekornya mencambuk ke arah dirinya.
Ekornya berwarna hijau bercahaya dan kulit wajah Xiao Chen setelah terkena cambuk ekor ular itu, sok ketika mengelupas dan memiliki luka yang sangat serius karena ular itu ternyata mengandung racun juga.
Xiao Chen seketika berputar-putar ke belakang sekitar 6 meter dan mendarat setelah menabrak batu besar.
Bang!
Xiao Chen mencoba berdiri sambil menatap robot Transformers sedang menembaki ular itu, sehingga tatapannya langsung sungguh sangat terkejut karena ketika robot miliknya mengenai kepala itu langsung kepalanya hancur dan tumbuh dengan kecepatan mata telanjang. Bahkan ularnya bisa membelah diri menjadi beberapa bagian kecil-kecil dan bisa besar juga.
Xiao Chen cukup terpanas sehingga langsung berpikir jika saja monster ular itu dijadikan hewan peliharaannya tentu saja akan menambah daya kekuatannya.
Xiao Chen mengaktifkan mata supernya tiba-tiba melihat di dalam perut ular itu terdapat item artefak berwarna merah yang bercorak ada ular yang mengitari item tersebut.
Mungkin keterampilan yang dimiliki monster ular racun itu berasal dari item artefak tersebut, sehingga Xiao Chen tanpa pikir panjang langsung ikut bertempur melawan ular itu.
Hiya! Xiao Chen langsung berlari memotong perut ular tetapi ketika perut ular terpotong menjadi dua bagian malahan menjadi dua ular monster yang menyerang ke arah dirinya.
Alhasil, Xiao Chen digigit separuh tubuhnya sehingga hancur. Xiao Chen tubuhnya yang telah digigit oleh ular raksasa itu meledak sehingga seluruh tubuh ular menjadi bongkahan kecil
Akan tetapi setiap bongkahan daging ular kecil itu berubah menjadi ular kecil-kecil yang merangkak dan menyatu menjadi satu.
__ADS_1
Keluar dari retakan ruang, Xiao Chen berteriak memerintahkan monster itu untuk menembaki secara brutal agar tidak bisa menyatu kembali.
Dar!
Dar!
Dar!
Cukup lama sekitar 5 menit untuk sepenuhnya Xiao Chen bisa mengambil item itu.
Setelah Item itu didapat, ular raksasa satunya langsung berlari untuk menyerang Xiao Chen. Akan tetapi, Xiao Chen sudah sepenuhnya menyimpan item itu di dalam penyimpanannya. Bersembunyi dengan memasuki retakan ruang dia sudah berpindah sekitar 1 km.
Xiao Chen peneliti item berwarna merah yang bergambar ular itu. Alhasil Xiao Chen mengetahui bahwa item ini juga bagian dari monster ular itu sehingga jika item itu rusak maka ularnya juga akan mati. Dapat dikatakan monster ular itu adalah perwujudan dari item yang sedang.
Xiao Chen langsung meneteskan darah nanti barengi dengan jimat perbudakan yang memiliki peringkat lebih tinggi alhasil, item itu bergetar dan memasuki ke dalam tubuhnya.
Seketika ular yang sedang maronta-ronta mencari item tersebut bergemuruh dan warnanya yang awalnya berwarna corak hijau, ketika berubah menjadi corak merah dan ada sedikit warna biru.
Warna biru itu sendiri melambangkan racun yang dimiliki oleh Xiao Chen. Warna merah melambangkan reinkarnasi iblis itu sendiri.
Setelah menguasai item tersebut tiba-tiba ular yang memiliki sebesar batang kah pohon kelapa langsung mendekati ke arah Kick Back. Mulut ular membuka cukup lebar dan meludahkan Xiao Chen.
Kemudian Xiao Chen yang berada di kejauhan langsung berubah menjadi kulit yang sudah hancur. Jika kamu ingat dengan keterampilan Orochimaru, maka itu adalah Sama persis dengan keterampilan jimat ular yang sudah didapat oleh Xiao Chen.
Xiao Chen bisa memunculkan ular dari tubuhnya yang persis dimiliki oleh Orochimaru itu sendiri.
Setelah sudah mendapatkan item jimat ular itu, Xiao Chen Entah kenapa matanya berubah seperti ular tetapi itu hanya sesaat saja. Kerena Xiao Chen merasa bahwa ketika matanya berubah menjadi mode ular dia bisa mengaktifkan sinar inframerah sehingga jika di malam hari akan kemungkinan kecil tidak tersandung benda yang menghalangi.
Kemudian Xiao Chen langsung menumpaki punggung Transformers kickback. Dia melanjutkan lagi ke danau yang memiliki kandungan racun sangat tinggi untuk mengambil benda yang sedang dicari, tentu saja di sepanjang perjalanan banyak tulang-belulang monster maupun manusia yang sudah meninggal cukup lama. Mungkin parah mayat itu adalah kelompok resimen yang sudah gugur ketika mengambil tugas itu.
Masuk akal juga karena tugas yang didapat adalah tugas yang sangat sulit sepanjang 10 tahun belum ada yang bisa berhasil mengambil benda yang akan diberikan oleh putri dari keluarga tertinggi.
Untuk Xiao Chen sendiri sudah berpikir positif jika dirinya lah yang bisa mengambil benda yang akan dicari.
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya dia sudah sampai di pulau yang tidak terlalu luas seperti 1 km², tetapi memiliki air yang berwarna hitam dan sangat bau.
Bahkan ketika Xiao Chen menyentuh air itu tiba-tiba tangannya langsung perih dan ada pembusukannya sangat cepat di tangannya. Xiao Chen langsung memotong beberapa bagian yang terkena air itu dan hanya sekejap sudah tumbuh kembali.
__ADS_1
Ketika dia ingin melangkah, tiba-tiba ada tembakan yang sangat cepat mengarah kepada dirinya.
Otomatis Xiao Chen menghindari dengan melompat kebelakang sambil bersalto.